UNYUNY
INformasi dan Ekspose hasil Riset Teknik SIpil dan ArsitekturINformasi dan Ekspose hasil Riset Teknik SIpil dan ArsitekturUntuk menurunkan emisi CO2, sektor konstruksi semakin mengadopsi praktik berkelanjutan, seperti mengurangi penggunaan klinker dalam produksi semen. Semen hidrolik merupakan material semen yang ramah lingkungan karena menggunakan jumlah klinker yang lebih sedikit. Jumlah limbah industri, termasuk material seperti Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS), terus meningkat setiap tahun. Karena itu, GGBFS sering digunakan sebagai alternatif semen. Namun, beton dengan substitusi GGBFS biasanya mengalami penundaan perkembangan kekuatan pada tahap awal akibat reaktivitasnya yang rendah terhadap air. Untuk mengatasinya, penambahan aktivator alkali berupa NaOH dan Na2SiO3 diperlukan. Pada penelitian ini, dosis aktivator alkali diubah menjadi 0 %, 2,5 %, 5 % dan 7,5 % berdasarkan berat GGBFS dengan nilai R dan A masing‑menjadi 1,5 dan 0,45. Selain itu, penggunaan GGBFS dapat menurunkan workability beton, sehingga diperlukan superplasticizer tipe Sika® Viscocrete®‑1050 untuk memperbaiki sifat alir beton. Dosis superplasticizer yang digunakan sebesar 0,75 % berat dengan target slump 20 cm untuk memudahkan pengerjaan. Jumlah GGBFS yang dipakai sebesar 30 % berat. Untuk mengevaluasi kinerja material, dilakukan pengujian workability beton, kuat tekan pasta, dan kuat lentur beton setelah 3 hari pengerasan. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan dosis aktivator alkali dapat meningkatkan kuat tekan pasta lebih dari 24 MPa sesuai persyaratan semen hidrolik serta kuat lentur beton lebih dari 3 MPa dalam 3 hari. Beton dengan dosis aktivator alkali 7,5 % dapat mencapai kuat lentur 4,81 MPa pada hari ke‑3 dan memiliki nilai slump 20 cm. Penelitian ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi emisi CO2 dan berguna bagi proyek konstruksi yang memerlukan nilai kuat lentur tinggi pada usia dini serta slump tinggi.
Penggunaan semen hidrolik dengan substitusi 30 % GGBFS dapat menghasilkan beton dengan kekuatan lentur tinggi pada umur 3 hari.Peningkatan persentase aktivator alkali meningkatkan kekuatan lentur, namun harus dibatasi agar workability tidak menurun.optimal pada 7,5 % memberikan campuran homogen, slump 20 cm, dan kekuatan lentur 4,81 MPa.Penelitian ini menunjukkan potensi beton yang lebih ramah lingkungan dengan mengurangi OPC dan memanfaatkan limbah industri sebagai bahan pengganti.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi persentase substitusi GGBFS, misalnya mulai dari 20 % hingga 50 % berat, terhadap kekuatan awal serta workability beton ketika dikombinasikan dengan dosis optimal aktivator alkali, sehingga dapat mengidentifikasi rentang substitusi yang memberikan keseimbangan terbaik antara peningkatan kuat lentur pada usia dini dan kemudahan pengerjaan di lapangan. Selain itu, penting untuk meneliti penggunaan aktivator alkali alternatif, seperti aktivator berbasis kalium atau bahan aktivator yang diperoleh dari limbah industri, guna mengevaluasi potensi pengurangan dampak lingkungan, perbandingan biaya, serta kinerja mekanik dibandingkan dengan kombinasi NaOH/Na2SiO3 yang digunakan dalam penelitian ini. Terakhir, dilakukan studi jangka panjang mengenai durabilitas beton ini, termasuk ketahanan terhadap serangan sulfat, proses karbonasi, perubahan suhu ekstrem, dan performa di kondisi iklim tropis, sehingga dapat memastikan bahwa peningkatan kuat lentur pada usia tiga hari tidak mengorbankan ketahanan struktural pada masa pakai yang panjang.
