UGMUGM

JBPJBP

Perakitan varietas unggul membutuhkan informasi genetik yang akurat, terutama pada karakter-karakter yang akan digunakan sebagai kriteria seleksi. Komponen ragam (ragam genetik, ragam lingkungan, dan ragam fenotipe) dan nilai heritabilitas merupakan informasi genetik yang bisa dijadikan untuk proses seleksi. Seleksi umumnya akan efektif jika karakter yang digunakan sebagai kriteria seleksi memiliki nilai heritabilitas masuk dalam kategori tinggi (> 50%). Tujuan penelitian ini adalah untuk memperkirakan komponen ragam dan heritabilitas dalam arti luas pada sejumlah karakter agronomis pada populasi generasi kedua (F2) cabai rawit hasil persilangan antara Capsicum frutescens L. dan Capsicum annuum L. Materi genetik terdiri dari dua galur tetua, P1 Bonita IPB dan P2 Perisai IPB, masing-masing sebanyak 20 tanaman, dan 150 tanaman dari generasi F2. Pendugaan komponen ragam dan heritabilitas dalam arti luas dilakukan dengan menggunakan metode Mahmud–Kramer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman pada populasi F2 lebih tinggi dibandingkan pada kedua tetuanya. Hal ini ditunjukan dengan nilai ragam pada semua karakter lebih besar daripada ragam kedua tetuanya. Karakter-karakter seperti tinggi tanaman, lebar tajuk, diameter batang, umur berbunga, berat buah per tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah, panjang buah, dan diameter buah menunjukkan nilai heritabilitas kategori tinggi, sedangkan umur panen menunjukkan heritabilitas sedang. Pendugaan nilai heritabilitas ini menunjukkan bahwa seleksi yang efektif dapat difokuskan pada karakter-karakter dengan heritabilitas tinggi, sehingga meningkatkan efisiensi seleksi dan memungkinkan kemajuan genetik yang menguntungkan pada generasi selanjutnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman pada populasi F2 lebih tinggi dibandingkan pada kedua tetuanya.Hal ini ditunjukan dengan nilai ragam pada semua karakter lebih besar daripada ragam kedua tetuanya.Karakter-karakter seperti tinggi tanaman, lebar tajuk, diameter batang, umur berbunga, berat buah per tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah, panjang buah, dan diameter buah menunjukkan nilai heritabilitas kategori tinggi, sedangkan umur panen menunjukkan heritabilitas sedang.Pendugaan nilai heritabilitas ini menunjukkan bahwa seleksi yang efektif dapat difokuskan pada karakter-karakter dengan heritabilitas tinggi, sehingga meningkatkan efisiensi seleksi dan memungkinkan kemajuan genetik yang menguntungkan pada generasi selanjutnya.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan seleksi terarah pada karakter-karakter dengan heritabilitas tinggi, seperti panjang buah dan diameter buah, pada generasi awal populasi segregasi (F2-F3). Seleksi ini dapat dilakukan melalui metode pedigree atau seleksi individu. Selain itu, karakter-karakter tersebut juga dapat dimasukkan ke dalam indeks seleksi untuk meningkatkan produktivitas dan mutu buah secara simultan. Selanjutnya, disarankan untuk melakukan evaluasi lanjutan pada generasi F3 untuk memvalidasi stabilitas ekspresi karakter superior, terutama pada karakter bobot buah per tanaman. Hal ini penting untuk membedakan apakah superioritas yang teramati merupakan kontribusi faktor genetik atau pengaruh lingkungan. Terakhir, disarankan untuk melakukan analisis korelasi dan analisis lintas karakter untuk memahami hubungan antara karakter-karakter yang diamati, sehingga dapat merumuskan strategi seleksi yang lebih efektif dan terarah.

  1. Genetic Variability, Heritability and Genetic Advance in Chilli (Capsicum annum L.) Genotypes. genetic... ijcmas.com/abstractview.php?ID=4244&vol=6-9-2017&SNo=333Genetic Variability Heritability and Genetic Advance in Chilli Capsicum annum L Genotypes genetic ijcmas abstractview php ID 4244 vol 6 9 2017 SNo 333
  2. Analisis Keragaman 8 Varietas Cabai Berdasarkan Karakter Morfologi Kualitatif dan Kuantitatif | Amalia... journal.ugm.ac.id/jbp/article/view/76984Analisis Keragaman 8 Varietas Cabai Berdasarkan Karakter Morfologi Kualitatif dan Kuantitatif Amalia journal ugm ac jbp article view 76984
  3. Pendugaan Komponen Ragam dan Nilai Heritabilitas pada Dua Populasi Cabai Rawit Merah (Capsicum frutescens... journal.ipb.ac.id/index.php/jhi/article/view/28069Pendugaan Komponen Ragam dan Nilai Heritabilitas pada Dua Populasi Cabai Rawit Merah Capsicum frutescens journal ipb ac index php jhi article view 28069
  4.  . 0 doi.org/10.3390/agronomy12102436A 0 doi 10 3390 agronomy12102436
  5. KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS 10 AKSESI CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) YANG DITANAM DI LAHAN... ejournal.unib.ac.id/JIPI/article/view/43706KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS 10 AKSESI CABAI RAWIT Capsicum frutescens L YANG DITANAM DI LAHAN ejournal unib ac JIPI article view 43706
Read online
File size573.04 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test