ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER

KENDALI: Economics and Social HumanitiesKENDALI: Economics and Social Humanities

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi green marketing digital yang diterapkan Avoskin dalam membangun brand image berkelanjutan di Indonesia. Pendekatan kualitatif deskriptif berbasis data sekunder digunakan untuk mengkaji konten pemasaran digital, praktik keberlanjutan, dan respons konsumen melalui berbagai platform seperti Instagram, TikTok, situs resmi Avoskin, serta industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Avoskin secara efektif mengintegrasikan elemen green product, green packaging, dan green promotion melalui kampanye digital seperti #LoveAvoskinLoveEarth dan program pengembalian kemasan. Komunikasi keberlanjutan yang konsisten dan didukung bukti konkret, seperti penggunaan kemasan kaca dan kolaborasi pengelolaan sampah, mampu meningkatkan kredibilitas merek dan memperkuat pembentukan brand image berkelanjutan. Data penjualan e-commerce yang menempatkan Avoskin sebagai salah satu brand terlaris semakin memperkuat efektivitas strategi tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi green marketing dan digital marketing berkontribusi signifikan terhadap reputasi dan kepercayaan konsumen pada merek skincare lokal.

Strategi green marketing digital Avoskin terbukti signifikan dalam membangun brand image berkelanjutan pada industri skincare lokal yang kompetitif, melalui praktik nyata seperti kemasan kaca, plastik berbasis tanaman, program daur ulang, dan kampanye.Pemanfaatan platform digital (Instagram, TikTok, situs resmi) memungkinkan penyampaian pesan keberlanjutan secara luas, transparan, dan interaktif, yang berkontribusi pada peningkatan penjualan, terbukti dari peringkat keempat dengan omzet Rp 5,9 miliar dalam 18 hari.Namun, penelitian mengidentifikasi tantangan seperti risiko greenwashing, kebutuhan transparansi yang lebih tinggi, dan dinamika algoritma digital yang memengaruhi jangkauan pesan, yang perlu dikelola untuk mempertahankan kredibilitas strategi.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana persepsi konsumen dari berbagai kelompok usia, terutama generasi Z dan milenial, menanggapi klaim green marketing Avoskin dan dampaknya terhadap keputusan pembelian, sehingga mengidentifikasi perbedaan preferensi yang lebih detail. Selain itu, studi eksperimental dapat menguji efektivitas personalisasi konten berbasis algoritma pada platform digital dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konsumen terhadap pesan keberlanjutan, sehingga memberikan panduan praktis bagi merek dalam mengoptimalkan strategi pemasaran. Selanjutnya, penelitian longitudinal dapat meneliti pengaruh pelaporan transparan tentang inisiatif keberlanjutan (misalnya laporan tahunan sustainability) terhadap tingkat kepercayaan merek dan loyalitas konsumen selama beberapa tahun, untuk mengevaluasi manfaat jangka panjang dari transparansi dalam membangun brand image berkelanjutan.

  1. STRATEGI GREEN MARKETING DIGITAL AVOSKIN DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE BERKELANJUTAN DI INDONESIA | KENDALI:... asianpublisher.id/journal/index.php/kendali/article/view/1164STRATEGI GREEN MARKETING DIGITAL AVOSKIN DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE BERKELANJUTAN DI INDONESIA KENDALI asianpublisher journal index php kendali article view 1164
Read online
File size1.56 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test