STIFARSTIFAR

Media Farmasi IndonesiaMedia Farmasi Indonesia

Hernia merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh pasien rawat inap dan rawat jalan, menempati tempat ke-14 dalam daftar penyakit paling sering di Indonesia. Pada tahun 2021, penyakit ini melibatkan 20.400 pasien, dan di Kota Madiun, hernia menjadi penyakit ke-8 paling sering ditangani di rumah sakit daerah Dr. Soedono dengan 286 pasien atau 2,45% dari total pasien rawat inap tahun 2019. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah hernia di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Madiun. Pendekatan yang digunakan bersifat cross‑sectional dengan analisis data retrospektif, memanfaatkan catatan medis pasien yang berusia ≥18 tahun, terdiagnosa hernia, dan menjalani operasi bedah. Hasilnya menunjukkan terdapat 100 pasien, di mana 93% pria dan 7% wanita; dominasi usia 65 tahun ke atas sebesar 58%. Antibiotik dengan penggunaan teratas adalah cefazolin (72% pasien), diikuti ampicilin (10%), ceftriaxone (13%), cefixime (4%) dan ciprofloxacin (1%). DDD cefazolin mencapai 17,05 per 100 hari rawat inap, menandakan penggunaan yang konsisten dengan regulasi Menkes 2021. Kesimpulannya, pemberian cefazolin secara intravena pada 72 pasien sesuai dosis 2 gram 60 menit sebelum operasi adalah tepat secara klinis dan kebijakan.

Penggunaan cefazolin secara intravena pada 72 pasien dianggap tepat dan sesuai dengan regulasi Kemenkes 2021.Metode ATC/DDD menunjukkan cefazolin memiliki konsumsi tertinggi di rumah sakit ini.Penerapan profilaksis antibiotik berjalan sesuai rekomendasi kebijakan kesehatan nasional.

Penelitian lanjutan dapat meneliti efek jangka panjang penggunaan cefazolin terhadap resistensi bakteri pada pasien bedah hernia, untuk memastikan keberlanjutan kebijakan antibiotik profilaksis; selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif mengamati perbedaan hasil infeksi luka antara pasien yang diberi single dose versus multiple dosing; terakhir, analisis ekonomi dapat dikembangkan untuk menilai biaya keseluruhan penggunaan antibiotik dan dampaknya terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah.

Read online
File size522.65 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test