UBBUBB
Equity: Jurnal EkonomiEquity: Jurnal EkonomiPenelitian ini bertujuan menganalisis pola pertumbuhan ekonomi di provinsi Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Riau, Kepulauan Riau, Kep. Bangka Belitung, dan Jambi. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh data dan informasi dan menilai seberapa tinggi dan seberapa rendah tingkat pertumbuhan ekonomi di provinsi-provinsi tersebut, serta apakah terdapat perbedaan tingkat kemiskinan di daerah tersebut. Dengan menggunakan metode klasifikasi, dikaji pula persebaran aglomerasi industri di wilayah tersebut. Penelitian ini mengumpulkan data ekonomi dari departemen statistik pusat dan menggunakan klasifikasi Klassen dengan data yang telah dianalisis. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa 57,14 persen provinsi Sumatera Selatan termasuk dalam kategori pengembangan tetapi terdepresi, dan hanya provinsi Sumatera Selatan yang memiliki indeks aglomerasi industri tinggi. Masyarakat di Bengkulu memiliki tingkat kemiskinan tertinggi, sementara kebijakan pemerintah perlu menolong sektor industri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,14 % provinsi Sumatera Selatan termasuk dalam kategori pengembangan tetapi terdepresi menurut klasifikasi Klassen.Sebagian besar provinsi mengalami aglomerasi industri yang tidak merata, dengan Sumatera Selatan memiliki indeks aglomerasi tertinggi.Tingkat kemiskinan tertinggi terdapat di Bengkulu, menandakan korelasi negatif antara pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan.Disarankan pemerintah meningkatkan peran sektor sekunder dan tersier untuk memperkuat aglomerasi industri di provinsi lain.
Sebelum membuat kebijakan baru, perlu dilakukan penelitian kuantitatif guna mengukur dampak jangka panjang aglomerasi industri terhadap tingkat kemiskinan di provinsi-provinsi Sumatera Selatan, sehingga dapat diidentifikasi variabel kunci yang mempengaruhi perbaikan kesejahteraan. Selanjutnya, penelitian eksperimental dapat dilaksanakan untuk menilai efektivitas program pelatihan tenaga kerja di sektor industri terkait, dengan menanyakan apakah peningkatan keterampilan meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan, yang pada akhirnya dapat menurunkan kemiskinan. Akhirnya, kajian komparatif dapat diprakarsai antara provinsi Sumatera yang memiliki indeks aglomerasi berbeda guna menentukan praktik terbaik, sehingga kebijakan berbasis bukti dapat dikembangkan secara sistematis dan berkelanjutan.
| File size | 349.35 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
KOMPETIFKOMPETIF Through a mix-methods triangulation approach, the research elucidates the synergy between strategic strengths and institution effectiveness. Pearson correlationThrough a mix-methods triangulation approach, the research elucidates the synergy between strategic strengths and institution effectiveness. Pearson correlation
KOMPETIFKOMPETIF Budaya kerja kolaboratif memupuk kepercayaan, kerja sama, dan tanggung jawab bersama, yang sangat penting untuk manajemen pengetahuan yang efektif danBudaya kerja kolaboratif memupuk kepercayaan, kerja sama, dan tanggung jawab bersama, yang sangat penting untuk manajemen pengetahuan yang efektif dan
KOMPETIFKOMPETIF Sedangkan untuk perusahaan, disarankan agar menggunakan lebih banyak modal sendiri daripada modal asing, karena semakin tinggi modal asing yang diperolehSedangkan untuk perusahaan, disarankan agar menggunakan lebih banyak modal sendiri daripada modal asing, karena semakin tinggi modal asing yang diperoleh
UBBUBB Kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan produksi barang dan jasa sebagian besar didukung oleh listrik sebagai sumber energi. Oleh karena itu, terdapat hubunganKegiatan ekonomi yang berkaitan dengan produksi barang dan jasa sebagian besar didukung oleh listrik sebagai sumber energi. Oleh karena itu, terdapat hubungan
UBBUBB Analisis SWOT menunjukkan bahwa spanduk memiliki keunggulan sebagai sarana informasi yang hemat biaya dan bukti fisik kepatuhan, namun juga memiliki kelemahanAnalisis SWOT menunjukkan bahwa spanduk memiliki keunggulan sebagai sarana informasi yang hemat biaya dan bukti fisik kepatuhan, namun juga memiliki kelemahan
UBBUBB Selain itu, kondisi Optimal Good Health Operational (BOK) terdapat di wilayah Sulawesi Tenggara melalui program unggulan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak.Selain itu, kondisi Optimal Good Health Operational (BOK) terdapat di wilayah Sulawesi Tenggara melalui program unggulan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak.
PPSUNIYAPPPSUNIYAP Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, strategi pemasaran digital dan penetapan harga yang sesuai dengan etika Islam memiliki pengaruh signifikanHasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, strategi pemasaran digital dan penetapan harga yang sesuai dengan etika Islam memiliki pengaruh signifikan
DINIYAHDINIYAH Minat remaja dalam mengikuti kegiatan keagamaan ini sangat sangat berkurang bahkan daya minta sudah tidak ada. Dan menyarankan kepada segenap remaja agarMinat remaja dalam mengikuti kegiatan keagamaan ini sangat sangat berkurang bahkan daya minta sudah tidak ada. Dan menyarankan kepada segenap remaja agar
Useful /
UBBUBB ➢ Sektor Transportasi dan Pergudangan (LQ 2,529). ➢ Sektor Pertambangan dan Penggalian (LQ 1. ➢ Sektor Administrasi Pemerintahan, Tanah dan Jaminan➢ Sektor Transportasi dan Pergudangan (LQ 2,529). ➢ Sektor Pertambangan dan Penggalian (LQ 1. ➢ Sektor Administrasi Pemerintahan, Tanah dan Jaminan
IPTSIPTS Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan, (1) siklus I pertemuan pertama rata-rata 57,14 (8 siswa lulus),Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan, (1) siklus I pertemuan pertama rata-rata 57,14 (8 siswa lulus),
IPTSIPTS Indikator Kemampuan menyelesaikan soal-soal kelipatan dan faktor bilangan diperoleh nilai rata-rata 63 Baik. Indikator Usaha untuk belajar kelipatan danIndikator Kemampuan menyelesaikan soal-soal kelipatan dan faktor bilangan diperoleh nilai rata-rata 63 Baik. Indikator Usaha untuk belajar kelipatan dan
IPTSIPTS Hal ini terbukti dengan rata-rata hasil belajar yang mencapai KKM pada pembelajaran dengan menerapkan model discovery learning mencapai 85,00, lebih tinggiHal ini terbukti dengan rata-rata hasil belajar yang mencapai KKM pada pembelajaran dengan menerapkan model discovery learning mencapai 85,00, lebih tinggi