KOMPETIFKOMPETIF

Jurnal Daya SaingJurnal Daya Saing

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan terhadap konten Instagram, dan dokumentasi berupa tangkapan layar profil akun dan postingan kolaboratif. Informan terdiri dari pemilik UMKM, mikro-influencer yang terlibat dalam kolaborasi, dan audiens Instagram, dengan identitas disamarkan untuk menjaga etika penelitian. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, didukung oleh triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan kredibilitas data. Temuan menunjukkan bahwa mikro-influencer memainkan peran penting sebagai representasi visual merek dengan diposisikan sebagai muse atau model dalam konten Instagram, bahkan tanpa caption deskriptif. Representasi visual ini secara implisit mengkomunikasikan identitas estetika merek, kualitas layanan, dan positioning, sehingga berkontribusi pada brand awareness organik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mikro-influencer berfungsi tidak hanya sebagai media promosi tetapi juga sebagai aktor strategis dalam komunikasi merek berbasis visual yang sangat relevan untuk UMKM.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa mikro-influencer memiliki peran signifikan dalam membangun brand awareness UMKM melalui Instagram marketing, khususnya dalam konteks Malique Project.Peran tersebut diwujudkan melalui representasi visual sebagai muse atau model, yang efektif menyampaikan identitas merek secara implisit kepada audiens.Kolaborasi berbasis visual ini memperkuat persepsi kualitas layanan dan profesionalisme merek, sehingga meningkatkan kepercayaan dan kesadaran audiens.Dengan demikian, mikro-influencer berperan sebagai media promosi sekaligus representasi visual merek yang membentuk persepsi dan kesadaran merek secara kontekstual.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana efektivitas kolaborasi mikro-influencer bervariasi berdasarkan karakteristik produk atau jasa UMKM yang berbeda. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak penggunaan mikro-influencer dengan strategi influencer marketing lainnya, seperti penggunaan mega-influencer atau selebriti, terhadap brand awareness dan perilaku konsumen. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran konten visual yang dihasilkan dalam kolaborasi mikro-influencer, termasuk analisis semiotika untuk memahami makna dan pesan yang disampaikan kepada audiens. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika influencer marketing dalam konteks UMKM di Indonesia, serta membantu pelaku usaha dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dan relevan dengan target pasar mereka. Dengan demikian, UMKM dapat memaksimalkan potensi media sosial untuk meningkatkan visibilitas merek, membangun hubungan yang lebih kuat dengan konsumen, dan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

  1. The Effect of Using Instagram Influencers in Building Conseva’s Brand Awareness |... doi.org/10.21512/tw.v21i1.6497The Effect of Using Instagram Influencers in Building ConsevayCEs Brand Awareness doi 10 21512 tw v21i1 6497
  2. MEMBANGUN BRAND IDENTITY MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL (STUDI KASUS INSYIRA OLEH-OLEH... doi.org/10.35446/dayasaing.v11i2.2193MEMBANGUN BRAND IDENTITY MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL STUDI KASUS INSYIRA OLEH OLEH doi 10 35446 dayasaing v11i2 2193
  3. Pengaruh Social Media Khususnya Instagram, Influencer Marketing, Dan Digital Marketing Untuk Meningkatkan... journal.ilmudata.co.id/index.php/RIGGS/article/view/796Pengaruh Social Media Khususnya Instagram Influencer Marketing Dan Digital Marketing Untuk Meningkatkan journal ilmudata index php RIGGS article view 796
Read online
File size195.78 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test