WIRARAJAWIRARAJA
Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan)Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan)Artikel ini membahas tentang kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja dan dampaknya terhadap pekerja dan perusahaan. Kecelakaan kerja dapat menyebabkan cedera fisik, bahkan kematian atau kecacatan seumur hidup, serta kerusakan harta benda. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor pribadi yang berkaitan dengan perilaku aman pekerja, khususnya pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitis dan sampel populasi total dari 35 pekerja di PT X Gresik, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang kuat antara pengetahuan (r = 0,377) dengan perilaku aman berada dalam kategori rendah, sedangkan hubungan antara keterampilan (r = 0,470) dengan perilaku aman berada dalam kategori sedang.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan antara pengetahuan dan perilaku aman berada dalam kategori rendah, sedangkan hubungan antara keterampilan dan perilaku aman berada dalam kategori sedang.Wawancara dengan supervisor menunjukkan bahwa pekerja memahami risiko dan mengetahui tentang keselamatan kerja.Namun, keterampilan mereka dalam merespons darurat masih tidak merata.Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan respons darurat dan pengenalan bahaya, serta peran kepemimpinan dan iklim keselamatan yang kuat dalam meningkatkan perilaku aman pekerja.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut faktor-faktor psikologis dan individual yang mempengaruhi perilaku aman pekerja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan dan iklim keselamatan dalam meningkatkan perilaku aman pekerja. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan program keselamatan yang efektif dengan mempertimbangkan motivasi, keinginan, dan sikap pekerja. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan respons darurat dan pengenalan bahaya dalam meningkatkan perilaku aman pekerja.
- Hubungan antara Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan Perilaku Tidak Aman Pekerja Konstruksi... doi.org/10.30872/jkmm.v3i1.6271Hubungan antara Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja K3 dengan Perilaku Tidak Aman Pekerja Konstruksi doi 10 30872 jkmm v3i1 6271
- Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Tidak Aman Pada Pekerja Di PT. PLN (Persero) UlP Daya | Window of... doi.org/10.33096/woph.v4i1.451Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Tidak Aman Pada Pekerja Di PT PLN Persero UlP Daya Window of doi 10 33096 woph v4i1 451
- Indonesian Journal for Health Sciences. relationship belief experience knowledge attitudes toward safety... journal.umpo.ac.id/index.php/IJHS/article/view/614Indonesian Journal for Health Sciences relationship belief experience knowledge attitudes toward safety journal umpo ac index php IJHS article view 614
- Building Safer Workplaces: Unveiling the Impact of Safety Leadership Styles in the Construction Industry.... mdpi.com/2076-3387/14/9/212Building Safer Workplaces Unveiling the Impact of Safety Leadership Styles in the Construction Industry mdpi 2076 3387 14 9 212
| File size | 986.2 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIK SAMSTIK SAM Analisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis korelasi peringkat Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat pada pasienAnalisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis korelasi peringkat Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat pada pasien
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Kesimpulan: Penerapan layanan kesehatan multidisiplin dalam keperawatan efektif dalam membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan holistik,Kesimpulan: Penerapan layanan kesehatan multidisiplin dalam keperawatan efektif dalam membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan holistik,
UTUUTU Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dan cross sectional. Variabel yang diukur adalah berat badan, tinggi badan, dan konsumsi harian makronutrienPenelitian ini menggunakan desain kuantitatif dan cross sectional. Variabel yang diukur adalah berat badan, tinggi badan, dan konsumsi harian makronutrien
UTUUTU Temuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan ISPA melalui edukasi dan promosi kesehatan di Puskesmas dan masyarakat. Dari hasil penelitian,Temuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan ISPA melalui edukasi dan promosi kesehatan di Puskesmas dan masyarakat. Dari hasil penelitian,
UNUSIDAUNUSIDA Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan informasi yang disertai dengan visualisasi dan memanfaatkan semiotika secara signifikan lebih efektif dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa paparan informasi yang disertai dengan visualisasi dan memanfaatkan semiotika secara signifikan lebih efektif dalam
LITERASISAINSLITERASISAINS Faktor pendukung keberhasilan meliputi keterlibatan aktif tenaga kesehatan dan penerimaan positif masyarakat terhadap edukasi berbasis komunitas. KesimpulanFaktor pendukung keberhasilan meliputi keterlibatan aktif tenaga kesehatan dan penerimaan positif masyarakat terhadap edukasi berbasis komunitas. Kesimpulan
UMPARUMPAR Dalam pelaksanaannya hanya ada internal atau eksternal yang mempengaruhi sehingga menimbulkan ketidakberdayaan dalam pengelolaan ruang terbuka hijau. FaktorDalam pelaksanaannya hanya ada internal atau eksternal yang mempengaruhi sehingga menimbulkan ketidakberdayaan dalam pengelolaan ruang terbuka hijau. Faktor
SINERGISSINERGIS Desain penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi 90 ibu yang memiliki anak bawah usia dua tahun. Setelah memakaiDesain penelitian ini menggunakan korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi 90 ibu yang memiliki anak bawah usia dua tahun. Setelah memakai
Useful /
WIRARAJAWIRARAJA Metode yang digunakan adalah penelitian analitis pre-eksperimen satu kelompok pre-test post-test dengan total sampling sebanyak 12 responden. Hasil analisisMetode yang digunakan adalah penelitian analitis pre-eksperimen satu kelompok pre-test post-test dengan total sampling sebanyak 12 responden. Hasil analisis
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Arah penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi variabel tambahan seperti efisiensi ekologi dan tanggung jawab sosial perusahaan untuk lebih memperkayaArah penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi variabel tambahan seperti efisiensi ekologi dan tanggung jawab sosial perusahaan untuk lebih memperkaya
SINERGISSINERGIS Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa sebesar 54,54% dan masuk dalam kategori cukup. Perlu adanya penelitian lebih lanjut pada gigi yang dilakukanBerdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa sebesar 54,54% dan masuk dalam kategori cukup. Perlu adanya penelitian lebih lanjut pada gigi yang dilakukan
SINERGISSINERGIS Alat ini perlu mengalami modifikasi dengan tingkat keakuratan yang tepat dan memudahkan untuk pengukuran tinggi lutut pada pasien bedrest. Tujuan dariAlat ini perlu mengalami modifikasi dengan tingkat keakuratan yang tepat dan memudahkan untuk pengukuran tinggi lutut pada pasien bedrest. Tujuan dari