CAHAYA ICCAHAYA IC

Integrated Science Education JournalIntegrated Science Education Journal

Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan kegiatan praktikum fisiologi tumbuhan di Laboratorium Tatris Biologi Pendidikan IAIN Batusangkar. Metodologi yang digunakan merupakan studi deskriptif yang memadukan data numerik dan pemahaman mendalam melalui observasi serta wawancara. Populasi penelitian meliputi semua mahasiswa yang mengikuti mata kuliah praktikum fisiologi tumbuhan pada semester ganjil 2019, yaitu 96 orang dan enam asisten laboratorium. Pengumpulan data terdiri dari data kuantitatif lewat kuesioner serta data kualitatif melalui wawancara dan observasi. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung persentase rata‑rata nilai untuk setiap aktivitas, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui tema dan pola informasi dari observasi dan wawancara untuk mendukung data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan praktikum telah dilaksanakan secara efisien, terbukti oleh skor perencanaan sebesar 80,56 dan skor pelaksanaan sebesar 79,42. Skor kegiatan tindak lanjut lebih tinggi, yaitu 93,66. Persentase rata‑rata keseluruhan pelaksanaan praktikum mencapai 84,55, menunjukkan kategori baik. Inovasi studi ini terletak pada rincian kegiatan praktikum yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Analisis yang diilustrasikan menggunakan metode deskriptif dilengkapi dengan data observasional, mencakup semua pihak yang terlibat, termasuk mahasiswa, asisten praktikum, dan asisten laboratorium, berbeda dengan peneliti lain yang hanya menggunakan data kualitatif pada sampel peserta praktikum.

Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa kegiatan praktikum dilaksanakan secara efektif, mencapai persentase rata‑rata 84,55.Persentase rata‑rata perencanaan 80,56 (baik), pelaksanaan 79,42 (baik), dan tindak lanjut 93,66 (sangat baik).Temuan ini menunjukkan bahwa pendidik dan perancang kurikulum harus menekankan komunikasi antar semua pihak, termasuk mahasiswa, asisten, dan asisten laboratorium, untuk memfasilitasi pengembangan kegiatan praktikum yang menghasilkan pencapaian pembelajaran berkualitas tinggi.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas praktikum fisiologi tumbuhan di beberapa institusi perbandingan, dengan mengadopsi desain longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang pada hasil belajar mahasiswa. Selain itu, studi kualitatif mendalam tentang persepsi mahasiswa terhadap keterbatasan fasilitas dan peran asisten praktikum dapat mengungkap faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kualitas pengalaman praktikum. Terakhir, pengembangan modul praktikum berbasis teknologi virtual dan perbandingan antara metode praktikum tradisional serta tatap muka dapat dijadikan studi eksperimental untuk menentukan apakah pendekatan hybrid dapat meningkatkan keterampilan observasi dan analisis ilmiah mahasiswa.

  1. Login | Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. pendas jurnal ilmiah pendidikan required fields marked... journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/issue/view/475Login Pendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar pendas jurnal ilmiah pendidikan required fields marked journal unpas ac index php pendas issue view 475
  2. Hubungan Pengelolaan Laboratorium Biologi dengan Keterampilan Praktikum Siswa Kelas XI MIPA SMA NU AL... doi.org/10.30631/edu-bio.v7i1.42Hubungan Pengelolaan Laboratorium Biologi dengan Keterampilan Praktikum Siswa Kelas XI MIPA SMA NU AL doi 10 30631 edu bio v7i1 42
  3. A Descriptive Study of Plant Physiology Practicum Activities | Integrated Science Education Journal.... doi.org/10.37251/isej.v6i2.1530A Descriptive Study of Plant Physiology Practicum Activities Integrated Science Education Journal doi 10 37251 isej v6i2 1530
  4. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA | LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA. lensa lentera... jurnallensa.web.id/index.php/lensa/article/view/19LENSA Lentera Sains Jurnal Pendidikan IPA LENSA Lentera Sains Jurnal Pendidikan IPA lensa lentera jurnallensa index php lensa article view 19
Read online
File size345.35 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test