NURISNURIS

Journal of Linguistics and Social StudiesJournal of Linguistics and Social Studies

Awal mula pendidikan di Indonesia berawal dari Sekolah Rakyat yang didirikan oleh Belanda pada masa penjajahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelusuri sejarah terbentuknya Sekolah Dasar yang berakar dari Sekolah Rakyat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan sumber data primer berupa sejarah Sekolah Rakyat, serta sumber data sekunder dari berbagai literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah Sekolah Rakyat terkait erat dengan politik etis dan ambisi Belanda untuk meningkatkan kekayaan di Indonesia. Sekolah Rakyat didirikan pada tahun 1907 di setiap wilayah yang berhasil dikuasai Belanda, melalui swadaya masyarakat dalam hal biaya pembangunan dan penyediaan guru. Awalnya, pendidikan berlangsung selama 3 tahun, namun mengalami perubahan menjadi 6 tahun pada masa pendudukan Jepang. Perkembangan Sekolah Rakyat semakin pesat hingga kemerdekaan, kemudian diganti menjadi Sekolah Dasar. Kontribusi Sekolah Rakyat bagi pendidikan di Indonesia meliputi pembangunan sistem pendidikan, pemberian kesempatan belajar bagi masyarakat, dan menjadi pelopor pendidikan gratis yang dikelola pemerintah.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian integral dari sejarah pendidikan di Indonesia, yang lahir dari ambisi kolonial Belanda namun juga dimanfaatkan oleh masyarakat pribumi.Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana bagi Belanda untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga membuka akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia, meskipun dengan kurikulum yang terbatas.Transformasi Sekolah Rakyat menjadi Sekolah Dasar setelah kemerdekaan menandai langkah penting dalam pembangunan sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai kurikulum dan metode pengajaran di Sekolah Rakyat dengan sekolah-sekolah lain pada masa yang sama, untuk memahami perbedaan dan pengaruhnya terhadap kualitas pendidikan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali peran serta masyarakat lokal dalam pendirian dan pengelolaan Sekolah Rakyat, termasuk bentuk-bentuk partisipasi dan kontribusi mereka. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang Sekolah Rakyat terhadap perkembangan pendidikan dan sosial-budaya di berbagai daerah di Indonesia, serta bagaimana warisan Sekolah Rakyat dapat diintegrasikan dalam sistem pendidikan modern. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang sejarah pendidikan di Indonesia dan memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih baik di masa depan.

  1. Sekolah Rakyat di Enrekang, 1950-1959 | Muchlis | Jurnal Pattingalloang. sekolah rakyat enrekang muchlis... ojs.unm.ac.id/pattingalloang/article/view/12144Sekolah Rakyat di Enrekang 1950 1959 Muchlis Jurnal Pattingalloang sekolah rakyat enrekang muchlis ojs unm ac pattingalloang article view 12144
  2. PERKEMBANGAN DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN DI ZAMAN KOLONIAL BELANDA DI INDONESIA ABAD 19-20 | Sultani |... jurnal.unigal.ac.id/index.php/artefak/article/view/3518PERKEMBANGAN DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN DI ZAMAN KOLONIAL BELANDA DI INDONESIA ABAD 19 20 Sultani jurnal unigal ac index php artefak article view 3518
  3. Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial | Shohibuddin | Journal... pub.nuris.ac.id/jls/article/view/55Sekolah Rakyat sebagai Alternatif Pendidikan di Indonesia pada Masa Kolonial Shohibuddin Journal pub nuris ac jls article view 55
Read online
File size326.33 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test