IAIDAIAIDA

Jurnal Manajemen Pendidikan Islam DarussalamJurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam

Manajemen kurikulum dengan berbasis kejuruan merupakan seperangkat rencana pembelajaran yang dirancang khusus untuk mempersiapkan bekal keterampilan yang sesuai dengan minat bakat dan keahlian siswa sehingga dapat meningkatkan skill keterampilan yang diminati. Tujuan penelitian pada penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen kurikulum berbasis kejuruan dalam meningkatkan skil siswa di MAN 4 Banyuwangi (2) Untuk mengetahui Hambatan-hambatan dalam pengimplementasian manajemen kurikulum berbasis kejuruan dalam meningkatkan skill siswa di MAN 4 Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif, pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan manajemen kurikulum pada program unggulan dalam meningkatkan keterampilan siswa di MAN 4 Banyuwangi meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. (2) hambatan-hambatan dalam penerapan manajemen kurikulum terletak pada pendanaan dan tenaga pendidik pada program kejuruan diambil dari basic guru yang bukan selinier tetapi telah memiliki keahlian khusus dibidangnya, untuk kedepanya MAN 4 Banyuwangi akan memperbarui tenaga pendidik dengan basic yang linier.

Berdasarkan hasil jawaban wawancara dan observasi langsung di lokasi penelitian maka dapat disimpulkan bahwa (1) Penerapan manajemen kurikulum pada program unggulan dalam meningkatkan keterampilan siswa di MAN 4 Banyuwangi.Kepala Madrasah berstatus sebagai manajer dalam melakukan pelaksanaan manajemen kurikulum khususnya pada aspek perencanaan.Dalam penerapannya proses manajemen kurikulum melewati tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi.MAN 4 Banyuwangi juga telah menggunakan kurikulum merdeka belajar sesuai dengan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan, namun pada program unggulannya di MAN 4 Banyuwangi yang telah mendapatkan izin resmi dari atasan baru tahun 2023 jadi hanya kelas X yang memiliki izin yang resmi, akan tetapi sebenarnya program seperti tata rias, tata busana dan otomotif sudah ada sejak lama, sekarang tinggal meneruskan dan mengembangkannya dengan lebih baik.Perencanaan kurikulum di MAN 4 Banyuwangi menggunakan RPP, silabus, protan, sebagai acuan para guru untuk mengajar di kelas.(2) Hambatan-hambatan dalam pengimplementasian manajemen kurikulum pada program unggulan di MAN 4 Banyuwangi.Hambatan-hambatan yang terjadi di MAN 4 Banyuwangi adalah terhambat dari segi pengadaan fasilitas sarana prasarana yang difungsikan pada pembelajaran terhadap program unggulan di MAN 4 Banyuwangi, hal ini terjadi karena terhambatnya pendanaan yang mempersulit pengadaan barang.Hambatan lainnya yaitu masih adanya Guru yang mengajar bukan dari latar belakang pendidikan yang sama dengan program unggulan yang diajarkan.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan dengan fokus pada pengembangan dan implementasi kurikulum berbasis kejuruan secara lebih mendalam. Penelitian dapat dilakukan dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kurikulum ini, seperti peran guru, dukungan sarana dan prasarana, serta strategi pengajaran yang efektif. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kurikulum berbasis kejuruan terhadap keterampilan siswa dan peluang kerja mereka di masa depan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya meningkatkan skill siswa melalui manajemen kurikulum berbasis kejuruan.

Read online
File size469.44 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test