KOMPETIFKOMPETIF

Jurnal Daya SaingJurnal Daya Saing

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar pengaruh ukuran perusahaan, likuiditas, dan fixed asset ratio secara bersama-sama dan parsial terhadap struktur modal dengan 30 sampel di perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh dan tidak signifikan, likuiditas memiliki efek negatif dan signifikan, sedangkan fixed asset ratio memiliki efek positif dan signifikan terhadap struktur modal. Secara simultan, variabel-variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variabel dan sampel penelitian. Sedangkan untuk perusahaan, disarankan agar menggunakan lebih banyak modal sendiri daripada modal asing, karena semakin tinggi modal asing yang diperoleh perusahaan, semakin tinggi pula tingkat pengembalian utang yang harus dilakukan.

Berdasarkan penelitian dan olahan data, dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan yang diproksikan dengan Size, likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR), dan Fixed Asset Ratio yang diproksikan dengan (FAR) secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan terhadap Struktur Modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) pada sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2016.Ukuran perusahaan yang diproksikan dengan Size tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER).Likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER).Fixed Asset Ratio yang diproksikan dengan (FAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER).

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mempertimbangkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi struktur modal, seperti profitabilitas, risiko bisnis, dan usia perusahaan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada sektor industri yang berbeda untuk melihat apakah hasil penelitian ini konsisten atau tidak. Penelitian juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode analisis yang lebih kompleks, seperti analisis jalur (path analysis) atau analisis regresi berganda (multiple regression analysis) untuk melihat pengaruh relatif dari masing-masing variabel terhadap struktur modal. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dan mendalam dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal perusahaan.

Read online
File size252.6 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test