DRIYARKARADRIYARKARA
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARADISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARATulisan ini hendak mengkaji dan mengevaluasi pemikiran Habermas tentang reß eksi hermeneutis sebagai suatu metodologi ilmu sosial sebagaimana tertuang dalam karyanya Zur Logik der Sozialwissenschaften (On The Logic of The Social Sciences). Bertitik tolak dari pendekatan teori tindakan (theory of action) yang berfokus pada proses menelusuri dan memahami tindakan yang disengaja (intentional action), Habermas mengembangkan pendekatan reß eksi hermeneutis yang menekankan pentingnya pengalaman komunikatif antara peneliti dan subjek yang diteliti. Pendekatan ini memiliki daya emansipatoris karena mendorong peneliti untuk menelanjangi realitas sosial yang diteliti sehingga unsur-unsur ideologis yang mengandaikan begitu saja kondisi subjek yang diteliti dapat teridentifikasi. Namun, terlepas dari segala keunggulannya, pemikiran Habermas ini patut dievaluasi secara kritis karena memuat beberapa hal yang problematik ketika ditinjau melalui kacamata ontologi, metodologi/metode, dan aksiologi.
Kerangka pemikiran Habermas tentang refleksi hermeneutik menawarkan kontribusi penting bagi ilmu sosial, namun kesimpulannya menegaskan bahwa pendekatan ini masih memiliki kelemahan metodologis yang membuatnya kurang relevan dalam praktik penelitian ilmu sosial.Ia menegaskan bahwa refleksi hermeneutik tidak menyertakan prosedur konkret bagi peneliti, sehingga muncul ketidakpastian tentang validitas pemahaman yang diperoleh.Dengan demikian, Habermas perlu dilengkapi dengan mekanisme integrasi antara dimensi konstitutif dan kontekstual dalam penelitian guna meningkatkan keberlanjutan dan ketelitian metode.
Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana integrasi mekanisme kontekstual dan konstitutif dapat dimodelkan secara praktis agar refleksi hermeneutik dapat memberikan panduan metodologis yang konkret bagi peneliti, misalnya melalui pembuatan kerangka kerja hybrid yang menggabungkan prosedur empirik dengan latihan refleksi kritis. Kedua, studi berikutnya dapat mengeksplorasi dampak aplikasi refleksi hermeneutik terhadap kualitas kebijakan publik di Indonesia, khususnya dalam bidang ekonomi dan hak asasi manusia, dengan membandingkan hasil kebijakan yang dihasilkan melalui pendekatan tradisional dan pendekatan berbasis refleksi. Ketiga, saran penelitian selanjutnya adalah mengkaji peran partisipasi publik dalam proses refleksi hermeneutik, mengembangkan metode fasilitasi diskusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, untuk memvalidasi bahwa proses komunikasi intersubjektif dapat memangku perspektif yang lebih inklusif dan menumbuhkan konsensus sosial yang lebih kuat.
| File size | 480.25 KB |
| Pages | 35 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini bertujuan menganalisis demonstrasi jalan sebagai praktik politik masyarakat sipil yang merespons melemahnya kepercayaan terhadap saluranPenelitian ini bertujuan menganalisis demonstrasi jalan sebagai praktik politik masyarakat sipil yang merespons melemahnya kepercayaan terhadap saluran
UAIUAI Temuan mengimplikasikan musik dapat menjadi media advokasi kultural untuk menyoroti pelanggaran hak asasi manusia, dan disarankan penelitian lanjutan menganalisisTemuan mengimplikasikan musik dapat menjadi media advokasi kultural untuk menyoroti pelanggaran hak asasi manusia, dan disarankan penelitian lanjutan menganalisis
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Implementasi Danu Kerthi bersama mekanisme Pay‑As‑You‑Go meningkatkan kepatuhan pembayaran dan mengurangi ketergantungan pada subsidi pemerintah.Implementasi Danu Kerthi bersama mekanisme Pay‑As‑You‑Go meningkatkan kepatuhan pembayaran dan mengurangi ketergantungan pada subsidi pemerintah.
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta artikel jurnal nasional yang relevan dalam tujuhData diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta artikel jurnal nasional yang relevan dalam tujuh
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi yang tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga kritis dan kreatif.Perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi yang tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga kritis dan kreatif.
UNIVEDUNIVED Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya strategi politik yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemenangan serta faktor-faktorKeberhasilan ini menunjukkan pentingnya strategi politik yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemenangan serta faktor-faktor
DRIYARKARADRIYARKARA Penyebaran disinformasi digital merupakan ancaman signifikan terhadap keandalan sumber informasi yang telah mapan, sehingga meruntuhkan fondasi kepercayaanPenyebaran disinformasi digital merupakan ancaman signifikan terhadap keandalan sumber informasi yang telah mapan, sehingga meruntuhkan fondasi kepercayaan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Studi ini juga mengeksplorasi kontribusi fikih peradaban terhadap Al-Nahdlah Al-Tsaniyah, yang mencerminkan pergeseran paradigmatik dalam pemahaman danStudi ini juga mengeksplorasi kontribusi fikih peradaban terhadap Al-Nahdlah Al-Tsaniyah, yang mencerminkan pergeseran paradigmatik dalam pemahaman dan
Useful /
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak milik secara normatif telah diatur secara komprehensif, namun implementasinya masihHasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak milik secara normatif telah diatur secara komprehensif, namun implementasinya masih
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan partisipatif dan transformasional yang dipadukan dengan manajemen pendidikan inovatif mampu menciptakanHasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan partisipatif dan transformasional yang dipadukan dengan manajemen pendidikan inovatif mampu menciptakan
DRIYARKARADRIYARKARA Latour menolak ontologi dan epistemologi kaku yang sudah ditetapkan oleh paradigma modern dan menawarkan sebuah paradigma non‑modern yang menolak dikotomiLatour menolak ontologi dan epistemologi kaku yang sudah ditetapkan oleh paradigma modern dan menawarkan sebuah paradigma non‑modern yang menolak dikotomi
DRIYARKARADRIYARKARA Meskipun spesifikasi historis Amerika Utara dan Eropa sangat berguna untuk merumuskan ras dan rasialisasi, sebagian besar karya ini gagal memahami kompleksitasMeskipun spesifikasi historis Amerika Utara dan Eropa sangat berguna untuk merumuskan ras dan rasialisasi, sebagian besar karya ini gagal memahami kompleksitas