PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA

Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan Indonesia

ini berusaha memahami hubungan antara Penelitian pemanfaatan layanan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) dan penciptaan nilai publik dari perspektif warga negara dengan memanfaatkan gagasan nilai publik sebagai landasan konseptual. Survei terhadap 438 pengguna CHIKA, chatbot milik BPJS Kesehatan, di Indonesia dilakukan untuk menguji model penelitian. Dengan menggunakan dua indikator nilai publik, keadilan prosedural dan kepercayaan, hubungan antarkonstruk diuji menggunakan metode Structural (SEM). Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan chatbot berbasis AI berpengaruh secara signifikan terhadap penciptaan nilai pelayanan publik. Selain itu, studi empiris ini juga berhasil mengeksplorasi perbedaan pengaruh penggunaan layanan chatbot oleh warga negara terhadap penciptaan nilai publik tingkat pengalaman, usia, pendidikan, berdasarkan pendapatan, dan gender. Dengan berfokus terhadap penciptaan nilai publik di sektor layanan kesehatan di Indonesia yang masih kurang tereksplorasi, adanya temuan-temuan tersebut diharapkan dapat menyajikan pengetahuan baru serta memperkaya literatur nilai publik melalui perspektif yang berbeda. Selain itu, hasil studi empiris ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis kepada pemangku kepentingan dalam rangka penyediaan layanan berkualitas kepada public.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan chatbot berbasis AI secara signifikan meningkatkan nilai layanan publik, dengan efek yang dimoderasi oleh pengalaman, usia, pendidikan, pendapatan, dan gender pengguna.Hubungan antara penggunaan chatbot dan keadilan prosedural lebih kuat pada warga yang lebih tua, berpendidikan rendah, dan berpendapatan rendah, sementara hubungan dengan kepercayaan lebih kuat pada warga muda, berpendidikan tinggi, dan berpendapatan tinggi.serta wanita menunjukkan pengaruh yang lebih kuat pada kedua dimensi nilai publik.Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan faktor demografis dalam perancangan dan implementasi layanan chatbot untuk mencapai penciptaan nilai publik yang inklusif.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi perbandingan lintas‑negara untuk menguji apakah pengaruh chatbot berbasis AI terhadap penciptaan nilai publik yang teridentifikasi di Indonesia juga berlaku di negara‑negara berkembang lainnya, dengan memperhatikan variasi budaya, kebijakan kesehatan, dan tingkat digitalisasi. Selanjutnya, penelitian dapat memperluas kerangka nilai publik dengan menambahkan dimensi transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi, menguji bagaimana fitur‑fitur chatbot yang menonjolkan keterbukaan informasi atau partisipasi warga memengaruhi kepercayaan dan keadilan prosedural. Selain itu, studi dapat meneliti peran variabel moderator seperti etnis, lokasi urban‑rural, dan risiko penggunaan dalam konteks layanan publik yang lebih luas, misalnya pendidikan, transportasi, dan administrasi kependudukan, untuk memahami apakah perbedaan demografis tersebut memoderasi hubungan antara penggunaan chatbot AI dan nilai layanan publik. Penelitian-penelitian ini diharapkan menghasilkan panduan praktis bagi pemerintah dalam merancang chatbot yang inklusif, dapat dipercaya, dan mampu meningkatkan nilai publik secara berkelanjutan.

Read online
File size365.57 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test