AFEKSIAFEKSI

Kognisi: Jurnal Ilmu KeguruanKognisi: Jurnal Ilmu Keguruan

Penguasaan kosa kata adalah salah satu faktor kunci dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris, terutama bagi mahasiswa yang belajar bahasa asing di tingkat perguruan tinggi. Namun, berdasarkan observasi terhadap mahasiswa semester dua di Program Studi Agribisnis Manajemen di Politeknik Negeri Lampung, ditemukan bahwa kosa kata terbatas masih menjadi hambatan utama dalam kemampuan mereka untuk menyusun kalimat yang bervariasi secara efektif. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan aplikasi Memrise sebagai media berbasis digital untuk pembelajaran kosa kata. Memrise dipilih karena fitur interaktifnya yang memungkinkan mahasiswa belajar dan mengingat kosa kata baru secara lebih efektif melalui pendekatan gamifikasi dan repetisi terpencil. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada sekelompok mahasiswa yang menerima pengobatan menggunakan Memrise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Memrise memiliki efek positif yang signifikan terhadap peningkatan kosa kata mahasiswa. Setelah pengobatan, mahasiswa mampu menggunakan berbagai kosa kata yang lebih luas dalam menyusun kalimat, yang langsung berkontribusi pada kompleksitas dan keragaman struktur kalimat yang mereka hasilkan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran bahasa dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam memperkaya kosa kata yang mendukung keterampilan komunikasi bahasa Inggris mereka.

Implementasi aplikasi Memrise terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Inggris mahasiswa.Pada siklus pertama, partisipasi mahasiswa relatif rendah, tercermin dalam keterlibatan mereka yang terbatas dalam menjawab pertanyaan, mencatat hasil diskusi, dan merespons presentasi kelompok lain.Setelah perbaikan dilakukan pada siklus kedua, mahasiswa menunjukkan peningkatan keterlibatan yang signifikan, pemahaman materi yang lebih baik, dan skor rata-rata belajar yang lebih tinggi.Temuan ini menunjukkan bahwa Memrise tidak hanya meningkatkan akuisisi kosa kata tetapi juga mendorong partisipasi aktif, berpikir kritis, dan pembelajaran kolaboratif di antara mahasiswa.Oleh karena itu, Memrise dapat menjadi media alternatif yang efektif dalam pembelajaran kosa kata untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif di pendidikan tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan metode pembelajaran kosa kata yang lebih inovatif dan interaktif. Studi ini dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital lainnya, seperti aplikasi mobile atau platform online, untuk meningkatkan akuisisi kosa kata dan keterampilan komunikasi bahasa Inggris mahasiswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari penggunaan Memrise terhadap retensi kosa kata dan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan kosa kata dalam konteks yang berbeda. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang manfaat dan keterbatasan penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa, serta membantu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0033-2909.132.3.354APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0033 2909 132 3 354
  2. Smartphones and language learning. smartphones language learning skip main content loading files emerging... scholarspace.manoa.hawaii.edu/handle/10125/44607Smartphones and language learning smartphones language learning skip main content loading files emerging scholarspace manoa hawaii edu handle 10125 44607
Read online
File size216.54 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test