IAIN SUIAIN SU
TAQNIN: Jurnal Syariah dan HukumTAQNIN: Jurnal Syariah dan HukumKeberlangsungan beragam metodologi dalam yurisprudensi Islam menyoroti masalah akademik yang terus berlangsung: kurangnya konsensus tentang pendekatan paling efektif untuk mendalilkan aturan hukum. Studi sebelumnya sering menggambarkan metode Hanafi atau Mutakallimin secara terpisah, tetapi sedikit yang secara sistematis membandingkan efektivitas mereka, meninggalkan kesenjangan penelitian dalam memahami kontribusi relatif mereka terhadap usul al-fiqh. Studi ini bertujuan untuk memeriksa dan membandingkan metode Hanafi dan Mutakallimin dalam menetapkan aturan yurisprudensi, dengan fokus pada keterapan mereka dalam konteks kontemporer. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini memanfaatkan sumber primer dari fiqh Hanafi dan teks Mutakallimin, yang dilengkapi dengan data sekunder dari jurnal ilmiah dan artikel daring. Temuan mengungkapkan bahwa metode Hanafi, yang berakar pada ajaran Imam Abu Hanifah dan para sahabatnya, menekankan pengalaman praktis dan penalaran induktif, menawarkan kejelasan, kesesuaian, dan fleksibilitas yang meningkatkan relevansinya dalam konteks sosio-hukum yang berkembang. Sebaliknya, metode Mutakallimin, meskipun secara teoritis ketat dan berbasis penalaran, dibatasi oleh ketidakterikatan dari cabang-cabang fiqh dan kurangnya contoh praktis, yang mengurangi efektivitasnya dalam penerapan. Studi ini berkontribusi pada diskursus tentang usul al-fiqh dengan menunjukkan bahwa metode Hanafi menyediakan kerangka yang lebih integratif dan adaptif untuk pengembangan yurisprudensi, menjembatani prinsip-prinsip klasik dengan kebutuhan modern. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya fleksibilitas metodologis dalam menjaga evolusi dan penerapan hukum Islam.
Studi ini menunjukkan bahwa metode Hanafi dan Mutakallimin mewakili dua pendekatan yang berbeda namun saling melengkapi dalam formulasi aturan yurisprudensi.Metode Mutakallimin menekankan prinsip-prinsip usuliyah abstrak dan konsistensi logis, tetapi ketidakterikatan mereka dari cabang-cabang fiqh sering kali membatasi penerapan praktis.Sebaliknya, metode Hanafi menggunakan penalaran induktif dari kasus-kasus furūʿ, memprioritaskan pengalaman praktis dan adaptabilitas kontekstual.Sintesis komparatif ini menunjukkan bahwa metode Hanafi memberikan kejelasan, kesesuaian, dan fleksibilitas yang lebih besar, membuat produk hukumnya lebih dapat diakses dan relevan dengan kebutuhan kontemporer.Kontribusi ini memperkaya studi tentang usul fiqh dengan menunjukkan bagaimana penalaran induktif, berbasis kasus dapat memperluas cakupan yurisprudensi dan menjembatani prinsip-prinsip teoritis dengan realitas hidup.
Metode Hanafi dan Mutakallimin memiliki relevansi yang signifikan dalam memahami dan menerapkan hukum Islam di zaman modern. Metode Mutakallimin menekankan penulisan masalah usuliyah (prinsip yurisprudensi), formulasi aturan, dan pembuktian postulat mereka tanpa mempertimbangkan cabang-cabang fiqh (yurisprudensi). Mereka fokus pada pembentukan aturan, sehingga cabang-cabang yurisprudensi menjadi bagian dari aturan tersebut. Cabang-cabang yurisprudensi mengikuti aturan usuliyah, bukan sebaliknya. Namun, beberapa ahli hukum menganggap metode ini kurang efektif karena dibatasi oleh kekakuan dan kurangnya contoh dalam setiap cabang fiqh, yang menyebabkan kesulitan dalam pemahaman dan penerapan. Sementara itu, metode Hanafi, berdasarkan cabang-cabang imam dan sahabatnya, menulis prinsip-prinsip fiqh berdasarkan cabang-cabang tersebut. Imam Abu Hanifah dan pengikutnya menemukan prinsip-prinsip dasar yang mereka amati dalam menulis fiqh mereka melalui cabang-cabang tersebut. Oleh karena itu, prinsip-prinsip dasar bagi mereka didasarkan pada yurisprudensi imam atau cabang-cabangnya. Metode ini dikenal sebagai metode ahli hukum, berbeda dengan Mutakallimin yang tidak memperhatikan cabang-cabang imam tetapi fokus pada prinsip-prinsip dasar dan membangun cabang-cabangnya. Metode Hanafi juga dikenal karena pendekatan rasionalnya dalam menafsirkan hukum Islam, menggunakan alasan dan logika untuk menarik kesimpulan hukum berdasarkan bukti yang tersedia. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam menangani masalah yang muncul seiring berjalannya waktu, memastikan relevansi hukum Islam dalam konteks yang berkembang. Dengan demikian, kedua metode ini, baik Mutakallimin maupun Hanafi, memiliki dampak yang signifikan dalam memahami dan menerapkan hukum Islam di zaman modern. Disarankan untuk mengeksplorasi integrasi kedua metodologi ini, menggabungkan orientasi praktis metode Hanafi dengan penalaran sistematis metode Mutakallimin, untuk mengembangkan kerangka yang lebih holistik untuk usul fiqh. Studi kasus komparatif lintas madhhab dan konteks terapan akan lebih memperkaya pemahaman tentang bagaimana aturan yurisprudensi dapat disesuaikan untuk memenuhi tuntutan masyarakat Muslim modern.
