NURISNURIS

Journal of Linguistics and Social StudiesJournal of Linguistics and Social Studies

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis wacana multimodal dari panduan wisata Sumenep untuk memahami bagaimana elemen verbal dan visual berkontribusi pada efektivitas promosinya secara keseluruhan. Penelitian ini menekankan pada identifikasi dan analisis elemen-elemen ini untuk mengungkap makna yang mendasari yang disampaikan melalui panduan wisata. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif, menggunakan metode analisis wacana untuk memeriksa elemen visual dan verbal yang ada dalam panduan wisata. Pengumpulan data melibatkan pengumpulan berbagai segmen panduan wisata, yang kemudian dianalisis secara rinci untuk mengungkap bagaimana elemen-elemen ini berinteraksi untuk membentuk pesan yang kohesif. Kerangka teoretis yang digunakan untuk analisis didasarkan pada Analisis Wacana Multimodal (MDA) Kress & Leeuwen. Temuan mengungkapkan bahwa panduan wisata secara efektif menggunakan kombinasi elemen verbal dan visual untuk mempromosikan pariwisata Pantai Lombang. Elemen-elemen ini bekerja untuk membangun pesan yang menarik dan persuasif yang menarik wisatawan potensial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa MDA adalah alat yang berguna untuk memahami interaksi kompleks antara mode komunikasi yang berbeda dalam materi promosi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa MDA adalah alat yang berguna untuk memahami interaksi kompleks antara mode komunikasi yang berbeda dalam materi promosi.Analisis ini menunjukkan bagaimana panduan wisata Sumenep secara efektif menggunakan elemen verbal dan visual untuk mempromosikan pariwisata Pantai Lombang.Kombinasi kata-kata dan gambar menciptakan pesan yang kuat dan menarik yang berhasil menarik perhatian wisatawan potensial, sehingga menyoroti pentingnya pendekatan multimodal dalam strategi pemasaran pariwisata.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana elemen desain visual tertentu, seperti warna dan tata letak, memengaruhi persepsi wisatawan terhadap destinasi wisata. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan eksperimen yang membandingkan efektivitas panduan wisata dengan desain yang berbeda. Kedua, penelitian dapat menyelidiki bagaimana panduan wisata multimodal dapat disesuaikan untuk berbagai segmen wisatawan, dengan mempertimbangkan preferensi budaya dan bahasa mereka. Pendekatan yang dipersonalisasi dapat meningkatkan daya tarik panduan wisata dan mendorong kunjungan yang lebih banyak. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi augmented reality (AR) untuk meningkatkan pengalaman panduan wisata. Dengan mengintegrasikan elemen AR, wisatawan dapat berinteraksi dengan panduan wisata secara lebih mendalam dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang destinasi wisata.

  1. Systemic Functional Multimodal Discourse Analysis of ‘Budaya Bali’ Poster | Atlantis Press.... atlantis-press.com/proceedings/iscl-22/125984848Systemic Functional Multimodal Discourse Analysis of AoBudaya BaliAo Poster Atlantis Press atlantis press proceedings iscl 22 125984848
  2. Multimodal Discourse Analysis of Sumenep Tourism Guidebook for Lombang Beach | Noor | Journal of Linguistics... pub.nuris.ac.id/jls/article/view/156Multimodal Discourse Analysis of Sumenep Tourism Guidebook for Lombang Beach Noor Journal of Linguistics pub nuris ac jls article view 156
Read online
File size4.08 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test