UMTUMT
Human verificationHuman verificationDigitalisasi institusi berbasis komunitas sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan di wilayah pedesaan. Namun, institusi seperti Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) masih mengandalkan pencatatan manual, tidak terstandarisasi, dan rentan kesalahan. Penelitian ini mengembangkan sistem keuangan digital yang responsif dan sederhana untuk mengatasi keterbatasan literasi digital dan kondisi teknis LPHD Desa Darunu. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan desain partisipatif untuk memastikan kesesuaian aplikasi dengan kebutuhan pengguna, melalui analisis kebutuhan, pengembangan prototipe, dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tersebut mampu meningkatkan pencatatan, memperjelas arus kas, dan memperkuat transparansi keuangan institusi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan aplikasi keuangan digital yang dirancang khusus untuk LPHD, dengan mempertimbangkan konteks sosio-teknis desa hutan, berbeda dengan aplikasi keuangan desa yang umumnya berorientasi pada aparatur pemerintah formal. Kontribusi penelitian ini adalah menyajikan model sistem keuangan ringan yang dapat direplikasi untuk institusi hutan berbasis komunitas dan menyediakan kerangka desain partisipatif untuk mendigitalkan administrasi desa. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa solusi digital kontekstual dapat menjadi pendekatan efektif untuk memperkuat tata kelola keuangan di komunitas desa hutan.
Studi ini menyimpulkan bahwa aplikasi keuangan digital yang dikembangkan secara partisipatif dan disesuaikan dengan konteks operasional Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dapat secara efektif meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan.Aplikasi yang responsif, sederhana, dan mudah diakses melalui perangkat seluler ini terbukti mampu memperbaiki proses pencatatan harian, mengurangi tingkat kesalahan, dan memperjelas arus kas institusi, mengatasi masalah utama pencatatan manual yang terbatas dan rendahnya literasi digital.Temuan ini menunjukkan bahwa sistem digital yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna di desa hutan dapat menjadi solusi praktis bagi LPHD dalam memperkuat tata kelola keuangan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana aplikasi keuangan digital yang dirancang khusus untuk Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) ini dapat diterapkan dan diadaptasi di berbagai konteks geografis dan sosial-ekonomi LPHD lain di seluruh Indonesia. Penting untuk melakukan studi komparatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi tingkat penerimaan dan efektivitas aplikasi ini di lingkungan yang memiliki tingkat literasi digital dan ketersediaan infrastruktur teknologi yang bervariasi. Misalnya, penelitian bisa menanyakan: Sejauh mana desain partisipatif aplikasi ini tetap relevan dan efektif ketika diimplementasikan di komunitas dengan budaya dan struktur organisasi yang berbeda, dan apakah ada kebutuhan untuk fitur tambahan atau modifikasi antarmuka pengguna yang signifikan? Selain itu, perlu juga dilakukan evaluasi jangka panjang untuk memahami dampak sistem ini terhadap keberlanjutan kelembagaan LPHD, tingkat kepercayaan masyarakat, dan kemampuan mereka dalam mengakses sumber pendanaan eksternal. Hal ini akan melibatkan pengamatan perubahan perilaku manajemen keuangan secara berkelanjutan. Penelitian masa depan juga dapat menyelidiki model integrasi terbaik antara aplikasi keuangan LPHD ini dengan sistem informasi desa yang lebih luas, seperti SISKEUDES, untuk menciptakan sinergi data yang optimal. Pertanyaan yang relevan mungkin: Bagaimana integrasi ini dapat mempermudah pelaporan kepada pihak berwenang di tingkat desa dan kabupaten, sekaligus tetap menjaga fleksibilitas dan otonomi LPHD dalam pengelolaan keuangan mereka? Fokusnya adalah pada pengembangan solusi yang tidak hanya fungsional tetapi juga terintegrasi secara holistik untuk mendukung tata kelola hutan desa yang lebih transparan dan akuntabel.