| File size | 544.25 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
ONERESEARCHONERESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk memberi pencerahan terhadap praktek pendidikan akuntansi, dan bahkan bidang lainnya, dengan memakai ideologi bangsa yaituPenelitian ini bertujuan untuk memberi pencerahan terhadap praktek pendidikan akuntansi, dan bahkan bidang lainnya, dengan memakai ideologi bangsa yaitu
ONERESEARCHONERESEARCH Uang yang diberikan dari pihak masyarakat kepada aparatur desa merupakan budaya yang sering dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latarUang yang diberikan dari pihak masyarakat kepada aparatur desa merupakan budaya yang sering dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar
ONERESEARCHONERESEARCH Tjokroaminoto berhasil membangun Sumber Daya Manusia melalui metode pengaderan di Rumah Peneleh dengan menekankan kemandirian, ketauladanan, dan kesadaranTjokroaminoto berhasil membangun Sumber Daya Manusia melalui metode pengaderan di Rumah Peneleh dengan menekankan kemandirian, ketauladanan, dan kesadaran
YPIDATHUYPIDATHU Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas program pengabdian masyarakat dalam membina Rumah Tahfidz untuk memfasilitasi pembelajaranTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas program pengabdian masyarakat dalam membina Rumah Tahfidz untuk memfasilitasi pembelajaran
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU Akad ini menjadi alternatif pembiayaan yang digunakan oleh perbankan syariah untuk memenuhi kebutuhan kepemilikan aset oleh nasabah, seperti kendaraan,Akad ini menjadi alternatif pembiayaan yang digunakan oleh perbankan syariah untuk memenuhi kebutuhan kepemilikan aset oleh nasabah, seperti kendaraan,
DINASTIREVDINASTIREV Implementasi prinsip hisbah sebagai sistem pengawasan berkelanjutan telah dimanifestasikan melalui koordinasi struktural dan partisipasi masyarakat dalamImplementasi prinsip hisbah sebagai sistem pengawasan berkelanjutan telah dimanifestasikan melalui koordinasi struktural dan partisipasi masyarakat dalam
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Prinsip-prinsip tersebut tidak hanya memberikan fondasi etis, tetapi juga mendukung terciptanya sistem ekonomi yang berkelanjutan. Pembahasan juga menyorotiPrinsip-prinsip tersebut tidak hanya memberikan fondasi etis, tetapi juga mendukung terciptanya sistem ekonomi yang berkelanjutan. Pembahasan juga menyoroti
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Melalui aplikasi ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh pengetahuan yang kuat tentang tanda lalu lintas sambil tetap terlibat dan termotivasi dalamMelalui aplikasi ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh pengetahuan yang kuat tentang tanda lalu lintas sambil tetap terlibat dan termotivasi dalam
Useful /
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan sampah yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalahPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan sampah yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan pengelolaan dana desa berdasarkan ketentuan dalam Pasal 2 Peraturan Menteri Keuangan NomorPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan pengelolaan dana desa berdasarkan ketentuan dalam Pasal 2 Peraturan Menteri Keuangan Nomor
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA KIP merupakan bagian penyempurnaan dari program Bantuan Siswa Miskin (BSM) sejak akhir 2014. Sasaran PIP di SMP PGRI 1 Cilacap masih kurang tepat sasaranya,KIP merupakan bagian penyempurnaan dari program Bantuan Siswa Miskin (BSM) sejak akhir 2014. Sasaran PIP di SMP PGRI 1 Cilacap masih kurang tepat sasaranya,
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Evaluasi menggunakan confusion matrix, presisi, recall, dan kurva ROC juga menunjukkan hasil yang positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modelEvaluasi menggunakan confusion matrix, presisi, recall, dan kurva ROC juga menunjukkan hasil yang positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model