UNBITAGOUNBITAGO

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas)Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas)

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik di tingkat kelurahan melalui penguatan pemahaman aparatur terhadap prinsip Hukum Administrasi Negara dan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB). Pengabdian ini dilaksanakan sebagai respons atas masih terbatasnya pemahaman dan penerapan prinsip transparansi serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik kelurahan, yang berimplikasi pada rendahnya kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan pasca kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur kelurahan terhadap konsep dan prinsip transparansi serta akuntabilitas pelayanan publik, yang mulai diikuti dengan perubahan positif dalam praktik pelayanan, khususnya terkait keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban administratif. Kegiatan pengabdian ini berperan sebagai katalisator perubahan dalam mendorong penerapan prinsip Hukum Administrasi Negara dan AUPB secara lebih konsisten. Kesimpulannya, pengabdian masyarakat ini berkontribusi signifikan dalam memperkuat kualitas pelayanan publik kelurahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pengabdian masyarakat terbukti berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di kelurahan melalui peningkatan pemahaman aparatur terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas.Kegiatan ini berhasil mendorong penerapan awal prinsip-prinsip tersebut dalam praktik sehari-hari serta berperan sebagai katalisator perubahan tata kelola pelayanan.Meskipun masih menghadapi kendala struktural dan kultural, pendampingan hukum dan penguatan kapasitas aparatur secara berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pendekatan andragogi dalam pelatihan hukum administrasi bagi aparatur kelurahan di daerah dengan tingkat pendidikan dan latar belakang berbeda, untuk melihat sejauh mana metode pembelajaran orang dewasa dapat meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku secara berkelanjutan. Kedua, penting untuk mengkaji penerapan mekanisme akuntabilitas partisipatif, seperti forum evaluasi layanan yang melibatkan masyarakat secara rutin, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan dan kepercayaan publik di tingkat kelurahan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi prinsip AUPB ke dalam sistem penilaian kinerja aparatur kelurahan, untuk mengeksplorasi bagaimana insentif institusional dapat mendorong konsistensi penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam jangka panjang. Ketiga saran ini menekankan perlunya pendekatan yang lebih mendalam, partisipatif, dan terinstitusionalisasi agar perubahan yang dimulai melalui pengabdian masyarakat dapat berkelanjutan dan lebih luas dampaknya.

  1. Open government: connecting vision and voice - Albert J. Meijer, Deirdre Curtin, Maarten Hillebrandt,... doi.org/10.1177/0020852311429533Open government connecting vision and voice Albert J Meijer Deirdre Curtin Maarten Hillebrandt doi 10 1177 0020852311429533
  2. Analysing and Assessing Accountability: A Conceptual Framework1 - Bovens - 2007 - European Law Journal... doi.org/10.1111/j.1468-0386.2007.00378.xAnalysing and Assessing Accountability A Conceptual Framework1 Bovens 2007 European Law Journal doi 10 1111 j 1468 0386 2007 00378 x
  3. Putting the Public Back into Governance: The Challenges of Citizen Participation and Its Future - Fung... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/puar.12361Putting the Public Back into Governance The Challenges of Citizen Participation and Its Future Fung onlinelibrary wiley doi 10 1111 puar 12361
Read online
File size584.44 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test