STTSSTTS
INSYST: Journal of Intelligent System and ComputationINSYST: Journal of Intelligent System and ComputationPrediksi cacat perangkat lunak (Software Defect Prediction, SDP) memainkan peran penting dalam rekayasa perangkat lunak dengan memungkinkan identifikasi awal modul yang berpotensi cacat, membantu pengembang dan tester dalam memprioritaskan upaya pengujian dan inspeksi guna meningkatkan kualitas dan keandalan perangkat lunak. Dengan kebutuhan bisnis yang cepat berubah, model prediksi cacat telah menjadi semakin penting dalam alur kerja jaminan kualitas. Pendekatan tradisional SDP fokus pada Prediksi Cacat Dalam Proyek (Within-Project Defect Prediction, WPDP), di mana model dilatih pada data historis proyek yang sama dan efektif ketika kondisi data mencukupi. Kendala tersebut memotivasi adopsi Prediksi Cacat Lintas Proyek (Cross-Project Defect Prediction, CPDP), yang memanfaatkan data dari proyek berbeda. Namun, CPDP menghadapi tantangan seperti perbedaan distribusi dataset dan ketidakseimbangan kelas, yang dapat menurunkan kinerja prediksi dan menimbulkan bias. Untuk mengatasi masalah ini, studi terbaru mengusulkan transformasi data, pemilihan ulang, dan teknik adaptasi domain. Pada penelitian ini, kami mengeksplorasi pendekatan pembelajaran multi-View menggunakan Neural Networks (NN) untuk meningkatkan generalisasi dan kinerja dalam skenario CPDP. Dengan memanfaatkan beberapa view dari dataset yang sama—dihasilkan melalui penggabungan metrik perangkat lunak heterogen, imputasi nilai hilang, normalisasi menggunakan transformasi Box‑Cox, dan transformasi fitur berbasis embedding—kami bertujuan membangun Multi‑View Neural Network (MVNN) yang robust. Arsitektur ini memungkinkan integrasi informasi beragam sekaligus mengurangi keterbatasan pembelajaran view tunggal dalam CPDP. Metode kami mempertahankan lebih banyak informasi dibandingkan pendekatan konvensional yang hanya mengandalkan fitur bersama. Validasi eksperimental menggunakan repositori SDP benchmark menunjukkan kompetitivitas pendekatan kami, menawarkan peningkatan kinerja dibandingkan model CPDP yang ada dan menyoroti potensi pembelajaran multi‑View dalam tugas prediksi cacat.
Artikel ini mengusulkan Model Multi‑View Neural Network (MVNN) untuk Prediksi Cacat Lintas Proyek (CPDP) yang menunjukkan keandalan dibandingkan dengan studi sebelumnya.Tantangan CPDP meliputi perbedaan distribusi data dan kurangnya fitur universal yang dapat diterima secara luas di berbagai proyek perangkat lunak.Meskipun ada metode dan teknik untuk mengatasi tantangan tersebut, kompleksitas proyek perangkat lunak tetap menjadi kendala utama.MVNN kami berhasil mengatasi perbedaan distribusi dengan menggabungkan data multidimensi melalui transformasi Box‑Cox dan embedding pohon acak, menghasilkan model yang mampu memprediksi cacat dengan akurasi tinggi.Pada skenario uji lintas dataset, MVNN menunjukkan performa lebih baik dibandingkan dengan metode-konvensional, dengan rata‑rata akurasi lebih dari 90% dan F1‑score di atas 0,90.Peningkatan ini menunjukkan potensi penggunaan MVNN dalam praktik pengembangan perangkat lunak untuk memperbaiki kualitas dan keandalan produk dengan memanfaatkan data lintas proyek secara efisien.
Bagaimana penerapan embedding pohon acak dapat lebih dipertajam untuk menangkap hubungan semantik antar fitur perangkat lunak, sehingga dapat meningkatkan akurasi prediksi cacat? Bagaimana algoritme transfer learning hybrid, yang menggabungkan arsitektur CNN dengan Multi‑View Neural Network, dapat dieksplorasi untuk memanfaatkan representasi kontekstual data kode sumber dan metrik statistik, dan menilai dampaknya pada situasi data terbatas? Bagaimana mekanisme attention layer dapat diintegrasikan ke dalam MVNN untuk memfokuskan model pada fitur yang paling relevan, sehingga meningkatkan interpretabilitas dan mitigasi overfitting ketika diterapkan pada dataset lintas proyek dengan distribusi data yang sangat berbeda?.
