INABJINABJ

The Indonesian Biomedical JournalThe Indonesian Biomedical Journal

Latar Belakang: Celecoxib dan lesinurad merupakan obat yang digunakan dalam pengelolaan gout, dan metabolisme mereka sangat dipengaruhi oleh variasi genetik pada enzim CYP2C9. CYP2C9*3 (rs1057910) terkait dengan aktivitas CYP2C9 yang berkurang. Studi ini menyelidiki asosiasi antara genotipe CYP2C9 rs1057910 dan karakteristik paraklinik pada pasien gout di wilayah timur laut Vietnam. Metode: Sebanyak 139 pasien gout direkrut dan karakteristik paraklinik termasuk sel darah merah, hemoglobin, hematokrit, sel darah putih, neutrofil, limfosit, trombosit, glukosa, urea, kreatinin, asam urat, trigliserida, kolesterol total, kolesterol HDL, dan kolesterol LDL dikumpulkan. Genotipe CYP2C9 rs1057910 diidentifikasi menggunakan metode sekuensing Sanger, dianalisis dengan software BioEdit, dan diverifikasi menggunakan database NCBI dbVar. Analisis statistik dilakukan menggunakan SPSS. Hasil: Mayoritas pasien laki-laki (93,5%), dan pasien perempuan menunjukkan umur rata-rata yang lebih tinggi (70,33 ± 10,64 tahun) dibandingkan laki-laki (51,81 ± 14,93 tahun, p < 0,001). Korelasi positif signifikan ditemukan antara asam urat, kreatinin (r = 0,201, p = 0,018) dan jumlah trombosit (r = 0,169, p = 0,046). Genotipe CYP2C9*1/*1 (wild‑type) ditemukan pada 92,09% pasien; genotipe CYP2C9*1/*3 dan CYP2C9*3/*3 masing-masing 7,19% dan 0,72%. Tidak ada perbedaan signifikan pada sebagian besar parameter paraklinik antar kelompok genotipe, kecuali kadar HDL‑C yang lebih tinggi pada pemegang allele CYP2C9*3 (p = 0,000). Kesimpulan: Pemegang allele CYP2C9*3 secara signifikan terkait dengan HDL‑C yang lebih tinggi dibandingkan dengan genotipe CYP2C9*1/*1 pada pasien gout. Temuan ini menunjukkan bahwa varian CYP2C9*3 dapat memengaruhi metabolisme lipid secara favorabel, yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Studi ini menunjukkan perbedaan umur dan jenis kelamin pada onset gout serta adanya korelasi positif antara asam urat, kreatinin, dan trombosit.Genotipe CYP2C9*3 tidak memengaruhi kadar asam urat, namun secara signifikan terkait dengan peningkatan HDL‑C, menandakan potensi peran lipid dalam modifikasi risiko kardiovaskular pada pasien gout.

Penelitian lanjutan dapat menyoroti bagaimana varian CYP2C9*3 memengaruhi respons klinis terhadap terapi obat antiinflamasi nonsteroid dan agent urate-lowering, dengan mengkaji perubahan kadar LDL‑C dan parameternya selama terapi jangka panjang; selanjutnya, dapat dilakukan studi kohort intervensi untuk menilai apakah profil lipid yang lebih baik pada pemegang CYP2C9*3 mengurangi kejadian kardiovaskular di kalangan pasien gout; juga diusulkan penelitian fungsi genetik yang lebih mendalam menggunakan analisis transkriptomik dan proteomik guna menentukan mekanisme molekuler di balik peningkatan HDL‑C dan potensi interaksi obat genotipe pada populasi Vietnam, sehingga dapat mengarah pada pendekatan personalisasi terapi yang lebih aman dan efektif.

  1. CYP2C9 rs1057910 Genotype and Its Association with Paraclinical Characteristics in Gout Patients in the... inabj.org/index.php/ibj/article/view/3713CYP2C9 rs1057910 Genotype and Its Association with Paraclinical Characteristics in Gout Patients in the inabj index php ibj article view 3713
Read online
File size903.93 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test