PPSUNIYAPPPSUNIYAP

Journal of Economics Review (JOER)Journal of Economics Review (JOER)

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung partisipasi anggaran terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah (APD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta memeriksa moderasi efek transparansi anggaran. Data dikumpulkan dari 138 responden yang merupakan pegawai OPD Provinsi NTT menggunakan teknik purposive sampling. Analisis regresi moderasi dengan SmartPLS 3.00 menunjukkan bahwa partisipasi anggaran memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja APD (β = 0,957, p < 0,002), sedangkan transparansi anggaran tidak memoderasi hubungan tersebut secara signifikan (β = -0,199, p = 0,095). Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan pegawai dalam penyusunan anggaran dapat meningkatkan kinerja, namun tingkat keterbukaan informasi tidak memperkuat efek tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya memperkuat mekanisme partisipatif dan transparansi agar dapat mendorong peningkatan kinerja birokrasi.

Partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, meningkatkan motivasi dan akuntabilitas pegawai.Transparansi anggaran tidak secara signifikan memperkuat hubungan ini, sehingga ketersediaan informasi terbuka tidak menambah efektivitas partisipasi.Penelitian ini menekankan perlunya memperkuat mekanisme transparansi yang bermakna bersamaan dengan partisipasi untuk memperoleh peningkatan kinerja birokrasi.

Saran penelitian lanjutan ini mengusulkan tiga arah studi yang saling melengkapi: pertama, lakukan penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih luas di berbagai provinsi untuk mengevaluasi dinamika hubungan partisipasi anggaran, transparansi, dan kinerja APD seiring waktu; kedua, implementasikan pendekatan mixed‑methods yang mencakup wawancara mendalam dengan aparatur dan analisis sistem informasi anggaran guna memetakan kualitas transparansi dan mekanisme partisipasi yang efektif; dan ketiga, teliti peran variabel moderasi tambahan seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan kepercayaan internal sebagai faktor penyederhanaan atau penguatan hubungan antara partisipasi anggaran dan kinerja, sehingga dapat memberikan panduan kebijakan yang lebih terfokus pada konteks birokrasi daerah.

Read online
File size354.13 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test