UINSAUINSA

Islamica: Jurnal Studi KeislamanIslamica: Jurnal Studi Keislaman

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana manuskrip Quran suci di Madura, Indonesia, tertanam dalam narasi mitologis lokal dan dikuasai menjadi sumber budaya serta ekonomi. Manuskrip-manu skrip ini, meskipun dianggap sebagai artefak keagamaan, juga berfungsi sebagai teks hidup yang menyebarkan makna dan kekuatan dalam konteks spiritual, budaya, dan pariwisata. Dengan pendekatan kualitatif yang meliputi observasi partisipan dan wawancara semi‑struktural dengan penjaga manuskrip, pemuka agama, dan pengunjung, penelitian ini menganalisis bagaimana cerita asal usul ajaib—seperti manuskrip yang ditulis dalam satu malam atau di bawah air—membentuk persepsi publik dan menambah nilai simbolik. Temuan menunjukkan bahwa narasi-narasi ini tidak hanya menjadi ekspresi kepercayaan, tetapi juga strategi pelestarian budaya dan komodifikasi, memtransformasikan teks suci menjadi objek warisan yang menarik wisatawan serta membangkitkan kebanggaan komunitas. Penelitian ini memberikan pemahaman lebih luas tentang bagaimana warisan keagamaan di masyarakat Muslim terus diinterpretasikan melalui narasi, ekonomi, dan identitas lokal.

Manuskrip Quran di Madura berfungsi lebih dari sekadar artefak keagamaan.mereka menjadi pusat konstruksi sosial di mana mitos, keyakinan, dan ekonomi budaya bersinggungan.Narasi ajaib yang melingkupi manuskrip ini tidak netral, melainkan merupakan hasil kerja budaya yang terus diciptakan, dinegosiasikan, dan dipresentasikan dalam konteks tertentu.Melalui lensa kehidupan sosial barang, manuskrip tersebut mengalir dalam aliran nilai spiritual, ekonomi, dan simbolik, menjadi komoditas pariwisata sambil tetap mempertahankan nilai keagamaan.

Pertama, lakukan studi komparatif tentang manuskrip Quran di pulau-pulau lain di Indonesia untuk mengidentifikasi pola narasi yang serupa atau perbedaan lokal, sehingga dapat memahami dimensi regional. Kedua, teliti dampak jangka panjang dari pariwisata budaya terhadap pemeliharaan manuskrip, termasuk analisis ekonomi dan etika komodifikasi, guna mengembangkan kebijakan pelestarian yang seimbang. Ketiga, eksplorasi potensi digitalisasi manuskrip beserta rekonstruksi narasi melalui platform multimedia untuk memperluas akses publik sekaligus memperkuat kesadaran budaya, sambil memperhatikan keamanan dan keautentikan materi. Pendekatan ini akan membuka ruang bagi pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran manuskrip Quran dalam dinamika sosial, ekonomi, dan budaya di Indonesia masing‑masing.

  1. Qur’anic Manuscripts, Mythmaking, and the Cultural Economy in Madura | Islamica: Jurnal Studi Keislaman.... doi.org/10.15642/islamica.2025.20.1.96-115QurAoanic Manuscripts Mythmaking and the Cultural Economy in Madura Islamica Jurnal Studi Keislaman doi 10 15642 islamica 2025 20 1 96 115
  2. Simulacra and Simulation | University of Michigan Press. simulacra simulation university michigan press... press.umich.edu/Books/S/Simulacra-and-SimulationSimulacra and Simulation University of Michigan Press simulacra simulation university michigan press press umich edu Books S Simulacra and Simulation
  3. Religious and Cultural Embodiment in the Land of Osing: A Portrait of Hadrami Community in Banyuwangi,... islamica.uinsa.ac.id/index.php/islamica/article/view/1090Religious and Cultural Embodiment in the Land of Osing A Portrait of Hadrami Community in Banyuwangi islamica uinsa ac index php islamica article view 1090
  4. DOI Name 10.1163 Values. doi name values index type timestamp data email 08z doiadmin cnri reston va... doi.org/10.1163DOI Name 10 1163 Values doi name values index type timestamp data email 08z doiadmin cnri reston va doi 10 1163
Read online
File size402.07 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test