UNUSIDAUNUSIDA
Journal of Computer Science and Visual Communication DesignJournal of Computer Science and Visual Communication DesignKarakter dalam gim berperan penting dalam meningkatkan daya tarik bermain, seperti pada Baldurs Gate 3, gim Role-Playing Game (RPG) yang memungkinkan pemain membentuk arah cerita melalui pilihan moral. Setiap karakter memiliki latar unik dalam dunia fantasi, dan moralitas pemain tercermin dari keputusan yang mereka ambil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi impresi moral pemain terhadap estetika desain karakter menggunakan Moral Foundation Theory (MFT). Metode yang digunakan adalah kuesioner dengan 52 responden pemain gim, yang diberikan stimulus visual berupa gambar dua dimensi karakter. Responden diminta menjawab kuesioner berbasis MFT serta memberikan asosiasi kata spontan terhadap karakter yang ditampilkan. Hasil analisis faktor dan asosiasi menunjukkan bahwa elemen visual seperti kostum, ekspresi wajah, dan aksesori secara signifikan memengaruhi pembentukan impresi moral. Fondasi Fairness/Cheating menjadi yang paling dominan dalam persepsi terhadap karakter Astarion, Karlach, Gale, dan Wyll. Visualisasi karakter yang kuat juga menciptakan keterikatan emosional dan meningkatkan partisipasi naratif pemain. Studi ini menunjukkan bahwa estetika visual karakter dapat memengaruhi persepsi etis pemain dan mendukung narasi moral dalam gim, serta memberikan kontribusi pada pengembangan desain karakter berbasis nilai di industri gim.
Penelitian ini menunjukkan bahwa fondasi moral Authority/Subversion dan Fairness/Cheating paling dominan memengaruhi impresi awal dan penilaian akhir pemain terhadap estetika karakter dalam gim Baldurs Gate 3.Desain visual karakter yang kuat, terutama pada Astarion, Karlach, Gale, dan Wyll, secara konsisten memunculkan asosiasi moral yang seragam di kalangan responden terkait hierarki, keadilan, dan kejujuran.Hal ini membuktikan efektivitas Moral Foundations Theory (MFT) dalam mengklasifikasikan impresi moral dari desain karakter, memberikan wawasan strategis untuk pengembangan karakter dan narasi gim digital yang lebih bermakna.
Saran penelitian lanjutan yang baru dapat menggali lebih dalam pengaruh desain karakter terhadap persepsi moral pemain. Pertama, studi ini dapat diperluas dengan menganalisis karakter dari berbagai jenis gim, bukan hanya RPG fantasi seperti Baldurs Gate 3, atau bahkan karakter non-manusia dan abstrak. Ini akan membantu memahami apakah pola impresi moral serupa juga muncul di luar konteks gim yang spesifik ini, misalnya pada gim simulasi atau strategi yang mungkin memiliki estetika karakter yang berbeda. Pertanyaan kuncinya adalah: Apakah prinsip-prinsip desain yang memengaruhi moralitas karakter tetap konsisten di berbagai genre dan jenis karakter? Kedua, karena penelitian saat ini menggunakan gambar karakter statis dua dimensi, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana elemen visual yang dinamis, seperti animasi, ekspresi wajah bergerak, atau interaksi karakter dalam dialog, memengaruhi persepsi moral pemain. Bagaimana kesan moral pemain berubah ketika mereka melihat karakter beraksi dan berbicara dalam konteks narasi gim yang sebenarnya? Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana moralitas dipersepsikan secara real-time. Ketiga, untuk memberikan panduan yang lebih spesifik bagi desainer gim, penelitian mendatang bisa fokus pada pengidentifikasian dan kuantifikasi kontribusi masing-masing elemen visual—seperti warna kostum, bentuk aksesori, atau detail ekspresi—terhadap fondasi moral tertentu. Dengan menguji secara terpisah pengaruh setiap elemen visual, kita dapat mengetahui elemen mana yang paling kuat membentuk persepsi keadilan, kesetiaan, atau otoritas. Pemahaman ini sangat penting untuk menciptakan karakter yang secara sengaja dan efektif menyampaikan pesan moral yang diinginkan kepada pemain.
