JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY

Jurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat

Latar Belakang: Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak-anak, sehingga upaya pencegahan dan pengendalian sangat penting. Pendidikan kesehatan, dengan menggunakan media seperti leaflet dan audio visual, berperan penting dalam meningkatkan kesadaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan program pengabdian kepada masyarakat berbasis sekolah dan mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan diare pada siswa kelas lima SDN Temboro 1 setelah mendapatkan pendidikan kesehatan berbasis audio visual. Metode: Program PkM berbasis sekolah ini menyajikan modul audio visual tentang pencegahan diare kepada 36 siswa kelas lima dan melakukan pre- dan post-test untuk memantau hasil belajar mereka. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstruktur (pilihan ganda/benar-salah), dan sikap diukur menggunakan skala Likert 4 poin; keduanya diberikan segera sebelum dan sesudah sesi. Hasil: Pemantauan pre- dan post- menunjukkan peningkatan pada kedua pendekatan; kelompok audio visual mencatat skor pengetahuan rata-rata 70,89 dan skor sikap 66,33 setelah sesi. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa pendidikan audio visual lebih efektif dalam mengoptimalkan pemahaman dan sikap terhadap pencegahan diare dalam konteks PkM berbasis sekolah. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan audio visual terbukti menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan diare pada siswa sekolah dasar.

Pendidikan kesehatan audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan diare pada siswa sekolah dasar.Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pendidikan kesehatan menggunakan audio visual dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan diare.Pendidikan kesehatan audio visual lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan diare, sehingga dapat diterapkan oleh pihak sekolah dan dinas terkait untuk meningkatkan kesadaran siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji efektivitas jangka panjang dari pendidikan kesehatan audio visual terhadap perilaku pencegahan diare pada siswa sekolah dasar, misalnya dengan melakukan observasi perilaku cuci tangan dan konsumsi makanan yang aman secara berkala. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi media edukasi audio visual yang lebih interaktif dan menarik, dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan siswa sekolah dasar, seperti penggunaan animasi atau permainan edukatif. Ketiga, penting untuk meneliti peran serta orang tua dan masyarakat dalam mendukung program pencegahan diare di sekolah, misalnya dengan melakukan pelatihan bagi orang tua tentang cara memberikan edukasi pencegahan diare di rumah dan melibatkan tokoh masyarakat dalam kegiatan penyuluhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang strategi pencegahan diare yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

  1. RRH: Rural and Remote Health article: 4907 - Prevalence of diarrheal diseases among schools with and... rrh.org.au/journal/article/4907RRH Rural and Remote Health article 4907 Prevalence of diarrheal diseases among schools with and rrh au journal article 4907
  2. Water, Sanitation, and Hygiene Practices and Their Association With Childhood Diarrhoea in Rural Households... doi.org/10.7759/cureus.29888Water Sanitation and Hygiene Practices and Their Association With Childhood Diarrhoea in Rural Households doi 10 7759 cureus 29888
Read online
File size171.71 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test