BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED

InJEBA : International Journal of Economics, Business and AccountingInJEBA : International Journal of Economics, Business and Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan tingkat komparatif praktik penghindaran pajak antara sektor non-keuangan di Bursa Efek Indonesia dengan klasifikasi IDX-IC yang diukur dengan BTD, Cash ETR, Current ETR, GAAP ETR, LRC ETR, dan TAXPLAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam praktik penghindaran pajak yang dilakukan oleh masing-masing sektor. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan industri lain yang diteliti menggunakan proxy BTD, industri properti dan real estate memiliki penghindaran pajak terendah, sementara hasil penelitian yang diuji dengan Cash ETR, Current ETR, GAAP ETR, LRC ETR, dan TAXPLAN menunjukkan hasil yang berbeda di mana Sektor Properti dan Real Estate melakukan praktik penghindaran pajak yang lebih besar dalam periode penelitian lima tahun.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan dalam praktik penghindaran pajak antara sektor non-keuangan di Bursa Efek Indonesia berdasarkan klasifikasi IDX-IC yang diukur dengan berbagai indikator seperti BTD, Cash ETR, Current ETR, GAAP ETR, LRC ETR, dan TAXPLAN.Industri properti dan real estate menunjukkan tingkat penghindaran pajak terendah berdasarkan BTD, namun memiliki tingkat penghindaran pajak tertinggi berdasarkan indikator lainnya.Hal ini mengindikasikan kompleksitas praktik penghindaran pajak yang bervariasi antar sektor dan pentingnya pengawasan yang lebih ketat oleh otoritas pajak.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang mendorong perbedaan praktik penghindaran pajak antar sektor, seperti perbedaan regulasi, struktur kepemilikan, atau kualitas manajemen. Kedua, penelitian dapat memperluas analisis dengan memasukkan variabel moderasi, seperti tingkat persaingan industri atau kualitas pengawasan otoritas pajak, untuk memahami bagaimana faktor-faktor eksternal mempengaruhi praktik penghindaran pajak. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan longitudinal yang lebih panjang untuk mengidentifikasi tren dan pola penghindaran pajak dalam jangka waktu yang lebih lama, serta menganalisis dampak perubahan regulasi terhadap praktik penghindaran pajak. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang praktik penghindaran pajak di Indonesia dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan penerimaan pajak negara.

Read online
File size896.54 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test