- Green Concrete: An Eco-Friendly Alternative to the OPC Concrete | CONSTRUCTION. green concrete eco friendly... doi.org/10.15282/construction.v2i2.8710Green Concrete An Eco Friendly Alternative to the OPC Concrete CONSTRUCTION green concrete eco friendly doi 10 15282 construction v2i2 8710
- The Investigation on Setting Time and Strength of High Calcium Fly Ash Based Geopolymer | Scientific.Net.... doi.org/10.4028/scientific.net/amm.881.158The Investigation on Setting Time and Strength of High Calcium Fly Ash Based Geopolymer Scientific Net doi 10 4028 scientific amm 881 158
| File size | 616.69 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JRTPPIJRTPPI Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen perendaman dingin di Laboratorium Pengujian Bahan Departemen Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen perendaman dingin di Laboratorium Pengujian Bahan Departemen Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang.
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan ditambahkan anyaman bambu, untuk uji berat volume hasilnya 1461,49 kg/m3 lebih berat 11,14% dibandingkanDari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan ditambahkan anyaman bambu, untuk uji berat volume hasilnya 1461,49 kg/m3 lebih berat 11,14% dibandingkan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kombinasi ACS 15% dan serat baja 2% terbukti efektif meningkatkan performa mekanis dan struktural beton hingga tiga kali lipat dibandingkan beton normal,Kombinasi ACS 15% dan serat baja 2% terbukti efektif meningkatkan performa mekanis dan struktural beton hingga tiga kali lipat dibandingkan beton normal,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Nilai kuat tekan optimum dicapai pada variasi HSC2 dengan substitusi semen 10% fly ash dan 1% serat polypropilene, menghasilkan kuat tekan 87. DemikianNilai kuat tekan optimum dicapai pada variasi HSC2 dengan substitusi semen 10% fly ash dan 1% serat polypropilene, menghasilkan kuat tekan 87. Demikian
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Metode eksperimental dilakukan di Laboratorium Rekayasa dan Bahan Beton, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara dengan variasi lapisan HSC setebalMetode eksperimental dilakukan di Laboratorium Rekayasa dan Bahan Beton, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara dengan variasi lapisan HSC setebal
UM SURABAYAUM SURABAYA Pengujian laboratorium dilakukan menggunakan pasir besi dari Pantai Kerakat dan pasir pantai dari Pantai Malimbu, sedangkan agregat kasar dan abu batuPengujian laboratorium dilakukan menggunakan pasir besi dari Pantai Kerakat dan pasir pantai dari Pantai Malimbu, sedangkan agregat kasar dan abu batu
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan dan kuat lentur beton yang menggunakan limbah Pasir Sandblasting dan untuk mengetahui apakah betonPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan dan kuat lentur beton yang menggunakan limbah Pasir Sandblasting dan untuk mengetahui apakah beton
ARITEKINARITEKIN Genteng beton merupakan salah satu bahan penting dalam konstruksi bangunan, khususnya pada pekerjaan atap, karena memiliki keunggulan dari segi kekuatan,Genteng beton merupakan salah satu bahan penting dalam konstruksi bangunan, khususnya pada pekerjaan atap, karena memiliki keunggulan dari segi kekuatan,
Useful /
UNYUNY Pembukaan berbentuk kotak pada balok kastela mengurangi massa dan ketegasan, sehingga frekuensi alami menurun seiring bertambahnya jumlah pembukaan.metodePembukaan berbentuk kotak pada balok kastela mengurangi massa dan ketegasan, sehingga frekuensi alami menurun seiring bertambahnya jumlah pembukaan.metode
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Penilaian luka menggunakan PUSH Tool 3. 0 dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney U pada α = 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan penyembuhanPenilaian luka menggunakan PUSH Tool 3. 0 dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney U pada α = 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan penyembuhan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (65,4%) memiliki konsumsi UPF tinggi, dengan 54,5% responden memiliki tingkat EI sedang. AnalisisHasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (65,4%) memiliki konsumsi UPF tinggi, dengan 54,5% responden memiliki tingkat EI sedang. Analisis
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan prinsip tanggung jawab solidaritas (solidary liability) kontraktor utama melalui amandemen Undang-UndangOleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan prinsip tanggung jawab solidaritas (solidary liability) kontraktor utama melalui amandemen Undang-Undang