AKABAAKABA
Jurnal Analisis HukumJurnal Analisis HukumSengketa konsumen adalah sengketa yang terjadi antara konsumen dan pelaku usaha dalam melakukan transaksi jual-beli. Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen untuk memberikan perlindungan hukum kepada konsumen. Namun, dalam pelaksanaannya ada pertentangan mengenai sifat putusan arbitrase yang seharusnya final dan binding, Undang-Undang Perlindungan Konsumen memberikan peluang kepada pihak yang merasa keberatan atas putusan dapat mengajukan upaya keberatan. Maka dari itu, dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penyelesaian sengketa konsumen melalui arbitrase dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, serta bagaimana bentuk penyelesaian konflik norma pada penyelesaian sengketa konsumen melalui arbitrase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya konflik norma antara Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa mengenai sifat putusan arbitrase yang final dan binding. Bentuk penyelesaian konflik norma adalah dengan menggunakan asas preferensi.
Penyelesaian sengketa konsumen melalui arbitrase diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen yang menjadi tugas Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), di mana prosedurnya dapat dimulai tanpa klausula arbitrase dan putusannya bersifat final dan mengikat namun masih dapat diajukan upaya keberatan ke pengadilan negeri.Di sisi lain, arbitrase menurut Undang-Undang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa harus didasarkan pada klausula arbitrase yang disepakati kedua belah pihak, dengan putusan yang benar-benar final dan mengikat tanpa ada upaya hukum lanjutan.Konflik norma antara kedua undang-undang tersebut merupakan konflik horizontal, dan penyelesaiannya dilakukan dengan menerapkan asas preferensi.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana mekanisme harmonisasi antara Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Arbitrase dapat dirumuskan ulang agar tidak memunculkan kebingungan hukum di lapangan, terutama terkait hak konsumen untuk mengajukan keberatan terhadap putusan arbitrase yang seharusnya final. Selanjutnya, perlu diteliti apakah penerapan asas preferensi berdasarkan lex specialis derogat legi generali benar-benar konsisten dalam putusan pengadilan, atau justru menimbulkan ketidakadilan karena mengabaikan prinsip kepastian hukum bagi pelaku usaha. Terakhir, studi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas sistem keberatan di pengadilan negeri terhadap putusan BPSK, apakah sistem ini justru menghambat efisiensi arbitrase sebagai alternatif penyelesaian sengketa yang cepat dan murah, serta bagaimana seharusnya kewenangan pengadilan didefinisikan ulang agar tidak merusak otonomi proses arbitrase yang disepakati secara eksplisit.
| File size | 292.37 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSOJS TV Sekolah sebagai media pembelajaran berbasis televisi mobile menawarkan solusi efektif untuk meningkatkan kreativitas guru dan memfasilitasi pembelajaranTV Sekolah sebagai media pembelajaran berbasis televisi mobile menawarkan solusi efektif untuk meningkatkan kreativitas guru dan memfasilitasi pembelajaran
OJSOJS Adapun hasil dari penelitian ini bahwa dengan penambahan pembuatan pojok baca di SDN 22 Kota Bengkulu adalah seluruh siswa dapat bersemangat untuk mengunjungiAdapun hasil dari penelitian ini bahwa dengan penambahan pembuatan pojok baca di SDN 22 Kota Bengkulu adalah seluruh siswa dapat bersemangat untuk mengunjungi
IPBIPB Tanah gambut terbakar dapat mendukung pertumbuhan kelapa sawit, yang menunjukkan bahwa tanah gambut memiliki kemampuan penyangga perubahan cepat dan bahwaTanah gambut terbakar dapat mendukung pertumbuhan kelapa sawit, yang menunjukkan bahwa tanah gambut memiliki kemampuan penyangga perubahan cepat dan bahwa
IPBIPB Terdapat perbedaan signifikan antara hasil perhitungan IKL menggunakan data eksisting daerah dengan hasil perhitungan oleh Kementerian Lingkungan HidupTerdapat perbedaan signifikan antara hasil perhitungan IKL menggunakan data eksisting daerah dengan hasil perhitungan oleh Kementerian Lingkungan Hidup
IPBIPB Data diproses menggunakan SPSS untuk memperoleh korelasi antara CO dan penggunaan lahan. Hasil penelitian membuktikan adanya hubungan yang sangat kuatData diproses menggunakan SPSS untuk memperoleh korelasi antara CO dan penggunaan lahan. Hasil penelitian membuktikan adanya hubungan yang sangat kuat
IPBIPB Pemerintah daerah memerlukan penentuan EQI Kabupaten Bekasi untuk memperoleh gambaran cepat tentang kondisi lingkungan di wilayah tersebut. Beragam faktorPemerintah daerah memerlukan penentuan EQI Kabupaten Bekasi untuk memperoleh gambaran cepat tentang kondisi lingkungan di wilayah tersebut. Beragam faktor
IPBIPB 546 PCA1 13.057 PCA2 – 7. 722 PCA4 (R² = 0,612), di mana PCA1 terdiri dari P tersedia, K tersedia, dan CEC; PCA2 terdiri dari kejenuhan dasar, populasi546 PCA1 13.057 PCA2 – 7. 722 PCA4 (R² = 0,612), di mana PCA1 terdiri dari P tersedia, K tersedia, dan CEC; PCA2 terdiri dari kejenuhan dasar, populasi
IPBIPB Hasil menunjukkan bahwa korelasi antara hotspot dengan tingkat muka air tanah sebesar –0,408 (p‑value 0,001) menandakan hubungan negatif moderat, sedangkanHasil menunjukkan bahwa korelasi antara hotspot dengan tingkat muka air tanah sebesar –0,408 (p‑value 0,001) menandakan hubungan negatif moderat, sedangkan
Useful /
POLTEKPELSULUTPOLTEKPELSULUT Bidang perhubungan merupakan sektor industri yang sangat komplek dengan berbagai jenis kompetensi yang dibutuhkan. Perhubungan tidak sekedar transportasi,Bidang perhubungan merupakan sektor industri yang sangat komplek dengan berbagai jenis kompetensi yang dibutuhkan. Perhubungan tidak sekedar transportasi,
POLTEKPELSULUTPOLTEKPELSULUT Penelitian ini bertujuan menemukan adanya. Penelitian ini melibatkan 60 partisipan taruna dan taruni di Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara yang mengambilPenelitian ini bertujuan menemukan adanya. Penelitian ini melibatkan 60 partisipan taruna dan taruni di Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara yang mengambil
MARANATHAMARANATHA Hal ini mengakibatkan pemulihan irama sinus secara langsung, resolusi perubahan repolarisasi, dan stabilisasi tekanan darah. Meskipun telah dilakukan penatalaksanaanHal ini mengakibatkan pemulihan irama sinus secara langsung, resolusi perubahan repolarisasi, dan stabilisasi tekanan darah. Meskipun telah dilakukan penatalaksanaan
UNYUNY Diperlukan peluang dan motivasi khusus yang disesuaikan untuk meningkatkan perilaku positif, termasuk integrasi Pili dalam kegiatan lingkungan sekolah.Diperlukan peluang dan motivasi khusus yang disesuaikan untuk meningkatkan perilaku positif, termasuk integrasi Pili dalam kegiatan lingkungan sekolah.