UNISMAUNISMA
Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS)Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS)Prostitusi tersebar luas di Indonesia seperti bentuk kejahatan moral lainnya, tidak terkecuali di dunia maya. Kejahatan internet terkait prostitusi meningkat seiring kemajuan teknologi (online) yang pesat. Dalam kasus mucikari terkait prostitusi, perbuatan melawan hukum membiarkan orang lain melakukan perbuatan melanggar kesusilaan oleh orang ketiga dapat dilihat dalam Putusan Pengadilan Negeri Kota Agung Nomor: 144/Pid.B/2022/PN.Kot. Penelitian yuridis normatif ini dilakukan dengan pengklasifikasian berbagai bahan hukum terkait, kemudian bahan hukum dideskripsikan dan dievaluasi secara kualitatif; disusun secara sistematis untuk memberikan gambaran dan menarik kesimpulan tertentu sebagai pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi memainkan peran penting dalam memotivasi pelaku untuk melakukan perilaku kriminal dan memudahkan pelaku lainnya untuk melakukan tindakan asusila dengan orang lain. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya prostitusi antara lain kurangnya pendidikan (mereka yang tidak bersekolah lebih cenderung melakukan prostitusi) dan kurangnya kesadaran hukum masyarakat (apa yang dilarang dalam KUHP tidak selalu jelas bagi masyarakat).
Faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana turut serta sebagai mata pencaharian mempermudah dilakukannya perbuatan melanggar kesusilaan oleh orang lain dengan orang ketiga meliputi faktor ekonomi, kemalasan, pendidikan, dan yuridis seperti kurangnya aturan tegas serta lemahnya sanksi.Pertanggungjawaban pelaku dalam kasus ini berupa pidana penjara masing-masing selama delapan bulan, dengan masa penahanan dikurangi dari pidana dan tetap ditahan selama proses, serta dibebani biaya perkara.Diperlukan penyempurnaan aturan di KUHP dan penegakan hukum yang lebih tegas agar bisa menekan praktik prostitusi secara efektif.
Pertama, perlu penelitian tentang bagaimana faktor ekonomi dan kesenjangan sosial memicu individu menjadi mucikari di daerah tertentu, dengan fokus pada pola hidup, akses pendidikan, dan tingkat pengangguran di lingkungan mereka, untuk memahami akar penyebab struktural dari keterlibatan dalam jaringan prostitusi. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas hukum pidana konvensional dalam menangani prostitusi daring, termasuk analisis putusan pengadilan yang melibatkan mucikari online dan apakah Pasal 296 KUHP mampu menjangkau peran perantara digital seperti admin grup media sosial atau pemilik platform. Ketiga, perlu dikaji bagaimana kesadaran hukum masyarakat di tingkat lokal memengaruhi toleransi terhadap prostitusi, melalui studi lapangan di komunitas yang pernah melaporkan aktivitas prostitusi, untuk mengidentifikasi bentuk edukasi hukum yang paling efektif dalam mencegah keterlibatan warga secara langsung atau tidak langsung. Temuan dari ketiga penelitian ini dapat membantu merancang intervensi hukum dan sosial yang lebih tepat sasaran, serta mereformasi pendekatan penegakan hukum agar tidak hanya reaktif tetapi juga preventif terhadap kejahatan kesusilaan di era digital.
| File size | 316.98 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
USMUSM Penelitian ini menawarkan kerangka analisis yang dapat diterapkan pada studi serupa di kota lain yang menghadapi tantangan disparitas sosio-ekonomi. SecaraPenelitian ini menawarkan kerangka analisis yang dapat diterapkan pada studi serupa di kota lain yang menghadapi tantangan disparitas sosio-ekonomi. Secara
LAAROIBALAAROIBA Data yang didapatkan tersebut dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, seleksi data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkanData yang didapatkan tersebut dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, seleksi data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
UMJAMBIUMJAMBI The Correlation Analysis Method was used to measure how much the relationship between each variable, namely Economic Care, Unemployment, Education andThe Correlation Analysis Method was used to measure how much the relationship between each variable, namely Economic Care, Unemployment, Education and
ARIPAFIARIPAFI UU ini mengamanatkan pembentukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat secara nasional,UU ini mengamanatkan pembentukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat secara nasional,
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Penerapan sistem pelayanan rawat inap yang masih menggunakan kelas 1,2, dan 3 menimbulkan adanya perbedaan pelayanan khususnya kepada peserta BPJS KesehatanPenerapan sistem pelayanan rawat inap yang masih menggunakan kelas 1,2, dan 3 menimbulkan adanya perbedaan pelayanan khususnya kepada peserta BPJS Kesehatan
UNPERUNPER Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dasar zakat dan pengetahuan lanjutan zakat secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap intensiHasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dasar zakat dan pengetahuan lanjutan zakat secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap intensi
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Sinergi antar-lembaga dan penerapan regulasi yang konsisten diperlukan untuk memaksimalkan potensi filantropi Islam sebagai instrumen ekonomi yang berkelanjutan.Sinergi antar-lembaga dan penerapan regulasi yang konsisten diperlukan untuk memaksimalkan potensi filantropi Islam sebagai instrumen ekonomi yang berkelanjutan.
UNIPMAUNIPMA Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah perannya sangat penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Usaha iniHasil pembahasan menunjukkan bahwa keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah perannya sangat penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Usaha ini
Useful /
LAAROIBALAAROIBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa film tersebut dapat memperkuat posisi Jessica Wongso dalam pengajuan tindakan hukum luar biasa dan memiliki potensiHasil penelitian menunjukkan bahwa film tersebut dapat memperkuat posisi Jessica Wongso dalam pengajuan tindakan hukum luar biasa dan memiliki potensi
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Dalam kontek ini, masing-masing nilai dikembangkan secara kontekstual melalui pengalaman tiga tokoh utama dan tokoh pembantu dalam menghadapi tantanganDalam kontek ini, masing-masing nilai dikembangkan secara kontekstual melalui pengalaman tiga tokoh utama dan tokoh pembantu dalam menghadapi tantangan
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Dengan demikian, hasil penelitian setelah melakukan analisaPenelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Dengan demikian, hasil penelitian setelah melakukan analisa
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH 581>0. 05) menunjukkan bahwa metode pembelajaran tidak memperkuat pengaruh metode pembelajaran terhadap konsentrasi pembelajaran. Nilai koefisien jalur581>0. 05) menunjukkan bahwa metode pembelajaran tidak memperkuat pengaruh metode pembelajaran terhadap konsentrasi pembelajaran. Nilai koefisien jalur