- A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF USER-CENTRIC DESIGN IN DIGITAL BUSINESS SYSTEMS: ENHANCING ACCESSIBILITY,... Doi.Org/10.63125/Ndjkpm77A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF USER CENTRIC DESIGN IN DIGITAL BUSINESS SYSTEMS ENHANCING ACCESSIBILITY Doi Org 10 63125 Ndjkpm77
- Community empowerment strategies and disaster mitigation in Padusan Village, Mojokerto, East Java: A... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1314/1/012068Community empowerment strategies and disaster mitigation in Padusan Village Mojokerto East Java A iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1314 1 012068
- Financial literacy in the digital ageâA research agenda - Koskelainen - 2023 - Journal of Consumer... doi.org/10.1111/joca.12510Financial literacy in the digital ageyAAAiA research agenda Koskelainen 2023 Journal of Consumer doi 10 1111 joca 12510
| File size | 377.93 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
BIMABERILMUBIMABERILMU Selain itu, kegiatan menghasilkan luaran konkret berupa logo, label, dan media promosi yang langsung dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Meskipun demikian,Selain itu, kegiatan menghasilkan luaran konkret berupa logo, label, dan media promosi yang langsung dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Meskipun demikian,
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Sekolah juga menerapkan pengawasan etis dan bimbingan literasi digital untuk memastikan penggunaan teknologi tetap selaras dengan prinsip-prinsip Islam.Sekolah juga menerapkan pengawasan etis dan bimbingan literasi digital untuk memastikan penggunaan teknologi tetap selaras dengan prinsip-prinsip Islam.
UNRAMUNRAM Tantangan utama yang dihadapi dalam tingkat dasar adalah kurangnya pendidikan kewirausahaan di pengalaman langsung dan pemahaman kontekstual siswa terhadapTantangan utama yang dihadapi dalam tingkat dasar adalah kurangnya pendidikan kewirausahaan di pengalaman langsung dan pemahaman kontekstual siswa terhadap
UMTUMT Temuan menunjukkan sistem yang secara umum tangguh, didukung oleh regulasi prudensial yang kuat dan reformasi keuangan berkelanjutan, namun semakin tereksposTemuan menunjukkan sistem yang secara umum tangguh, didukung oleh regulasi prudensial yang kuat dan reformasi keuangan berkelanjutan, namun semakin terekspos
UMTUMT Interaksi sinergis dari ketiga faktor ini mempromosikan keberlanjutan di dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Rekomendasi menekankan peningkatan kepemimpinanInteraksi sinergis dari ketiga faktor ini mempromosikan keberlanjutan di dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Rekomendasi menekankan peningkatan kepemimpinan
UMTUMT Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang adopsi QRIS pada tingkat kota serta menyoroti pentingnya sosialisasi multi‑saluran, khususnya melaluiPenelitian ini memberikan bukti empiris tentang adopsi QRIS pada tingkat kota serta menyoroti pentingnya sosialisasi multi‑saluran, khususnya melalui
UMTUMT Otoritas regulasi (PRAZ) telah mengeluarkan Undang-Undang Pengadaan dan Pembuangan Aset Publik 2017. Namun, kolusi tetap terjadi. Hal ini disebabkan olehOtoritas regulasi (PRAZ) telah mengeluarkan Undang-Undang Pengadaan dan Pembuangan Aset Publik 2017. Namun, kolusi tetap terjadi. Hal ini disebabkan oleh
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Penelitian ini mengusulkan Techno-Humanistic Learning (THL) sebagai paradigma baru pedagogi digital humanistik dalam pendidikan Islam. Tujuan utamanyaPenelitian ini mengusulkan Techno-Humanistic Learning (THL) sebagai paradigma baru pedagogi digital humanistik dalam pendidikan Islam. Tujuan utamanya
Useful /
BIMABERILMUBIMABERILMU Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jamaah muslimah Majelis Taklim Baiturrahmah, Pisangan,Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jamaah muslimah Majelis Taklim Baiturrahmah, Pisangan,
BIMABERILMUBIMABERILMU Penelitian ini menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR) dengan melibatkan 29 kader PKK di Kelurahan X Jakarta. Intervensi dilakukan melaluiPenelitian ini menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR) dengan melibatkan 29 kader PKK di Kelurahan X Jakarta. Intervensi dilakukan melalui
BIMABERILMUBIMABERILMU Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa tes literasi matematika berbasis soal uraian dan wawancara mendalamPenelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa tes literasi matematika berbasis soal uraian dan wawancara mendalam
UMTUMT Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 43 karyawan organisasi non-profit ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi memilikiData dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 43 karyawan organisasi non-profit ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi memiliki