IAINPTKIAINPTK

Journal of Islamic LawJournal of Islamic Law

Artikel ini menganalisis integrasi hukum Islam dan hukum adat dalam pembentukan identitas keagamaan masyarakat Melayu Buyan di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Indonesia. Meskipun hukum Islam memiliki peran penting dalam mengatur kehidupan sosial dan keagamaan, hukum adat setempat tetap tertanam kuat dalam kesadaran hukum masyarakat. Penelitian sebelumnya sering kali memperlakukan kedua sistem hukum ini sebagai entitas yang terpisah atau bahkan bertentangan. Namun, studi ini menantang dikotomi tersebut dengan menunjukkan bahwa hukum Islam dan hukum adat terlibat dalam proses negosiasi yang berkelanjutan, sehingga membentuk kerangka hukum yang adaptif dan dinamis sesuai dengan konteks sosial budaya masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan sosio-legal, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan sepuluh informan kunci, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hukum Islam tidak menggantikan hukum adat, tetapi diintegrasikan ke dalam sistem hukum setempat, memengaruhi berbagai aspek tatanan sosial dan budaya, struktur keluarga, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Integrasi ini tampak dalam penggunaan terminologi fikih, substansi norma, mekanisme pembayaran denda adat, serta peran tokoh agama Islam dalam proses kodifikasi hukum adat. Temuan ini menantang pandangan bipolar yang menganggap hukum Islam dan hukum adat sebagai dua entitas yang bertentangan. Sebaliknya, penelitian ini menegaskan bahwa kedua sistem hukum tersebut berinteraksi secara dinamis dan integratif dalam menjaga harmoni sosial dan kontinuitas hukum. Pada akhirnya, artikel ini berargumentasi bahwa koeksistensi hukum Islam dan hukum adat bukanlah sumber konflik, tetapi merupakan proses yang dinamis dan saling memperkuat, yang berkontribusi pada penguatan identitas agama dan budaya dalam masyarakat yang mayoritas beragama Islam.

Penelitian ini menunjukkan bahwa hukum Islam dan hukum adat di Boyan Tanjung berinteraksi secara dinamis dan komplementer, bukan bertentangan, di mana hukum Islam memengaruhi dan membentuk hukum adat, sementara hukum adat tetap berfungsi menjaga tatanan sosial.Integrasi ini, yang tercermin dalam penggunaan terminologi hukum Islam dan praktik hukum adat, memperkuat peran Islam dalam membentuk identitas sosial masyarakat Melayu Buyan.Studi ini menantang pandangan bahwa hukum adat pra-Islam bertentangan dengan Islam, sebaliknya menegaskan bahwa keduanya dapat saling memperkuat dan beradaptasi, memberikan wawasan baru tentang pluralisme hukum dan pembentukan identitas di Asia Tenggara.

Penelitian ini telah mengungkap dinamika integrasi hukum Islam dan hukum adat yang unik dalam komunitas Melayu Buyan, namun masih banyak aspek yang dapat dieksplorasi lebih lanjut. Sebuah studi komprehensif dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kodifikasi hukum adat Melayu Buyan. Bagaimana kodifikasi secara tertulis ini memengaruhi perubahan perilaku masyarakat, efektivitas resolusi sengketa, dan pergeseran otoritas dalam praktik sehari-hari setelah bertransisi dari tradisi lisan? Penting juga untuk meneliti persepsi dan tingkat kepatuhan generasi muda Melayu Buyan terhadap sistem hukum hibrida ini, terutama mengingat pengaruh hukum negara dan era digital yang semakin dominan. Apakah nilai-nilai dan aturan adat yang terintegrasi dengan Islam masih relevan dan diikuti oleh kaum muda, ataukah ada tantangan baru dalam pelestariannya? Selain itu, untuk memahami dimensi keadilan yang lebih mendalam, penelitian lanjutan bisa berfokus pada dampak spesifik dari sistem hukum hibrida ini terhadap hak-hak perempuan. Bagaimana hukum adat dan Islam berinteraksi dalam isu-isu seperti warisan, perceraian, dan peran kepemimpinan perempuan, serta bagaimana perempuan di komunitas ini menavigasi kedua sistem hukum untuk mencari keadilan? Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan wawasan krusial mengenai evolusi, keberlanjutan, dan inklusivitas sistem hukum yang adaptif ini di tengah perubahan sosial.

  1. Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. customary law islamic distribution inheritance... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samarah/article/view/15650Jurnal Samarah Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam customary law islamic distribution inheritance jurnal ar raniry ac index php samarah article view 15650
  2. 0. pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd vx 8d20 endstream startxref... pjlss.edu.pk/pdf_files/2024_2/3932-3938.pdf0 pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd vx 8d20 endstream startxref pjlss edu pk pdf files 2024 2 3932 3938 pdf
Read online
File size613.53 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test