IFTKLEDALEROIFTKLEDALERO

Jurnal LedaleroJurnal Ledalero

Globalisasi, sebagaimana didefinisikan Anthony Giddens, menunjukkan pergeseran bentuk spatial organisasi dan aktivitas manusia ke pola transkontinental atau interregional. Dalam semangat kapitalisme, globalisasi dapat mengancam pekerjaan, melemahkan kekuasaan pemerintah, serta meragukan keberadaan negara sebagai pusat demokrasi. Para kritikus khawatir bahwa pemerintah akan kehilangan kebijakan ekonomi sendiri dan pasar keuangan akan menimbulkan kerusakan ekonomi. Artikel ini mengusulkan peralihan dari kajian etika rasional terhadap konstruksi normatif demokratis, di mana pluralitas pandangan hidup dilindungi dari dominasi kapitalisme global. Penelitian ini menekankan perlunya refleksi politik atas dasar etika dan konstruksi norma sosial demokratis untuk menanggapi tantangan globalisasi ekonomi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa globalisasi ekonomi memunculkan dampak negatif pada kebijakan pemerintah, stabilitas ekonomi, dan nilai sosial.Pengaruh budaya kapitalisme menolak nilai-nilai lokal dan menciptakan alienasi individual.Untuk melawan efek negatif ini, perlu mengubah sistem etika menjadi refleksi politik yang demokratis, memperkuat partisipasi kolektif, dan merancang mekanisme pasar yang inklusif dan berkeadilan.Melalui eksperimen demokratis, ekonomi dapat bertransformasi menjadi sistem yang lebih responsif terhadap kebutuhan sosial dan lingkungan.

Bagaimana mekanisme partisipasi masyarakat dapat dirancang agar dapat memantau dan mengatur dampak negatif globalisasi ekonomi terhadap kebijakan publik? Sejauh mana integrasi nilai keadilan sosial ke dalam kerangka regulasi pasar dapat membatasi dominasi kapitalisme pada tingkat mikro dan makro? Bagaimana peran pendidikan etika dan kritis dapat memperkuat kesadaran kolektif sehingga menghasilkan kebijakan ekonomi yang lebih demokratis dan berkelanjutan?.

Read online
File size208.87 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test