UNUSIDAUNUSIDA
Journal of Computer Science and Visual Communication DesignJournal of Computer Science and Visual Communication DesignAugmented reality (AR) merupakan salah satu teknologi yang memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan benda maya ke dalam dunia nyata dan menggabungkan keduanya sehingga menciptakan ruang gabungan kemudian diproyeksikan secara real time. Penerapan teknologi augmented reality dalam bidang pendidikan memberikan sebuah inovasi dalam membuat suatu media pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Geografi struktur lapisan bumi kelas x di MA Mambaul Ulum Bedanten yang selama ini masih dilakukan dengan media pembelajaran konvensional. Tujuan penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknologi AR sebagai metode mengajar menarik dan interaktif serta dapat meningkatkan keinginan siswa untuk mempelajari materi Geografi struktur lapisan bumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SDLC (Sistem development life cycle) dengan model waterfall. Metode pengujian yang digunakan adalah metode black box dengan aspek funcional suitability dan probability. Pembuatan aplikasi ini menggunakan dua software yaitu blender dan unity. Hasil dari penelitian berupa aplikasi media pembelajaran Geografi struktur lapisan bumi dengan menerapkan teknologi augmented reality. Terdapat dua tahap pengujian, yakni (1) pengujian sistem meliputi button menu ar Play, button materi, button informasi, dan button exit; dan (2) pengujian terhadap pengguna sebanyak 23 siswa kelas x MA Mambaul Ulum Bedanten. Hasil dari pengujian sistem aplikasi AR struktur lapisan bumi dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan perencanaan dan pengujian terhadap pengguna menunjukkan 18% sangat setuju, 78% Setuju, dan 4% sangat tidak setuju adanya media pembelajaran dengan menerapkan teknologi AR dapat meningkatkan keaktifan dan semangat siswa dalam belajar materi struktur lapisan bumi.
Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan, antara lain.1) teknologi AR dalam bidang pendidikan dapat dimanfaatkan sebagai inovasi dalam membuat media pembelajaran yang interaktif dalam pembelajaran Geografi materi struktur lapisan bumi.dan 2) pengujian aplikasi AR struktur bumi dibagi menjadi dua tahap yakni pengujian sistem dan pengujian pengguna.Dalam pengujian sistem terbagi menjadi tiga pengujian yaitu pengujian proses aplikasi, pengujian perangkat dan pengujian marker.Hasil dari pengujian sistem, aplikasi dapat bekerja dengan baik dan sesuai dengan desain.Sedangkan uji coba terhadap pengguna dengan kuesioner sebagai alat pengujian dan siswa sebagai respondennya.Hasil kuesioner dari pengujian terhadap pengguna, menunjukkan bahwa dengan adanya media pembelajaran terutama dengan menerapkan teknologi AR dapat meningkatkan semangat dan keaktifan siswa dalam belajar materi Geografi struktur lapisan bumi.
Berdasarkan temuan dan kesimpulan dari penelitian, pengembangan media pembelajaran AR dapat diperluas dengan menambahkan fitur simulasi interaktif yang memungkinkan siswa untuk memanipulasi parameter geologis seperti suhu dan tekanan untuk melihat dampaknya pada struktur lapisan bumi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan AR dalam pembelajaran konsep-konsep geologi yang lebih kompleks, seperti tektonika lempeng dan siklus batuan, dengan mengintegrasikan data real-time dari sensor seismik dan data satelit. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas media pembelajaran AR dalam meningkatkan pemahaman siswa dengan gaya belajar yang berbeda, seperti visual, auditori, dan kinestetik, dengan menyesuaikan konten dan interaksi AR sesuai dengan preferensi masing-masing siswa.
| File size | 935.67 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUHUNISMUH Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, dengan mengandalkan wawancara mendalam, analisis dokumen kebijakan, dan observasi lapangan. Temuan menunjukkanPendekatan studi kasus kualitatif digunakan, dengan mengandalkan wawancara mendalam, analisis dokumen kebijakan, dan observasi lapangan. Temuan menunjukkan
PAPANDAPAPANDA Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan,Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan,
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Sumber Rejo pada semesterPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Sumber Rejo pada semester
UNUSIDAUNUSIDA Dokumentasi dan observasi dilakukan untuk mengetahui kebenaran secara ilmiah. Data sekunder melalui studi kepustakaan sebagai solusi dari permasalahan,Dokumentasi dan observasi dilakukan untuk mengetahui kebenaran secara ilmiah. Data sekunder melalui studi kepustakaan sebagai solusi dari permasalahan,
UNUSIDAUNUSIDA Meskipun seismograf digunakan untuk mencatat aktivitas gunung berapi, alat tersebut masih belum dapat mengklasifikasikan jenis tipe gempa dan status erupsiMeskipun seismograf digunakan untuk mencatat aktivitas gunung berapi, alat tersebut masih belum dapat mengklasifikasikan jenis tipe gempa dan status erupsi
UNUSIDAUNUSIDA Proses jasa laundry kiloan lebih cepat karena seluruh pakaian dicuci secara bersamaan. Permasalahan yang ditemui di lapangan pada saat antar jemput barangProses jasa laundry kiloan lebih cepat karena seluruh pakaian dicuci secara bersamaan. Permasalahan yang ditemui di lapangan pada saat antar jemput barang
UMUM (1) materi yang disajikan spesifik mengenai geografi pertambangan, (2) masing-masing bab dilengkapi dengan kerangka materi, apersepsi, nilai karakter yang(1) materi yang disajikan spesifik mengenai geografi pertambangan, (2) masing-masing bab dilengkapi dengan kerangka materi, apersepsi, nilai karakter yang
UMUM Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS MAN Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Subjek utama sebagai kelas eksperimen adalah kelas XI IPS 1 dengan menggunakanSubjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS MAN Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Subjek utama sebagai kelas eksperimen adalah kelas XI IPS 1 dengan menggunakan
Useful /
PAPANDAPAPANDA Instrumen penelitian adalah tes uraian pemahaman konsep matematis yang terdiri dari 8 soal setiap soal mewakili setiap indikator pemahaman konsep matematis,Instrumen penelitian adalah tes uraian pemahaman konsep matematis yang terdiri dari 8 soal setiap soal mewakili setiap indikator pemahaman konsep matematis,
UNUSIDAUNUSIDA Logo memiliki slogan Caffeine Supply, merupakan bahasa kekinian agar unik, cocok dengan gaya bahasa pop. Logo diaplikasikan pada beberapa media sepertiLogo memiliki slogan Caffeine Supply, merupakan bahasa kekinian agar unik, cocok dengan gaya bahasa pop. Logo diaplikasikan pada beberapa media seperti
UNUSIDAUNUSIDA Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data melalui survei menggunakan skala likert sebagai instrumen pengukuran yang disebarkan kepada 100 respondenPenelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data melalui survei menggunakan skala likert sebagai instrumen pengukuran yang disebarkan kepada 100 responden
UNUSIDAUNUSIDA Persaingan pasar yang semakin ketat menuntut produsen sebagai komunikator untuk melakukan berbagai strategi komunikasi agar produknya selalu diingat danPersaingan pasar yang semakin ketat menuntut produsen sebagai komunikator untuk melakukan berbagai strategi komunikasi agar produknya selalu diingat dan