STTSETIASTTSETIA

Jurnal PKM SetiadharmaJurnal PKM Setiadharma

Community service at GKSI Pondok Natai aims to overcome low congregational participation in worship through an innovative approach based on digital technology. The main problem is the declining interest of the congregation in worship due to monotonous praise music and the challenges of work in the plantation sector that make it difficult to attend on Sundays. The research method used a qualitative approach through participatory observation and literature study, with stages including pastoral visits, YouTube utilization education, congregation group formation, and member involvement in the service. Program implementation was carried out for four months with a focus on transforming spiritual experiences using digital technology. Results showed a significant increase in congregational attendance of up to 90%, a change in spiritual mindset, and increased enthusiasm for service. In conclusion, the innovative YouTube-based approach successfully transformed congregational participation from passive to active, proving the effectiveness of digital strategies in fostering contemporary spiritual life.

Program pengabdian masyarakat di GKSI Pondok Natai menunjukkan bahwa pemanfaatan YouTube sebagai media alternatif pujian rohani berhasil meningkatkan komitmen jemaat untuk beribadah.Strategi ini melibatkan kunjungan pastoral, edukasi digital, pembentukan kelompok ibadah, dan identifikasi bakat individu.Hasilnya, kehadiran jemaat meningkat signifikan hingga 90%, mengubah pola pikir dari sekadar penonton menjadi pelaku aktif dalam kehidupan rohani.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan platform digital lain, seperti Instagram atau TikTok, terhadap keterlibatan spiritual jemaat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan gereja lain yang telah menerapkan strategi digital serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang mungkin dihadapi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman subjektif jemaat dalam menggunakan YouTube sebagai media pujian rohani, termasuk bagaimana hal itu memengaruhi hubungan mereka dengan Tuhan dan sesama. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran teknologi digital dalam pembinaan rohani dan pengembangan gereja di era modern, serta membantu gereja untuk terus beradaptasi dan relevan dengan kebutuhan jemaatnya.

  1. Strategi dan Model Pembinaan Rohani untuk Pendewasaan Iman Jemaat | Jurnal Ilmiah Religiosity Entity... doi.org/10.37364/jireh.v2i2.42Strategi dan Model Pembinaan Rohani untuk Pendewasaan Iman Jemaat Jurnal Ilmiah Religiosity Entity doi 10 37364 jireh v2i2 42
Read online
File size446.99 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test