NURISNURIS

Journal of Linguistics and Social StudiesJournal of Linguistics and Social Studies

Era transformasi digital telah merevolusi pendidikan, menekankan perlunya metode pembelajaran inovatif. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi Google Sites sebagai platform untuk memberikan instruksi pengajaran kosa kata guna mengatasi tantangan seperti demotivasi, ketidakefisienan, dan keterbatasan akses dalam metode tradisional. Penelitian dilakukan terhadap 36 mahasiswa sarjana dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana, menggunakan evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur dampak platform tersebut. Fitur utama situs Google yang dikembangkan mencakup elemen multimedia, kuis interaktif, dan tugas kolaboratif yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan kosa kata mahasiswa, sebagaimana dibuktikan oleh perbedaan skor pre-test dan post-test yang secara statistik signifikan (t=-9.6152, p lebih kecil dari 0,05). Nilai absolut yang besar mengindikasikan efek yang sangat kuat. Temuan menyoroti potensi Google Sites dalam mengubah instruksi kosa kata dengan meningkatkan motivasi, aksesibilitas, dan pembelajaran yang efektif.

Integrasi Google Sites dalam pengajaran kosa kata menawarkan pendekatan transformatif dalam pembelajaran bahasa yang mampu mengatasi tantangan seperti demotivasi siswa, ketidakefisienan metode pengajaran tradisional, dan keterbatasan aksesibilitas.Studi terhadap 36 mahasiswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan kosa kata, sebagaimana dibuktikan dari perbedaan skor pre-test dan post-test.Google Sites menciptakan lingkungan belajar yang menarik, mendukung pembelajaran mandiri, tugas kolaboratif, serta umpan balik langsung, sekaligus membekali siswa dengan keterampilan literasi digital untuk kesuksesan di abad ke-21.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas Google Sites dalam pengajaran kosa kata pada skala yang lebih luas dan beragam, melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai latar belakang institusi, tingkat usia, dan kemampuan bahasa guna mengevaluasi sejauh mana temuan ini dapat digeneralisasi. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengembangkan dan menguji integrasi alat kecerdasan buatan, seperti chatbot berbasis AI, ke dalam Google Sites untuk memberikan latihan kosa kata secara personal dan responsif, serta menganalisis bagaimana interaksi otomatis ini memengaruhi retensi jangka panjang dan motivasi belajar. Ketiga, perlu dikaji penerapan model pembelajaran campuran (blended learning) yang memadukan Google Sites dengan pertemuan tatap muka secara sistematis, dengan fokus pada bagaimana struktur kegiatan daring dan luring dapat dirancang secara optimal untuk memperkuat penguasaan kosa kata dan keterampilan komunikatif secara holistik.

  1. Maximizing the Use of Google Sites in Delivering Instruction in Physical Education Classes | Physical... journal.rezkimedia.or.id/index.php/pes/article/view/115Maximizing the Use of Google Sites in Delivering Instruction in Physical Education Classes Physical journal rezkimedia index php pes article view 115
  2. What Makes Our Students Demotivated in Learning? | Ahmad | Indonesian Journal of Educational Research... ejournal.upi.edu/index.php/IJERT/article/view/33409What Makes Our Students Demotivated in Learning Ahmad Indonesian Journal of Educational Research ejournal upi edu index php IJERT article view 33409
  3. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB GOOGLE SITES PADA PEMBELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR | Didaktik... doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.962PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB GOOGLE SITES PADA PEMBELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR Didaktik doi 10 36989 didaktik v9i2 962
Read online
File size300.04 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test