UNYUNY

JIPSINDOJIPSINDO

Program pendidikan kesetaraan merupakan upaya penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat berpartisipasi dalam pendidikan formal. Di Kabupaten Tebo, khususnya di PKBM Sultan Thaha Saipudin, partisipasi komunitas berperan strategis dalam keberhasilan program ini. Namun, keterlibatan komunitas masih perlu ditingkatkan dalam berbagai aspek pelaksanaan agar tujuan pendidikan kesetaraan dapat dicapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk partisipasi komunitas dalam program pendidikan kesetaraan serta strategi pemerintah dalam mendukung pelaksanaannya. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan secara keseluruhan bentuk partisipasi komunitas dan dukungan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi komunitas tidak hanya berupa dukungan finansial, melainkan juga penyediaan fasilitas dan infrastruktur, pemanfaatan program, serta penyediaan ide dan saran konstruktif. Pemerintah Desa Aburan Batang Tebo secara aktif mengalokasikan anggaran untuk pelatihan keterampilan dan modal usaha bagi partisipan program. Selain itu, kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dinas PMD, dan dunia usaha serta industri memberikan pelatihan teknis dan dukungan signifikan. Sinergi antara pemerintah desa, mitra swasta, dan komunitas menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi aktif dan keberhasilan program pendidikan kesetaraan, yang berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan warga.

Partisipasi komunitas dalam program pendidikan kesetaraan di PKBM Sultan Thaha Saipudin terlihat melalui penyediaan fasilitas dan infrastruktur, pemanfaatan program, dan sumbangan ide serta saran.Pemerintah Desa Aburan Batang Tebo mendukung program ini dengan alokasi anggaran untuk pelatihan keterampilan dan modal usaha.Kerjasama dengan Dinas Pendidikan, Dinas PMD, serta dunia usaha dan industri juga memberikan pelatihan dan bantuan teknis yang diperlukan.

Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada evaluasi kuantitatif dampak partisipasi komunitas terhadap peningkatan tingkat kelulusan di PKBM, sehingga dapat diukur secara objektif kontribusi program ini terhadap kualitas pendidikan. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti perubahan indeks pembangunan manusia (IPM) di desa yang secara aktif terlibat dalam program kesetaraan, guna mengidentifikasi korelasi jangka panjang antara partisipasi komunitas dan kemajuan sosial-ekonomi. Selanjutnya, riset dapat mengeksplorasi peran teknologi digital sebagai alat pendukung pelatihan dan pemantauan partisipasi, sehingga dapat meningkatkan efektivitas intervensi dan memperluas jangkauan program ke daerah terpencil.

Read online
File size234.45 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test