IBRAHIMYIBRAHIMY

JOEY: Journal of English IbrahimyJOEY: Journal of English Ibrahimy

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang signifikan antara penguasaan kosa kata dan kemampuan membaca pemahaman siswa dalam teks naratif atau tidak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi, dan terdapat dua variabel penelitian, yaitu penguasaan kosa kata sebagai variabel X dan kemampuan membaca pemahaman sebagai variabel Y. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pilihan ganda yang terdiri dari 20 butir soal untuk mengukur penguasaan kosa kata dan kemampuan membaca pemahaman siswa. Data dianalisis menggunakan rumus Product Moment (Pearson) melalui SPSS 16.0. Hasil perhitungan Product Moment (Pearson) menunjukkan korelasi yang kuat dengan koefisien korelasi sebesar 0,680 dan signifikansi 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara penguasaan kosa kata siswa dan kemampuan membaca pemahaman dalam teks naratif di kelas delapan MTsS Lombok Kulon Wonosari Bondowoso pada tahun ajaran 2021/2022.

Berdasarkan analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Hipotesis Alternatif (Ha) mengenai korelasi antara penguasaan kosa kata dan kemampuan membaca pemahaman dalam teks naratif diterima.Hasil uji Product Moment (Pearson) menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,680 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat korelasi kuat dan signifikan antara kedua variabel tersebut.Penguasaan kosa kata siswa secara statistik berperan penting dalam menunjang kemampuan membaca pemahaman teks naratif.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana pengaruh jenis teks lainnya, seperti teks eksposisi atau deskriptif, terhadap hubungan antara penguasaan kosa kata dan kemampuan membaca, untuk melihat apakah korelasi yang ditemukan bersifat konsisten atau bergantung pada jenis teks. Kedua, penting untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran apa yang paling efektif dalam meningkatkan penguasaan kosa kata secara aktif, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pemahaman membaca, terutama pada siswa dengan latar belakang kemampuan bahasa yang beragam. Ketiga, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk melihat perkembangan korelasi ini seiring waktu, apakah peningkatan bertahap dalam kosa kata benar-benar menghasilkan peningkatan berkelanjutan dalam kemampuan membaca, atau hanya berdampak jangka pendek. Penelitian semacam ini dapat membantu merancang kurikulum yang lebih adaptif dan berbasis bukti. Selain itu, membandingkan efektivitas media digital versus cetak dalam mempertahankan kosa kata juga patut diteliti lebih jauh. Temuan dari studi tersebut dapat memberikan panduan bagi guru dalam memilih sumber belajar yang optimal. Mengembangkan model pembelajaran terpadu yang menggabungkan pelatihan kosa kata secara eksplisit dengan latihan membaca intensif juga bisa menjadi arah penelitian yang menarik. Pendekatan seperti ini mungkin lebih efektif daripada mengajarkannya secara terpisah. Akhirnya, penting untuk menilai peran faktor non-kognitif seperti motivasi dan kepercayaan diri dalam memediasi hubungan antara kosa kata dan membaca. Dengan memahami faktor-faktor ini, pendidik bisa menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung dan holistik bagi siswa.

  1. Improving Students’ Writing Skill in Writing Narrative Text Through Picture And Picture Method... doi.org/10.35316/joey.2022.v1i1.35-41Improving StudentsAo Writing Skill in Writing Narrative Text Through Picture And Picture Method doi 10 35316 joey 2022 v1i1 35 41
Read online
File size855.3 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test