UNTARUNTAR

Jurnal Muara Medika dan Psikologi KlinisJurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis

Pendidikan seks usia dini adalah pembahasan mengenai fungsi serta perbedaan anatomi tubuh laki-laki dan perempuan agar anak dapat menjaga baik kesehatan dan kebersihannya. Pendidikan seks juga bertujuan untuk mencegah terjadinya pelecehan dan kekerasan dalam hubungan, mengurangi kekerasan pada anak, mencapai hubungan yang sehat dan pembelajaran mengenai social-emotional. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif. Subjek penelitian terdiri dari empat orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di usia dua sampai tujuh tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dimensi psikologis dan aspek sosiologis pendidikan seks adalah hal yang mendominasi dalam pembentukan persepsi orang tua terhadap pendidikan seks.

Hanya satu dari empat partisipan yang memiliki pandangan cukup positif dan terbuka terhadap pemberian pendidikan seks.Persepsi orang tua dilandasi oleh dua dimensi, yaitu psikologis dan sosiologis.Aspek pendidikan seks dibagi menjadi tiga, yaitu biologis, psikologis, dan sosiologis.Agama merupakan pengaruh terbesar bagi keempat subyek dalam membentuk persepsi terhadap pendidikan seks.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pendidikan seks yang sesuai dengan kebutuhan khusus anak, seperti membandingkan efektivitas pendekatan pendidikan seks berbasis budaya lokal dengan pendekatan universal. Selain itu, perlu diteliti bagaimana faktor agama secara spesifik memengaruhi persepsi orang tua terhadap pendidikan seks, terutama untuk anak dengan kondisi medis tertentu. Penelitian juga bisa mengkaji pengaruh keterlibatan orang tua dalam proses belajar anak berkebutuhan khusus terhadap pemahaman mereka tentang konsep seksualitas. Hal ini dapat membantu merancang strategi pendidikan yang lebih inklusif dan sesuai dengan konteks sosial Indonesia.

Read online
File size160.53 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test