JIECRJIECR

Journal of Innovation in Educational and Cultural ResearchJournal of Innovation in Educational and Cultural Research

Setiap mahasiswa yang melanjutkan studi di luar negeri sangat mungkin menghadapi tantangan terkait kejutan budaya, karena mereka harus beradaptasi dengan lingkungan dan peraturan yang berbeda dari negara asal. Proses penyesuaian lintas budaya ini menjadi sangat penting bagi mahasiswa yang berpartisipasi dalam program pertukaran internasional, dan proses tersebut menjadi lebih mudah ketika individu memiliki tingkat kecerdasan budaya yang tinggi serta didukung oleh kegiatan pelatihan pra‑keberangkatan yang menyediakan informasi komprehensif tentang persiapan yang diperlukan untuk belajar di luar negeri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, dengan sampel 105 mahasiswa Universitas Padjadjaran yang mengikuti program IISMA dan IISMAVO pada tahun 2022. Hasil menunjukkan bahwa kecerdasan budaya dan pelatihan pra‑keberangkatan berpengaruh positif terhadap penyesuaian lintas budaya, memberikan wawasan baru dalam bidang manajemen sumber daya manusia, khususnya perilaku organisasi, mengenai hubungan antara kecerdasan budaya, pelatihan pra‑keberangkatan, dan penyesuaian lintas budaya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan budaya yang tinggi secara signifikan meningkatkan kemampuan individu untuk beradaptasi dengan lingkungan budaya baru yang tidak familiar.Selain itu, pelatihan pra‑keberangkatan juga berkontribusi positif terhadap penyesuaian lintas budaya, meskipun pengaruhnya lebih lemah dibandingkan kecerdasan budaya.Temuan yang didasarkan pada data mahasiswa pertukaran internasional Universitas Padjadjaran ini memberikan panduan penting bagi penyelenggara program IISMA dan IISMAVO untuk merancang pelatihan pra‑keberangkatan yang lebih relevan, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan unik peserta selama pengalaman belajar di luar negeri.

Penelitian lanjutan dapat meneliti apakah modul pelatihan pra‑keberangkatan berbasis digital, yang mencakup simulasi interaktif dan materi multimedia, memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap penyesuaian lintas budaya dibandingkan pelatihan tradisional berbasis tatap muka; selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran dukungan institusi tuan rumah, seperti mentor lokal dan program orientasi kampus, dalam memperkuat proses adaptasi mahasiswa internasional, khususnya dalam konteks perbedaan budaya akademik dan sosial; terakhir, sebuah penelitian longitudinal yang melacak perkembangan penyesuaian mahasiswa selama seluruh periode studi di luar negeri serta setelah kembali ke tanah air dapat memberikan gambaran komprehensif tentang dinamika adaptasi jangka panjang dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan reintegrasi pasca‑program pertukaran.

  1. Cross-Cultural Adjustment: The Role of Cultural Intelligence and Pre-Departure Training | Naufal | Journal... jiecr.org/index.php/jiecr/article/view/2380Cross Cultural Adjustment The Role of Cultural Intelligence and Pre Departure Training Naufal Journal jiecr index php jiecr article view 2380
Read online
File size260.95 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test