UGMUGM

Journal of Indonesian Economy and BusinessJournal of Indonesian Economy and Business

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja investasi etis dan membandingkannya dengan kategori berlawanan, yaitu saham dosa. Para investor seharusnya menghindari saham dosa karena mereka beroperasi di bidang yang kontroversial dan bertentangan dengan prinsip investasi etis. Penelitian sebelumnya yang dilakukan di negara-negara maju menunjukkan bahwa investasi etis lebih rendah daripada saham dosa, sehingga investor mengalami pengorbanan finansial. Penelitian ini memperkenalkan instrumen investasi etis yang komprehensif yang melibatkan investasi berkelanjutan dan berbasis agama. Portofolio saham dosa dibentuk di dua negara Muslim. Analisis volatilitas dan deskriptif dilakukan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kinerja saham etis dan dosa. Analisis dilanjutkan dengan membandingkan dan menjelaskan mengapa dan bagaimana hasil tersebut terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saham etis memiliki kinerja yang lebih rendah daripada saham dosa di Malaysia, dan saham etis memiliki kinerja yang lebih baik daripada saham dosa di Indonesia. Hasil ini dapat dijelaskan oleh perbedaan kriteria penyaringan, persepsi, dan regulasi di kedua negara tetangga tersebut. Kesimpulannya, tidak ada pengorbanan finansial dalam investasi etis di Indonesia, sehingga investor etis tidak perlu ragu. Mereka disarankan untuk berinvestasi secara etis karena mereka mencapai dua tujuan sekaligus. Sementara itu, investor etis Malaysia harus berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi untuk terus mencapai tujuan sosial dan mengurangi kerugian.

Tidak ada pengorbanan finansial dalam investasi etis di Indonesia, sehingga investor etis tidak perlu ragu.Mereka disarankan untuk berinvestasi secara etis karena mereka mencapai dua tujuan sekaligus.Sementara itu, investor etis Malaysia harus berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi untuk terus mencapai tujuan sosial dan mengurangi kerugian.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut seberapa besar pengorbanan finansial yang bersedia dilakukan oleh investor etis. Penelitian ini dapat membandingkan sektor-sektor yang bertentangan dengan semangat SRI, seperti pertambangan, organisme transgenik, dan sektor lainnya yang termasuk dalam daftar negatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan di negara-negara berkembang dengan budaya yang serupa untuk menghasilkan jawaban yang lebih definitif mengenai perbandingan kinerja saham dosa dan SRI. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh praktisi untuk membuat keputusan investasi di Indonesia dan Malaysia. Dalam hal ini, berinvestasi dalam saham etis di Indonesia memiliki dua manfaat: utilitaris dan ekspresif. Manfaat utilitaris merujuk pada keuntungan, sedangkan manfaat ekspresif merujuk pada kepuasan investor karena terlibat dalam penyelesaian masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola. Selain itu, kepuasan investor disebabkan oleh alokasi dana ke saham yang mengikuti nilai-nilai agama dan ajaran.

  1. Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing? A Comparative Study of Indonesia and Malaysia |... journal.ugm.ac.id/v3/jieb/article/view/11007Are There Financial Sacrifices in Ethical Investing A Comparative Study of Indonesia and Malaysia journal ugm ac v3 jieb article view 11007
Read online
File size640.26 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test