UBYUBY
Tropical Animal ScienceTropical Animal ScienceKambing merupakan salah satu ruminansia kecil yang berkontribusi signifikan dalam sistem peternakan rakyat dan berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan di Indonesia. Ketersediaan hijauan sebagai komponen utama pakan kambing biasanya bergantung pada kondisi bentang alam dan perbedaan zona agroekologi. Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki tiga zona agroekologi yang berbeda yaitu daerah perbukitan, dataran rendah, dan daerah pesisir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi keragaman pakan ternak di setiap zona agroekologi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dapat digunakan sebagai informasi dan ilmu pengetahuan terkait dengan keanekaragaman hijauan pakan yang menjadi ciri khas dari masing-masing zona agroekologi. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan survei, yang mencakup observasi dan pencatatan jenis pakan di lingkungan tempat tinggal peternak, serta wawancara langsung dengan peternak kambing di tiga zona agroekologi: pesisir, dataran rendah, dan perbukitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing zona agroekologi memiliki jenis hijauan pakan yang khas, tergantung pada faktor-faktor seperti kemiringan lahan, jenis tanah, dan musim. Zona dataran rendah menunjukkan keanekaragaman hijauan pakan tertinggi dibandingkan zona lainnya. Keanekaragaman hijauan di berbagai zona agroekologi adalah gambaran dari ketersediaan bahan pakan lokal dan potensi pemanfaatannya oleh peternak, yang nantinya dapat mempengaruhi manajemen pemberian pakan oleh peternak sesuai dengan kondisi lingkungan dari masing-masing zona agroekologi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keanekaragaman pakan hijauan ternak di Kabupaten Bantul sangat dipengaruhi oleh kondisi agroekologi, yang terbagi menjadi zona pesisir, dataran rendah, dan perbukitan.Setiap zona memiliki jenis hijauan pakan yang khas, tergantung pada faktor-faktor seperti kemiringan lahan, jenis tanah, dan musim.Zona dataran rendah menunjukkan keanekaragaman hijauan pakan tertinggi dibandingkan zona lainnya.Keanekaragaman hijauan di berbagai zona agroekologi adalah gambaran dari ketersediaan bahan pakan lokal dan potensi pemanfaatannya oleh peternak, yang nantinya dapat mempengaruhi manajemen pemberian pakan oleh peternak sesuai dengan kondisi lingkungan dari masing-masing zona agroekologi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai potensi pemanfaatan jenis-jenis hijauan pakan lokal yang belum banyak dimanfaatkan oleh peternak, terutama di zona perbukitan dan pesisir, untuk meningkatkan ketersediaan pakan ternak saat musim kemarau. Kedua, penelitian mengenai pengaruh pemberian berbagai kombinasi hijauan pakan dari berbagai zona agroekologi terhadap pertumbuhan dan produktivitas kambing dapat memberikan informasi penting bagi peternak dalam merumuskan strategi pemberian pakan yang optimal. Ketiga, penelitian mengenai dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan dan kualitas hijauan pakan di berbagai zona agroekologi dapat membantu peternak dalam mengantisipasi dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, sehingga dapat menjaga keberlanjutan produksi ternak.
| File size | 1.44 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karakteristik petani dan peran kelembagaan terhadap teknik budidaya dalam Sertifikasi Kopi Cerdas IklimPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karakteristik petani dan peran kelembagaan terhadap teknik budidaya dalam Sertifikasi Kopi Cerdas Iklim
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bondawuna, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango dari bulan Februari sampai pada bulan Mei 2023. MetodePenelitian ini dilaksanakan di Desa Bondawuna, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango dari bulan Februari sampai pada bulan Mei 2023. Metode
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat generasi muda pada usahatani sayuran dataran tinggi termasuk ke dalam kategori sedang sebesar 74,27%, regenerasiHasil penelitian menunjukkan bahwa minat generasi muda pada usahatani sayuran dataran tinggi termasuk ke dalam kategori sedang sebesar 74,27%, regenerasi
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPL di Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara menerapkan komunikasi dengan pola satu arah, dua arah, dan multiHasil penelitian menunjukkan bahwa PPL di Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara menerapkan komunikasi dengan pola satu arah, dua arah, dan multi
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Pengkajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat preferensi petani terhadap pola kemitraan usahatani cabai merah dengan cara menganalisis faktor-faktorPengkajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat preferensi petani terhadap pola kemitraan usahatani cabai merah dengan cara menganalisis faktor-faktor
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas website cyber extension sebagai alat komunikasi dan sumberPenelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas website cyber extension sebagai alat komunikasi dan sumber
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Kata kunci: Jarkomluhdes, penyuluhan pertanian daring, partisipasi petani. Tingkat partisipasi petani dalam kegiatan Jarkomluhdes sangat rendah. FaktorKata kunci: Jarkomluhdes, penyuluhan pertanian daring, partisipasi petani. Tingkat partisipasi petani dalam kegiatan Jarkomluhdes sangat rendah. Faktor
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Metode penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Faktor kekuatan meliputi produksi benih padi yang tinggi, pengalaman petani, ketersediaan sarana dan prasarana,Metode penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Faktor kekuatan meliputi produksi benih padi yang tinggi, pengalaman petani, ketersediaan sarana dan prasarana,
Useful /
STAIQSTAIQ Penelitian ini membahas praktik sewa lahan pertanian dengan pembayaran di akhir musim panen yang dilaksanakan di Desa Semelagi Kecil, Kecamatan SingkawangPenelitian ini membahas praktik sewa lahan pertanian dengan pembayaran di akhir musim panen yang dilaksanakan di Desa Semelagi Kecil, Kecamatan Singkawang
UBYUBY Perlakuan yang digunakan yaitu tingkat protein ransum sebesar 22% diberikan selama 3 minggu, dilanjutkan dengan 15% selama 7 minggu (T0), tingkat proteinPerlakuan yang digunakan yaitu tingkat protein ransum sebesar 22% diberikan selama 3 minggu, dilanjutkan dengan 15% selama 7 minggu (T0), tingkat protein
UBYUBY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performa dari pemeliharaan ayam broiler dari 5 periode pemeliharaan ayam dengan variabel rerata bobotPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performa dari pemeliharaan ayam broiler dari 5 periode pemeliharaan ayam dengan variabel rerata bobot
UBYUBY Data diperoleh dari hasil penelitian sebelumnya, wawancara dengan pakar, serta analisis menggunakan matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil analisis menunjukkanData diperoleh dari hasil penelitian sebelumnya, wawancara dengan pakar, serta analisis menggunakan matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil analisis menunjukkan