NURISNURIS

Journal of Linguistics and Social StudiesJournal of Linguistics and Social Studies

Studi ini menyelidiki bagaimana pembentukan makna plurilingual dipertahankan dan dibentuk kembali dalam ekologi musik digital melalui praktik wacana multimodal. Berdasarkan perspektif ekologi bahasa dan Analisis Wacana Multimodal Kritis (CMDA), penelitian ini memeriksa interaksi multibahasa di YouTube dan Instagram, dengan fokus pada keterangan, komentar, simbolisme visual, dan kemampuan platform. Temuan mengungkapkan bahwa kompetensi plurilingual muncul sebagai proses ekologis adaptif di mana sumber daya linguistik, visual, dan afektif beroperasi secara kolaboratif untuk memfasilitasi mediasi antarbudaya. Daripada mengandalkan batas bahasa yang tetap, peserta terlibat dalam translanguaging, perataan simbolik, dan negosiasi multimodal untuk membangun interpretasi bersama di seluruh latar belakang budaya yang beragam. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa infrastruktur algoritmik dan praktik partisipatif memainkan peran penting dalam membentuk dialog antarbudaya dengan memperkuat strategi komunikasi tertentu sambil memungkinkan ekspresi linguistik terlokalisasi untuk hidup berdampingan dalam jaringan digital global. Studi ini berkontribusi secara teoritis dengan mengintegrasikan kompetensi plurilingual dan multimodality ke dalam kerangka analitis yang terpadu, menyoroti pentingnya ruang budaya digital sebagai situs informal pembelajaran multibahasa dan mediasi. Secara pedagogis dan kebijakan, temuan menunjukkan perlunya merumuskan kembali pendidikan multibahasa dan perencanaan bahasa untuk mempertimbangkan literasi multimodal dan praktik komunikasi yang dimediasi secara teknologi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ekologi musik digital berfungsi tidak hanya sebagai ruang interaksi tetapi juga sebagai lingkungan yang secara aktif membentuk kompetensi plurilingual.Peserta mengembangkan strategi komunikasi adaptif yang dipengaruhi oleh kemampuan platform, visibilitas audiens transnasional, dan praktik semiotik multimodal.Pembentukan makna plurilingual tidak terjadi melalui batas bahasa yang tetap, melainkan melalui repertoir komunikasi yang fleksibel yang menggabungkan hibriditas linguistik, simbolisme visual, dan pertunjukan afektif.Temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi plurilingual dalam ruang musik digital beroperasi sebagai praktik relasional yang berkelanjutan melalui jaringan peserta, sumber daya semiotik, dan arsitektur platform.

Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana algoritma platform secara spesifik memengaruhi pola interaksi multibahasa, dengan fokus pada bagaimana rekomendasi konten dan visibilitas komentar dapat memperkuat atau membatasi ekspresi linguistik tertentu. Kedua, penelitian dapat menyelidiki bagaimana praktik translanguaging dalam ekologi musik digital berkontribusi pada pembentukan identitas budaya dan afiliasi komunitas, khususnya di antara generasi muda yang tumbuh dalam lingkungan digital. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana prinsip-prinsip ekologi bahasa dapat diterapkan untuk merancang ruang pembelajaran multibahasa yang lebih inklusif dan adaptif, yang memanfaatkan potensi sumber daya multimodal dan interaksi partisipatif untuk mempromosikan kompetensi plurilingual dan mediasi antarbudaya. Dengan menggabungkan wawasan dari studi ini dengan penelitian lebih lanjut, kita dapat lebih memahami bagaimana ekologi musik digital membentuk praktik komunikasi multibahasa dan berkontribusi pada dialog antarbudaya yang berkelanjutan.

  1. [2501.01535] A Metasemantic-Metapragmatic Framework for Taxonomizing Multimodal Communicative Alignment.... arxiv.org/abs/2501.015352501 01535 A Metasemantic Metapragmatic Framework for Taxonomizing Multimodal Communicative Alignment arxiv abs 2501 01535
  2. Linguistic and Cultural Mediation - The Handbook of Plurilingual and Intercultural Language Learning... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/9781394165957.ch22Linguistic and Cultural Mediation The Handbook of Plurilingual and Intercultural Language Learning onlinelibrary wiley doi 10 1002 9781394165957 ch22
  3. [2301.01967] A Survey of Code-switching: Linguistic and Social Perspectives for Language Technologies.... doi.org/10.48550/arxiv.2301.019672301 01967 A Survey of Code switching Linguistic and Social Perspectives for Language Technologies doi 10 48550 arxiv 2301 01967
  4. Sustaining Plurilingual Meaning-Making in Digital Music Ecologies: A Critical Multimodal Discourse Analysis... pub.nuris.ac.id/jls/article/view/349Sustaining Plurilingual Meaning Making in Digital Music Ecologies A Critical Multimodal Discourse Analysis pub nuris ac jls article view 349
Read online
File size299.85 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test