UMUM

Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi PendidikanEdcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan

Perkembangan TIK yang pesat di satu sisi memberikan banyak kemudahan, namun di sisi lain seringkali menimbulkan banyak masalah. Selain itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga menuntut manusia untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Oleh karena itu, siswa harus memiliki kemampuan menggunakan ICT (Technology Literate) dan kemampuan memecahkan masalah secara kreatif. Untuk ini, diperlukan model pembelajaran yang mengintegrasikan keterampilan pemecahan masalah, berpikir kreatif, dan penguasaan teknologi. Integrasi model kelas terbalik dengan pembelajaran berbasis masalah yang diperkuat dengan teknik DO IT merupakan salah satu model alternatif yang akan dikembangkan. Berdasarkan kebutuhan tersebut, penelitian ini akan mengembangkan model pembelajaran yang mengintegrasikan model pembelajaran berbasis masalah dengan model pembelajaran flipped classroom yang diperkuat dengan penerapan teknik DO IT. Model pembelajaran tersebut disebut Model Pembelajaran Terbalik Berbasis Masalah (Model PBFL). Dalam mewujudkan model ini, penelitian dilakukan dengan menggunakan model penelitian pengembangan Gall and Borg.

Model Pembelajaran Terbalik Berbasis Masalah (PTBM) adalah satu model pembelajaran yang dikembangkan dengan maksud untuk memfasilitasi siswa memiliki kemampuan memecahkan masalah dan kemampuan berpikir kreatif.Model PTBM dikembangkan dengan mengintegrasikan model PBL dan Flipped Classroom, dan diperkuat dengan model DOIT.Model ini mencakup sintak yang sistematis dan sistemik, dan didukung oleh sistem sosial, prinsip reaksi, dan sistem pendukung yang bersinergi dengan baik.Proses pengembangan telah berlangsung sampai tahap evaluasi formatif oleh para ahli pembelajaran dan ditindaklanjuti dengan proses revisi.Untuk selanjutnya akan dilakukan evaluasi formatif one-to-one, small group, dan field trail, serta evaluasi sumatif untuk mengukur efektivitas model.Model PTBM dapat digunakan di semua mata pelajaran, karena model ini dikembangkan tidak dikhususkan untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu, tetapi untuk menyiapkan para siswa memiliki kemampuan memecahkan masalah dan berpikir kreatif.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Mengembangkan model pembelajaran terbalik berbasis masalah yang lebih spesifik untuk mata pelajaran tertentu, seperti matematika atau sains, dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan siswa dalam mata pelajaran tersebut.. . 2. Melakukan penelitian untuk mengeksplorasi dampak model pembelajaran terbalik berbasis masalah pada kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa, serta bagaimana model ini dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah secara efektif.. . 3. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model pembelajaran terbalik berbasis masalah, seperti peran guru, dukungan teknologi, dan lingkungan belajar yang kondusif, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dioptimalkan untuk mencapai hasil belajar yang optimal.

  1. The power of problem‐based learning in teaching introductory science courses - Allen - 1996... doi.org/10.1002/tl.37219966808The power of problemyAAAabased learning in teaching introductory science courses Allen 1996 doi 10 1002 tl 37219966808
  2. Pengaruh Blended Learning Berbasis Flipped Classroom Pada Mata Pelajaran Prakarya Terhadap Hasil Belajar... journal2.um.ac.id/index.php/edcomtech/article/view/11774Pengaruh Blended Learning Berbasis Flipped Classroom Pada Mata Pelajaran Prakarya Terhadap Hasil Belajar journal2 um ac index php edcomtech article view 11774
  3. "The Effect of Problem-Based Learning on the Creative Thinking and Crit" by Kani Ulger. effect... docs.lib.purdue.edu/ijpbl/vol12/iss1/10The Effect of Problem Based Learning on the Creative Thinking and Crit by Kani Ulger effect docs lib purdue edu ijpbl vol12 iss1 10
Read online
File size1.07 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test