PIPI

Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan BisnisKurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mengukur pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Guru SD Gugus 1 Kecamatan Bengkalis. Penelitian ini dilakukan pada Sekolah Dasar Negeri yang tergabung dalam Gugus 1 di kecamatan Bengkalis dengan jumlah populasi 119 dan Sampel juga berjumlah 119 orang Guru, dengan metode yang digunakan dalam menentukan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah metode sampel total dengan menggunakan teknik sensus sehingga jumlah sampel adalah sebanyak 119 orang responden. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis hipotesis dimana analisa Jalur dengan menggunakan program SPSS 21 dan SmartPLS. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Motivasi memiliki hubungan positif terhadap kepuasan kerja, serta memiliki dampak yang signifikan. Motivasi kerja memiliki hubungan positif terhadap Kinerja, tetapi tidak memiliki dampak yang signifikan. Lingkungan Kerja memiliki hubungan positif terhadap Kepuasan Kerja, tetapi tidak berdampak signifikan. Lingkungan Kerja memiliki hubungan positif terhadap Kinerja, tetapi tidak memiliki dampak yang signifikan. Budaya Organisasi memiliki hubungan positif terhadap Kepuasan Kerja, tetapi tidak memiliki dampak yang signifikan. Budaya Organisasi memiliki hubungan positif terhadap Kinerja, dan memiliki dampak yang signifikan. Kepuasan kerja memiliki hubungan positif terhadap Kinerja, tetapi tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap Kinerja Guru SD Gugus I Kecamatan Bengkalis.

Motivasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, menunjukkan bahwa semakin baik daya dorong motivasi maka semakin baik pula kepuasan kerja.Motivasi memiliki hubungan positif terhadap kinerja, namun tidak memiliki dampak yang signifikan.Lingkungan Kerja memiliki hubungan positif terhadap kepuasan kerja, tetapi tidak memberikan dampak signifikan.Budaya Organisasi memiliki hubungan positif terhadap kepuasan kerja dan kinerja, serta memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja guru.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti peran mediasi atau moderasi dari faktor-faktor lain, seperti komitmen organisasi atau kualitas hubungan interpersonal, dalam mempengaruhi hubungan antara motivasi, lingkungan kerja, budaya organisasi, kepuasan kerja, dan kinerja guru. Hal ini penting untuk memahami mekanisme yang lebih kompleks dalam mempengaruhi kinerja guru. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi guru terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dan kinerja mereka. Pendekatan ini dapat memberikan wawasan yang lebih kaya dan mendalam dibandingkan dengan pendekatan kuantitatif. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan guru dari berbagai jenjang pendidikan atau wilayah geografis yang berbeda untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dan kinerja guru.

Read online
File size347.32 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test