- Eliminating the high falseâpositive rate in defect prediction through BayesNet with adjustable... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/exsy.12977Eliminating the high falseyAAAapositive rate in defect prediction through BayesNet with adjustable onlinelibrary wiley doi 10 1111 exsy 12977
- Towards identifying software project clusters with regard to defect prediction | Proceedings of the 6th... dl.acm.org/doi/10.1145/1868328.1868342Towards identifying software project clusters with regard to defect prediction Proceedings of the 6th dl acm doi 10 1145 1868328 1868342
- PoS - Software defect prediction: A study on software metrics using statistical and machine learning... doi.org/10.22323/1.415.0020PoS Software defect prediction A study on software metrics using statistical and machine learning doi 10 22323 1 415 0020
| File size | 950.34 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Faktor-faktor yang memengaruhi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek Rehab Rumdis Hubdam XVI/Pattimura-Ambon meliputi variabelFaktor-faktor yang memengaruhi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada proyek Rehab Rumdis Hubdam XVI/Pattimura-Ambon meliputi variabel
POLNAMPOLNAM Observasi geomorfologi mengidentifikasi tiga satuan lahan: dataran aluvial (51%), dataran rawa (20%), dan daratan bergelombang (29%). Sebanyak 96 lubangObservasi geomorfologi mengidentifikasi tiga satuan lahan: dataran aluvial (51%), dataran rawa (20%), dan daratan bergelombang (29%). Sebanyak 96 lubang
POLNAMPOLNAM Validasi eksperimental dilakukan menggunakan platform uji dengan motor BLDC 500W dan sistem kontrol berbasis DSP. Hasil validasi model menunjukkan nilaiValidasi eksperimental dilakukan menggunakan platform uji dengan motor BLDC 500W dan sistem kontrol berbasis DSP. Hasil validasi model menunjukkan nilai
POLNAMPOLNAM Perbedaan signifikan dalam efisiensi antar kategori iradiasi menggarisbawahi pentingnya strategi operasional yang disesuaikan. Pola temporal menunjukkanPerbedaan signifikan dalam efisiensi antar kategori iradiasi menggarisbawahi pentingnya strategi operasional yang disesuaikan. Pola temporal menunjukkan
POLNAMPOLNAM Penurunan yang diizinkan untuk fondasi bore pile adalah sebesar 0,151 m, sedangkan hasil penurunan aktual berdasarkan metode Vesic adalah sebesar 0,0914Penurunan yang diizinkan untuk fondasi bore pile adalah sebesar 0,151 m, sedangkan hasil penurunan aktual berdasarkan metode Vesic adalah sebesar 0,0914
POLNAMPOLNAM Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dan pengukuran untuk menilai kelayakan fasilitas dan infrastruktur yang ada terkait aksesibilitasPenelitian ini menggunakan metode observasi langsung dan pengukuran untuk menilai kelayakan fasilitas dan infrastruktur yang ada terkait aksesibilitas
POLNAMPOLNAM Peningkatan volume kendaraan setiap tahun menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan di beberapa wilayah Indonesia. Infrastruktur yang dibebaniPeningkatan volume kendaraan setiap tahun menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan di beberapa wilayah Indonesia. Infrastruktur yang dibebani
POLNAMPOLNAM Pengumpulan data manual sangat bergantung pada pengamatan manusia, dengan ketepatan waktu dan akurasi yang tidak stabil dan akurasi keseluruhan yang rendah.Pengumpulan data manual sangat bergantung pada pengamatan manusia, dengan ketepatan waktu dan akurasi yang tidak stabil dan akurasi keseluruhan yang rendah.
Useful /
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Sarana analisis kritis atas berbagai hal yang datang dari luar dapat dipinjam dari sistem filsafat Al-Hikmah Al-Mutaalliyah yang digagas Mulla Sadra. SistemSarana analisis kritis atas berbagai hal yang datang dari luar dapat dipinjam dari sistem filsafat Al-Hikmah Al-Mutaalliyah yang digagas Mulla Sadra. Sistem
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Tujuan dari penelitian menunjukkan adalah sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui bagaimana pemahaman mengenai proses Prinsip-prinsip Hak asasi manusia dalamTujuan dari penelitian menunjukkan adalah sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui bagaimana pemahaman mengenai proses Prinsip-prinsip Hak asasi manusia dalam
POLNAMPOLNAM Dari hasil perhitungan debit kebutuhan: 113.94 m3/hari dan jumlah penduduk untuk 5 tahun ke depan adalah: 1002 jiwa dengan kebutuhan air sebesar: 135.27Dari hasil perhitungan debit kebutuhan: 113.94 m3/hari dan jumlah penduduk untuk 5 tahun ke depan adalah: 1002 jiwa dengan kebutuhan air sebesar: 135.27
STTSSTTS Hal ini dapat menyebabkan kesalahan diagnosis ketika dilakukan secara visual oleh ahli dermatologi. Selain itu, pemeriksaan lebih lanjut, seperti biopsi,Hal ini dapat menyebabkan kesalahan diagnosis ketika dilakukan secara visual oleh ahli dermatologi. Selain itu, pemeriksaan lebih lanjut, seperti biopsi,