UNPUNP

Counseling and Humanities ReviewCounseling and Humanities Review

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan antara tingkat resiliensi berdasarkan self-compassion (tinggi, sedang, rendah) pada mahasiswa rantau. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang yang berjumlah 1.623 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 321 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket Resiliensi dan angket Self-Compassion yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan analisis data menggunakan uji beda (One Way Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (F= 64.204, p < 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara resiliensi ditinjau dari self-compassion. Temuan ini menegaskan bahwa self-compassion berperan penting dalam meningkatkan resiliensi mahasiswa rantau, sehingga pengembangan sikap penuh kasih pada diri sendiri dapat dijadikan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan akademik maupun personal.

(1) tingkat resiliensi pada mahasiswa rantau secara keseluruhan berada pada kategori tinggi (61%).(2) tingkat self-compassion pada mahasiswa rantau berada kategori tinggi (49%).(3) terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat resiliensi dengan tingkat self-compassion (F=64.Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan sikap penuh kasih pada diri sendiri (self-compassion) dapat dijadikan intervensi atau strategi yang efektif untuk membantu mahasiswa rantau bangkit dan beradaptasi secara positif dalam menghadapi tekanan akademik, penyesuaian budaya, maupun personal.Mahasiswa dengan self-compassion yang lebih tinggi cenderung memiliki resiliensi yang lebih kuat.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pihak universitas menyediakan program pelatihan self-compassion bagi mahasiswa rantau sebagai upaya meningkatkan resiliensi dalam menghadapi tantangan akademik maupun sosial. Program pelatihan dapat dikembangkan melalui kegiatan workshop, group counseling atau pelatihan mindfulness yang menekankan pada penerimaan diri dan kasih sayang terhadap diri sendiri. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi resiliensi, seperti dukungan sosial, pola asuh dan kepribadian, serta mempertimbangkan populasi yang lebih beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian.

Read online
File size511.56 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test