STAIN KEPRISTAIN KEPRI
TERAJUTERAJUDi desa Sibiruang, ada adat istiadat yang masih ditaati hingga saat ini, yaitu larangan perkawinan ketika bulan tuwun. Penelitian ini bertujuan untuk memahami larangan perkawinan ketika bulan tuwun dari sudut pandang Maqashid Syariah. Adat istiadat sangat menarik untuk diteliti karena akan selalu mengalami perkembangan atau perubahan seiring berjalannya waktu. Tulisan ini berusaha mencari pandangan Maqashid Syariah terhadap larangan perkawinan ketika bulan tuwun, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa Islam bertujuan untuk menjaga keturunan (Hifdz Nasab) dan cara menjaganya adalah dengan perkawinan. Adanya larangan perkawinan ketika bulan tuwun membuat waktu yang diperbolehkan untuk menikah menjadi sempit, sehingga kemashalatan umat tidak didapatkan. Pada dasarnya, tidak dilarang untuk menikah pada waktu itu, tetapi ditakutkan jika ada larangan seperti itu akan membuat pasangan yang akan menikah melakukan sesuatu yang senonoh karena tidak diperbolehkan menikah. Atas dasar inilah larangan perkawinan ketika bulan tuwun tidak sesuai dengan Maqashid Syariah yang menginginkan kemashalatan umat.
Tinjaun Maqashid Syariah sangat diperlukan dalam adat istiadat yang ada di masyarakat, karena supaya hukum Islam bisa memberikan hukum terhadap adat yang selalu mengalami perkembangan.Mengenai larangan perkawinan ketika bulan tuwun, tentu ini bertentangan dengan apa yang diharapkan oleh agama Islam, yaitu menjaga keturunan.Larangan perkawinan bisa memberikan dampak negatif, sehingga ketika dilarang sesuatu yang agama, maka tidak dikhawatirkan pasangan yang akan menikah melakukan sesuatu yang dilarang oleh agama, yaitu perzinaan.
Saran penelitian lanjutan yang pertama adalah meneliti lebih lanjut tentang dampak larangan perkawinan bulan tuwun terhadap kemashalatan umat dan bagaimana cara mengatasi dampak negatif tersebut. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif antara adat istiadat di desa Sibiruang dengan hukum Islam terkait larangan perkawinan, untuk melihat seberapa jauh kesesuaian dan perbedaan antara keduanya. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengikuti aturan adat, khususnya terkait larangan perkawinan bulan tuwun, agar dapat menjaga harmoni dan kemashalatan umat.
| File size | 1.12 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Hukum Islam terhadap bagi hasil sistem Partelon dengan akad Muzaraah di Desa Potoan Daja adalah mubah karena sistem prakteknya sudah sesuai dengan rukunHukum Islam terhadap bagi hasil sistem Partelon dengan akad Muzaraah di Desa Potoan Daja adalah mubah karena sistem prakteknya sudah sesuai dengan rukun
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO 3) SAK dan KYW sama-sama mengenyam Pendidikan spiritual batiniah dengan pengikut tarekat Naqsyabandiyah, sedangkan KYW mengenyam Pendidikan pesantren Tremas3) SAK dan KYW sama-sama mengenyam Pendidikan spiritual batiniah dengan pengikut tarekat Naqsyabandiyah, sedangkan KYW mengenyam Pendidikan pesantren Tremas
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Kurikulum yang dihasilkan dari sintesis pemikiran ini tidak hanya menjembatani dikotomi antara sains dan agama, tetapi juga relevan untuk diterapkan dalamKurikulum yang dihasilkan dari sintesis pemikiran ini tidak hanya menjembatani dikotomi antara sains dan agama, tetapi juga relevan untuk diterapkan dalam
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Secara teoritis, perbandingan ini menegaskan bahwa ushul fikih tidak dapat lagi dipahami semata-mata sebagai ilmu untuk menurunkan hukum dari teks-teksSecara teoritis, perbandingan ini menegaskan bahwa ushul fikih tidak dapat lagi dipahami semata-mata sebagai ilmu untuk menurunkan hukum dari teks-teks
UBUB Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa peternakan CV Mandiri Berjamaah telah menerapkan green accounting dengan baik dalam pengelolaan limbahnya.Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa peternakan CV Mandiri Berjamaah telah menerapkan green accounting dengan baik dalam pengelolaan limbahnya.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Sampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik domestik (rumah tangga) maupun industri. Dalam Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentangSampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik domestik (rumah tangga) maupun industri. Dalam Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentang
PKN STANPKN STAN Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh Suku Samin di Dukuh Klopoduwur, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, dan tujuan yang inginBerdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh Suku Samin di Dukuh Klopoduwur, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, dan tujuan yang ingin
IDID Luaran dari pelatihan ini adalah peserta mengetahui dan mampu membuat serta menggunakan hand sanitizer lidah buaya dengan baik dan bijak, serta memahamiLuaran dari pelatihan ini adalah peserta mengetahui dan mampu membuat serta menggunakan hand sanitizer lidah buaya dengan baik dan bijak, serta memahami
Useful /
IDID Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada 41 kader Posyandu di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkanMetode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada 41 kader Posyandu di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan
STIKESEUBSTIKESEUB Semakin tinggi tingkat self-efficacy yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka untuk melakukan prokrastinasi akademik. PenelitianSemakin tinggi tingkat self-efficacy yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah kecenderungan mereka untuk melakukan prokrastinasi akademik. Penelitian
IDID Manfaat dari alat ini, nelayan tidak perlu mengecek kapal secara manual jika ada air yang masuk ke lantai dasar kapal, karena kapal nelayan sudah dilengkapiManfaat dari alat ini, nelayan tidak perlu mengecek kapal secara manual jika ada air yang masuk ke lantai dasar kapal, karena kapal nelayan sudah dilengkapi
UNNESUNNES (2) Analisis data lebih lanjut menunjukkan adanya perbedaan tingkat perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand dan global cosmetic brand(2) Analisis data lebih lanjut menunjukkan adanya perbedaan tingkat perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand dan global cosmetic brand