UnmulUnmul
Mulawarman Dental JournalMulawarman Dental JournalRestorasi kelas V menyajikan tantangan bagi klinis karena tingginya risiko kebocoran mikro pada daerah servikal sekaligus adanya tuntutan estetika. Resin komposit single-shade merupakan material yang relatif baru di pasaran dan diklaim dapat menyamai semua warna gigi. Resin komposit bulk-fill diketahui menunjukkan stress penyusutan polimerisasi yang lebih rendah dan aplikasi yang lebih mudah. Tujuan: Mengetahui perbandingan kebocoran mikro resin komposit single-shade dengan resin komposit bulk-fill pada restorasi kelas V. Metode: Penelitian eksperimental dengan sampel 20 gigi premolar rahang atas, dibagi menjadi dua kelompok (n=10), dan dipreparasi kavitas kelas V dengan ukuran 3x3x3 mm. Kelompok A ditumpat dengan resin komposit single-shade, kelompok B ditumpat dengan resin komposit bulk-fill. Sampel dimasukkan ke inkubator dengan suhu 37°C selama 24 jam, kemudian dilakukan proses thermocycling manual pada suhu 5°C dan 55°C sebanyak 100x. Gigi direndam dalam metilen biru selama 24 jam. Sampel dipotong dengan menggunakan separating disc dalam arah bukal ke palatal, dan kebocoran mikro diamati dengan stereomikroskop perbesaran 40x. Hasil: Nilai skor rata-rata kebocoran mikro resin komposit single-shade lebih tinggi dibandingkan resin komposit bulk-fill. Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut (p<0,05).
Resin komposit single-shade memiliki kebocoran mikro yang lebih besar dibandingkan dengan resin komposit bulk-fill.Kebocoran mikro kavitas kelas V yang terbentuk pada resin komposit universal single shade dapat dilihat pada Gambar 3A dan resin komposit bulk fill pada Gambar 3B.Hasil kebocoran mikro resin komposit universal single shade dan resin komposit bulk fill dapat dilihat pada tabel 1.Berdasarkan data pada Tabel 1, terlihat bahwa nilai rata-rata kebocoran mikro resin komposit universal single shade, yaitu 4,90 lebih besar dibandingkan dengan resin komposit bulk fill, yaitu 3,90.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan berbagai jenis resin komposit bulk-fill dan single-shade, serta mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti waktu penyinaran dan teknik penumpatan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada kavitas kelas V dengan ukuran yang bervariasi untuk melihat pengaruh ukuran kavitas terhadap kebocoran mikro. Penelitian juga dapat dilakukan pada kavitas kelas V dengan berbagai kedalaman untuk melihat pengaruh kedalaman kavitas terhadap kebocoran mikro. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode penilaian kebocoran mikro yang lebih sensitif, seperti menggunakan mikroskop elektron atau teknik spektroskopi.
| File size | 697.02 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui identifikasi bahaya risiko kecelakaan kerja dokter gigi, terapis gigi dan mulut sehingga dapat diminimalisir.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui identifikasi bahaya risiko kecelakaan kerja dokter gigi, terapis gigi dan mulut sehingga dapat diminimalisir.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kolagen umumnya diekstraksi dari kulit atau tulang sapi atau babi, namun kontroversi agama dan risiko penularan penyakit memicu pencarian sumber kolagenKolagen umumnya diekstraksi dari kulit atau tulang sapi atau babi, namun kontroversi agama dan risiko penularan penyakit memicu pencarian sumber kolagen
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Informasi mengenai tren pemilihan metodologi penelitian dapat dijadikan salah satu acuan untuk membuat kebijakan yang bisa meningkatkan kualitas akademik.Informasi mengenai tren pemilihan metodologi penelitian dapat dijadikan salah satu acuan untuk membuat kebijakan yang bisa meningkatkan kualitas akademik.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Gingivitis merupakan penyakit peradangan pada jaringan gingiva yang banyak diderita masyarakat di Indonesia. Di Indonesia, gingivitis menduduki urutanGingivitis merupakan penyakit peradangan pada jaringan gingiva yang banyak diderita masyarakat di Indonesia. Di Indonesia, gingivitis menduduki urutan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Edukasi menggunakan video dapat memudahkan proses penyerapan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di TK KemalaEdukasi menggunakan video dapat memudahkan proses penyerapan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di TK Kemala
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Populasi seluruh masyarakat usia produktif antara 15-50 tahun di desa Lampeuneurut Gampong. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tindakan pemeliharaanPopulasi seluruh masyarakat usia produktif antara 15-50 tahun di desa Lampeuneurut Gampong. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tindakan pemeliharaan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil penelitian menunjukan nilai Sig. 000 (p0. 05). Di mana permainan media puzzle dapat mengembangkan suatu kreativitas dan motivasi dalam memecahkanHasil penelitian menunjukan nilai Sig. 000 (p0. 05). Di mana permainan media puzzle dapat mengembangkan suatu kreativitas dan motivasi dalam memecahkan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Analisa data menggunakan uji statistic Chi–squre. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan terbanyak pada kategori kurang baik 66,7%, sikap pada kategoriAnalisa data menggunakan uji statistic Chi–squre. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan terbanyak pada kategori kurang baik 66,7%, sikap pada kategori
Useful /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pendahuluan: Gingivitis merupakan inflamasi pada mukosa skuamosa atau gingiva atau jaringan lunak sekitar. Menurut Hasil Riskesdas Jateng Tahun 2018, KabupatenPendahuluan: Gingivitis merupakan inflamasi pada mukosa skuamosa atau gingiva atau jaringan lunak sekitar. Menurut Hasil Riskesdas Jateng Tahun 2018, Kabupaten
ITSCIENCEITSCIENCE Model pendampingan hukum yang dikembangkan terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan mengatasi hambatan struktural, administratif, dan sosial-budayaModel pendampingan hukum yang dikembangkan terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan mengatasi hambatan struktural, administratif, dan sosial-budaya
UnmulUnmul Tujuan: Mengetahui perbedaan status karies berdasarkan indeks DMF‑T antara masyarakat pengguna air void dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumberTujuan: Mengetahui perbedaan status karies berdasarkan indeks DMF‑T antara masyarakat pengguna air void dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumber
UnmulUnmul Perilaku mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan. Kontrol plak dilakukan secara mekanis dengan menyikat gigi dan membersihkan daerah interdental sertaPerilaku mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan. Kontrol plak dilakukan secara mekanis dengan menyikat gigi dan membersihkan daerah interdental serta