UNUSIDAUNUSIDA
Journal of Computer Science and Visual Communication DesignJournal of Computer Science and Visual Communication DesignDalam mata kuliah Psikologi Desain, penerapan teori Emotional Design Don Norman oleh mahasiswa sering kali dipahami terbatas pada aspek visual (visceral), sementara tahap behavioral dan reflective belum tergarap secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Emotional Design dalam karya mahasiswa lintas disiplin serta mengidentifikasi tantangan yang muncul dalam konteks pembelajaran kolaboratif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, berdasarkan observasi dan analisis karya dari tiga kelompok mahasiswa mata kuliah Psikologi Desain di Sekolah Tinggi Desain Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya mahasiswa cenderung didominasi oleh aspek visceral dan behavioral, sementara tahap reflective muncul secara terbatas dan bersifat simbolik, serta dipengaruhi oleh latar belakang disiplin dan dinamika kerja kelompok. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan sebuah model pedagogis berbasis sprint yang mengintegrasikan tahapan visceral, behavioral, dan reflective secara bertahap dalam satu siklus semester. Model ini dirancang untuk menyediakan ruang refleksi yang lebih terstruktur guna mendukung pengembangan makna emosional kolektif dalam pembelajaran Emotional Design lintas disiplin.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Emotional Design dalam karya mahasiswa menunjukkan potensi yang kuat untuk menghasilkan solusi desain yang bermakna secara emosional.Namun, tahap reflective masih sulit tergarap secara optimal, terutama dalam konteks kerja kelompok lintas disiplin.Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur dan adaptif untuk memperkuat tahap reflective dan memfasilitasi eksplorasi makna emosional dalam proses perancangan.
Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi strategi pembelajaran Emotional Design yang secara khusus dirancang untuk memperkuat tahap reflective, terutama dalam konteks kerja kelompok lintas disiplin. Selain itu, penelitian berikutnya dapat mengembangkan pendekatan metodologis yang lebih berfokus pada penggalian data emosional pengguna secara sederhana namun terukur, sehingga hubungan antara teori Emotional Design dan pengalaman emosional pengguna dapat dianalisis secara lebih mendalam. Terakhir, pengembangan kerangka analisis atau model konseptual baru yang mengintegrasikan dinamika lintas disiplin diperlukan untuk menutup keterbatasan penelitian ini dalam menjelaskan variasi penerapan Emotional Design antar disiplin desain. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran Emotional Design yang lebih efektif dan relevan bagi mahasiswa desain di masa depan, sehingga mereka dapat menghasilkan karya-karya desain yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu membangkitkan emosi positif dan memberikan pengalaman bermakna bagi pengguna.
| File size | 861.49 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Namun, terkadang dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, terdapat masalah terkait pembelajaran yang dialami oleh siswa. Masalah ini dipengaruhi olehNamun, terkadang dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, terdapat masalah terkait pembelajaran yang dialami oleh siswa. Masalah ini dipengaruhi oleh
IAI TABAHIAI TABAH Isolasi yang dilakukan individu ketika terjebak dalam quarter life crisis berpotensi mengarah pada loneliness. Di sisi lain, ketidakpuasan terhadap hubunganIsolasi yang dilakukan individu ketika terjebak dalam quarter life crisis berpotensi mengarah pada loneliness. Di sisi lain, ketidakpuasan terhadap hubungan
UNESAUNESA Guru IPS nonlinier di SMP Swasta Surabaya berhasil mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran berbasis pengalaman, seperti penelitian, simulasi,Guru IPS nonlinier di SMP Swasta Surabaya berhasil mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran berbasis pengalaman, seperti penelitian, simulasi,
UMPRUMPR Penemuan ini menegaskan pentingnya integrasi unsur intrinsik dalam kurikulum karakter pendidikan di tingkat dasar, yang dapat memperkuat pembentukan karakterPenemuan ini menegaskan pentingnya integrasi unsur intrinsik dalam kurikulum karakter pendidikan di tingkat dasar, yang dapat memperkuat pembentukan karakter
UMPRUMPR Rekomendasi penelitian ini adalah Kemenag Kabupaten Katingan, Pulang Pisau dan Kapuas untuk meningkatkan monitoring dan evaluasi serta memberikan bantuanRekomendasi penelitian ini adalah Kemenag Kabupaten Katingan, Pulang Pisau dan Kapuas untuk meningkatkan monitoring dan evaluasi serta memberikan bantuan
UNESAUNESA Penelitian ini dilaksanakan di SMP Hang Tuah 1 Surabaya pada tahun ajarn 2023/2024. Penelitian ini menggunakan Quasi ekperimen dengan desain NonequivalentPenelitian ini dilaksanakan di SMP Hang Tuah 1 Surabaya pada tahun ajarn 2023/2024. Penelitian ini menggunakan Quasi ekperimen dengan desain Nonequivalent
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Proses pembelajaran Aswaja dimulai dengan penyusunan silabus dan RPP, diikuti dengan penerapan metode variatif seperti diskusi, hafalan, tugas individu,Proses pembelajaran Aswaja dimulai dengan penyusunan silabus dan RPP, diikuti dengan penerapan metode variatif seperti diskusi, hafalan, tugas individu,
IAISAMBASIAISAMBAS Penelitian ini membahas Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sebagai dua organisasi dakwah yang sangat populer di Indonesia. NU dikenal karena toleransinyaPenelitian ini membahas Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sebagai dua organisasi dakwah yang sangat populer di Indonesia. NU dikenal karena toleransinya
Useful /
UNUSIDAUNUSIDA Penulisan ini bertujuan untuk merancang iklan layanan masyarakat (ILM) yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi publik tentang bahaya cyberbullying.Penulisan ini bertujuan untuk merancang iklan layanan masyarakat (ILM) yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi publik tentang bahaya cyberbullying.
UNUSIDAUNUSIDA Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Telkom School membangun identitas mereknya melalui enam aspek utama: fisik, kepribadian, budaya, hubungan, refleksi,Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Telkom School membangun identitas mereknya melalui enam aspek utama: fisik, kepribadian, budaya, hubungan, refleksi,
UNUSIDAUNUSIDA Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga lain dalam mengembangkan komunikasi visual yang efektif di media sosial. Penggunaan warna biruPenelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga lain dalam mengembangkan komunikasi visual yang efektif di media sosial. Penggunaan warna biru
UNUSIDAUNUSIDA Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan wawancara dan observasi. Analisis dilakukan dalam tiga tahapanPendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan wawancara dan observasi. Analisis dilakukan dalam tiga tahapan