| File size | 699.59 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Teknik pengumpulan data meliputi 1) observasi; 2) wawancara; dan 3) dokumentasi. Data temuan dianalisis melalui tahapan 1) pengumpulan data; 2) reduksi;Teknik pengumpulan data meliputi 1) observasi; 2) wawancara; dan 3) dokumentasi. Data temuan dianalisis melalui tahapan 1) pengumpulan data; 2) reduksi;
STMIKDHARMAPALARIAUSTMIKDHARMAPALARIAU Pengembangan Teknologi Game Indonesia Untuk Game 2D “Heroes Of Indonesia Menggunakan Unity 2D Engine Berbasis Mobile merupakan game dengan genre Action-Adventure,Pengembangan Teknologi Game Indonesia Untuk Game 2D “Heroes Of Indonesia Menggunakan Unity 2D Engine Berbasis Mobile merupakan game dengan genre Action-Adventure,
CARAKACARAKA Hubungan antara keduanya membentuk makna yang tidak hanya literal, tetapi juga simbolik dan emosional, berkaitan dengan tema utama film yaitu relasi romantisHubungan antara keduanya membentuk makna yang tidak hanya literal, tetapi juga simbolik dan emosional, berkaitan dengan tema utama film yaitu relasi romantis
SIMPADUSIMPADU Tahap Define mencakup analisis kebutuhan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di SMPK Rosa Mystica. Hasil analisis menunjukkan bahwa prosesTahap Define mencakup analisis kebutuhan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di SMPK Rosa Mystica. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Sebagai salah satu sumber belajar utama, kelayakan buku ajar harus memuat informasi, konsep, dan nilai-nilai yang membentuk pemahaman siswa terhadap materiSebagai salah satu sumber belajar utama, kelayakan buku ajar harus memuat informasi, konsep, dan nilai-nilai yang membentuk pemahaman siswa terhadap materi
UNCMUNCM Hal ini dibuktikan dengan persentase penguasaan siswa yang meningkat pada setiap pertemuan, yaitu 76%, 81%, dan 90%, serta rata-rata nilai post-test sebesarHal ini dibuktikan dengan persentase penguasaan siswa yang meningkat pada setiap pertemuan, yaitu 76%, 81%, dan 90%, serta rata-rata nilai post-test sebesar
UNUSIDAUNUSIDA Maskot memiliki peran penting dalam identitas visual suatu perusahaan karena dapat membuat sebuah kegiatan promosi lebih menarik. Dalam sebuah kegiatanMaskot memiliki peran penting dalam identitas visual suatu perusahaan karena dapat membuat sebuah kegiatan promosi lebih menarik. Dalam sebuah kegiatan
UNUSIDAUNUSIDA Perancangan ini menghasilkan desain karakter untuk buku ilustrasi tentang orang-orang toxic. Konsep visual desain didasarkan pada tema Teatrikal denganPerancangan ini menghasilkan desain karakter untuk buku ilustrasi tentang orang-orang toxic. Konsep visual desain didasarkan pada tema Teatrikal dengan
Useful /
STMIKDHARMAPALARIAUSTMIKDHARMAPALARIAU Algoritma Naive Bayes dapat digunakan untuk menilai kelayakan perpanjangan kontrak pada PT Gemilang. Tahap pengolahan data mempengaruhi akurasi, denganAlgoritma Naive Bayes dapat digunakan untuk menilai kelayakan perpanjangan kontrak pada PT Gemilang. Tahap pengolahan data mempengaruhi akurasi, dengan
GEMIGEMI Selanjutnya dilakukan homogenisasi, putaran sentrifugasi, dan pemurnian dengan partikel magnetik. Konsentrasi DNA diukur dengan spektrofotometer NanoVue™Selanjutnya dilakukan homogenisasi, putaran sentrifugasi, dan pemurnian dengan partikel magnetik. Konsentrasi DNA diukur dengan spektrofotometer NanoVue™
ANTARBANGSAANTARBANGSA Karena hal itu maka ia dapat mengetahui waktu yang tepat untuk mem-booking buku tersebut. Sistem informasi perpustakaan berbasis web ini dirancang untukKarena hal itu maka ia dapat mengetahui waktu yang tepat untuk mem-booking buku tersebut. Sistem informasi perpustakaan berbasis web ini dirancang untuk
ANTARBANGSAANTARBANGSA Maka dari itu, sistem yang terkomputerisasi lebih baik dari sistem yang masih manual, agar berjalan lebih efektif dan efisien serta sistem informasi arusMaka dari itu, sistem yang terkomputerisasi lebih baik dari sistem yang masih manual, agar berjalan lebih efektif dan efisien serta sistem informasi arus