UnmulUnmul
Mulawarman Dental JournalMulawarman Dental JournalPendahuluan: Upaya dasar dalam kontrol plak dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara mekanis yaitu dengan sikat gigi dan dental floss untuk area interdental yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi dan kimiawi dengan menggunakan mouthwash. Selain itu terdapat salah satu metode perawatan yang fokus pada bakteri penyebab kerusakan gigi yaitu dengan terapi bakteri pengganti bagi bakteri yang menyebabkan kerusakan, seperti dengan menggunakan bakteri probiotik. Adanya pengetahuan yang baik mengenai dental floss dan probiotik oral sangatlah penting bagi mahasiswa kedokteran, terutama kedokteran gigi. Terjadinya perubahan pengetahuan dan sikap dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu melalui media massa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui media audio‑visual terhadap pengetahuan dan sikap terkait penggunaan dental floss dan probiotik oral. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre‑eksperimental dan rancangan one group pretest‑posttest tanpa kelompok kontrol. Data diperoleh sebanyak 60 sampel dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner online dan intervensi menggunakan video animasi. Hasil: Terdapat peningkatan nilai rata‑rata pengetahuan sebesar 8,47 menjadi 9,85 dan nilai rata‑rata sikap sebesar 48,27 menjadi 50,72. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan skor rata‑rata terkait pengetahuan (p value = 0,005) dan sikap (p value = 0,010) sebelum dan sesudah dilakukan edukasi menggunakan media video. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media audio‑visual terkait pengetahuan dan sikap penggunaan dental floss dan probiotik oral pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman angkatan 2020‑2021.
Edukasi menggunakan media audio‑visual secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap mahasiswa tentang penggunaan dental floss dan probiotik oral.Peningkatan score pengetahuan dan sikap tercapai setelah intervensi video animasi.Kesimpulan ini menegaskan peran media audio‑visual sebagai alat efektif dalam promosi kesehatan gigi dan mulut.
Bagaimana efektivitas penggunaan media audio‑visual yang lebih interaktif (misalnya dengan elemen gamifikasi) dibandingkan dengan video statis dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang dental floss dan probiotik oral; apakah kombinasi pelatihan praktis langsung setelah edukasi audio‑visual dapat memperkuat penerapan perilaku hygiene gigi; dan bagaimana perbedaan respons antara mahasiswa program medis dan non‑medis terhadap edukasi audio‑visual ini dapat mempengaruhi desain intervensi berbasis konteks di lingkungan perguruan tinggi.
| File size | 807.79 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Jumlah sampel sebanyak 61 siswa, terbagi menjadi 30 siswa kelompok intervensi dan 31 siswa kelompok kontrol. Hasil: Hasil uji Wilcoxon, menunjukkan bahwaJumlah sampel sebanyak 61 siswa, terbagi menjadi 30 siswa kelompok intervensi dan 31 siswa kelompok kontrol. Hasil: Hasil uji Wilcoxon, menunjukkan bahwa
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Adanya perbedaan yang bermakna antara distraksi menggunakan film kartun dan musik terhadap kecemasan anak usia 7 hingga 10 tahun pada pasien pencabutanAdanya perbedaan yang bermakna antara distraksi menggunakan film kartun dan musik terhadap kecemasan anak usia 7 hingga 10 tahun pada pasien pencabutan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proposional sampling sehingga jumlah responden sebanyak 50 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxonPengambilan sampel dilakukan dengan teknik proposional sampling sehingga jumlah responden sebanyak 50 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Cedera traumatik gigi (TDI) dan jaringan penyangga merupakan kasus yang sering terjadi pada anak-anak. Sekitar 30-40% anak-anak mengalami trauma pada gigiCedera traumatik gigi (TDI) dan jaringan penyangga merupakan kasus yang sering terjadi pada anak-anak. Sekitar 30-40% anak-anak mengalami trauma pada gigi
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Tema herbal dipilih karena tanaman herbal banyak digunakan oleh masyarakat dan belum pernah dilakukan pengujian sebelumnya. Kesimpulan: Tren pemilihanTema herbal dipilih karena tanaman herbal banyak digunakan oleh masyarakat dan belum pernah dilakukan pengujian sebelumnya. Kesimpulan: Tren pemilihan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kesehatan mulut sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan tubuh secara umum dan sangat mempengaruhi kualitas kehidupan, termasuk fungsi bicara, pengunyahan,Kesehatan mulut sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan tubuh secara umum dan sangat mempengaruhi kualitas kehidupan, termasuk fungsi bicara, pengunyahan,
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi anaknya. Edukasi menggunakan video dapat memudahkanPengetahuan ibu tentang kesehatan gigi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi anaknya. Edukasi menggunakan video dapat memudahkan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil: hasil analisis menggunakan uji Chi Square mendapatkan nilai p=0,002. Kesimpulan: simpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan tindakan pemeliharaanHasil: hasil analisis menggunakan uji Chi Square mendapatkan nilai p=0,002. Kesimpulan: simpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan tindakan pemeliharaan
Useful /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Resin akrilik memiliki keterbatasan seperti sifat menyerap cairan dalam jangka panjang. Pembersih seperti effervescent alkalin peroksida efektif untukResin akrilik memiliki keterbatasan seperti sifat menyerap cairan dalam jangka panjang. Pembersih seperti effervescent alkalin peroksida efektif untuk
UnmulUnmul Metode: Penelitian eksperimental semu dengan desain one group pretest and posttest, sebanyak 49 pelajar SMP Negeri 7 Muara Badak menjadi subjek penelitian.Metode: Penelitian eksperimental semu dengan desain one group pretest and posttest, sebanyak 49 pelajar SMP Negeri 7 Muara Badak menjadi subjek penelitian.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Sampel penelitian menggunakan accidental sampling yang berjumlah 30 responden. Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pemeriksaanSampel penelitian menggunakan accidental sampling yang berjumlah 30 responden. Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pemeriksaan
UnmulUnmul Latar belakang: Perilaku kontrol plak merupakan bentuk upaya pencegahan terjadinya penyakit periodontal. Perilaku mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan.Latar belakang: Perilaku kontrol plak merupakan bentuk upaya pencegahan terjadinya penyakit periodontal. Perilaku mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan.