IBRAHIMYIBRAHIMY

JOEY: Journal of English IbrahimyJOEY: Journal of English Ibrahimy

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode role play dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di kelas VIII MTs Al-Ittihad Ketupat Raas Sumenep. Penelitian menggunakan Classroom Action Research (CAR) yang terdiri dari dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus dihentikan ketika indikator keberhasilan tercapai, yaitu ketuntasan belajar mencapai 75%. Hasil menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Pada pra-uji diperoleh persentase ketuntasan 4,55%, meningkat pada pasca-uji siklus I menjadi 31,82%, dan kembali meningkat pada pasca-uji siklus II menjadi 81,82%. Peningkatan hasil belajar dari pra-uji, pasca-uji siklus I hingga pasca-uji siklus II disebabkan oleh perbaikan dalam penerapan role play setelah mengevaluasi aktivitas proses belajar dan hasil belajar. Berdasarkan hasil observasi selama proses pembelajaran, siswa menunjukkan respons yang baik. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan strategi role play di kelas VIII MTs Al-Ittihad Ketupat Raas Sumenep mampu meningkatkan keterampilan berbicara siswa.

Penerapan strategi role play terbukti meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VIII MTs Al-Ittihad Ketupat Raas Sumenep secara signifikan.Siswa menunjukkan respons positif, partisipasi aktif, serta peningkatan dalam aspek pelafalan, tata bahasa, kelancaran, pemahaman, dan kosakata.Pembelajaran kolaboratif melalui role play memberi kesempatan bagi siswa yang kurang percaya diri untuk terlibat, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan menunjang peningkatan kemampuan berbicara bahasa Inggris.

Pertama, perlu diteliti efektivitas role play dengan topik-topik kontekstual yang lebih bervariasi, seperti situasi sehari-hari di lingkungan masyarakat setempat, untuk melihat apakah variasi tema berdampak signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri dan kelancaran berbicara siswa. Kedua, penting untuk mengkaji perbandingan penggunaan role play secara daring dan luring pada siswa tingkat menengah, mengingat potensi perbedaan interaksi dan keterlibatan dalam dua setting tersebut. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi media digital, seperti aplikasi rekaman suara atau video pendek, dalam pelaksanaan role play untuk mengevaluasi dampaknya terhadap umpan balik belajar dan motivasi siswa dalam berlatih keterampilan berbicara secara mandiri. Ketiga saran ini dapat memperkaya praktik pembelajaran berbasis partisipasi aktif dan mendukung inovasi dalam pendekatan pengajaran bahasa Inggris yang lebih adaptif dan inklusif.

Read online
File size794.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test