JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Empathy Pengabdian Kepada MasyarakatLatar Belakang: Anak usia 0-6 tahun mengalami perkembangan pesat yang krusial bagi masa depan mereka, dengan orang tua berperan sebagai pendidik utama yang membentuk perilaku dan emosi mereka. Keterlibatan orang tua dalam pendidikan mendorong perkembangan sosial-emosional, termasuk pengelolaan emosi dan pembangunan hubungan. Mendidik anak dan orang tua tentang pencegahan melalui strategi inovatif, seperti Pohon Kehidupan, sangat penting untuk mengatasi hal ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pencegahan kekerasan serta memperkuat peran orang tua dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak.. Metode: Penelitian melibatkan 33 siswa kelas besar dan 18 orang tua, menggunakan modul edukasi, kuesioner, serta alat seperti Pohon Kehidupan dan Kuis Pesawat. Metode implementasi meliputi persiapan modul, sosialisasi kepada anak dan orang tua, penggunaan media interaktif seperti Pohon Kehidupan dan Kuis Pesawat, serta evaluasi pretest-posttest.. Hasil: Pohon Kehidupan, menyerupai tanaman buatan dengan daun berwarna-warni, secara efektif menggambarkan kehidupan dan perilaku positif. Program pengabdian masyarakat di TK Islam Bakti Sawahan ini secara signifikan meningkatkan pemahaman anak tentang kekerasan, dengan skor pretest 95,6% dan posttest 98,3%. Kesadaran orang tua terhadap peran mereka dalam mencegah kekerasan meningkat dari 77,2% menjadi 91,0%.. Kesimpulan: Program edukasi ini secara signifikan meningkatkan pengetahuan tentang kekerasan sosial-emosional di kalangan anak-anak maupun orang tua. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum guna meningkatkan perkembangan sosial-emosional anak serta memastikan lingkungan yang aman.
Edukasi tentang kekerasan dan pencegahannya penting dilakukan bagi anak-anak dan orang tua untuk membangun fondasi emosional yang kuat dan menciptakan lingkungan yang aman.Program pengabdian masyarakat di TK Islam Bakti Sawahan yang menggunakan metode Pohon Kehidupan dan Kuis Pesawat ini dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak dan orang tua mengenai kekerasan.Kegiatan pengabdian masyarakat ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dan memperluas target audiens kepada orang tua, guru, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Melihat keberhasilan awal program edukasi interaktif ini, penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi dampak jangka panjang dan keberlanjutan program. Bagaimana efek integrasi metode Pohon Kehidupan dan Kuis Pesawat ke dalam kurikulum sekolah terhadap perkembangan sosial-emosional anak dan pola pengasuhan orang tua bertahan selama beberapa tahun? Apakah peningkatan pemahaman dan kesadaran yang dicapai bersifat berkelanjutan, dan bagaimana ini memengaruhi insiden kekerasan di lingkungan keluarga atau sekolah dalam jangka waktu yang lebih panjang? Selanjutnya, penting untuk menguji generalisasi temuan ini dengan melakukan studi komparatif di berbagai jenis taman kanak-kanak atau latar belakang sosial-ekonomi yang berbeda. Apakah program ini tetap efektif pada populasi anak dan orang tua dengan keberagaman budaya atau tingkat pendidikan, ataukah adaptasi khusus diperlukan agar dapat diterapkan secara lebih luas? Selain itu, perlu dilakukan investigasi mendalam mengenai kontribusi spesifik dari setiap komponen program, yaitu metode Pohon Kehidupan dan Kuis Pesawat, terhadap peningkatan pemahaman dan kesadaran. Apakah salah satu metode lebih dominan, atau justru sinergi keduanya yang paling efektif? Penelitian ke depan dapat menggunakan desain yang lebih kuat, seperti studi kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol, untuk memisahkan efek setiap intervensi dan mengidentifikasi mekanisme pedagogis atau psikologis yang paling berperan dalam membentuk perilaku positif serta mengurangi risiko kekerasan pada anak, sehingga rekomendasi untuk pengembangan kurikulum dan kebijakan dapat dibuat berdasarkan bukti yang lebih kokoh.
| File size | 577.87 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UAIUAI Kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi guru untuk mengembangkan media pembelajaran secara mandiri, serta mendorong proses belajarKegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi guru untuk mengembangkan media pembelajaran secara mandiri, serta mendorong proses belajar
USMUSM Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Optimalisasi Pembayaran Non-Tunai dengan QRIS untuk Meningkatkan Keamanan dan Efisiensi Transaksi BagiProgram Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Optimalisasi Pembayaran Non-Tunai dengan QRIS untuk Meningkatkan Keamanan dan Efisiensi Transaksi Bagi
USMUSM Namun, MAK NU 01 Kota Semarang sebagai sekolah yang relatif baru berdiri belum memiliki website sekolah akibat keterbatasan kompetensi teknis sumber dayaNamun, MAK NU 01 Kota Semarang sebagai sekolah yang relatif baru berdiri belum memiliki website sekolah akibat keterbatasan kompetensi teknis sumber daya
STAIMUHBLORASTAIMUHBLORA Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh semakin tingginya penggunaan gadget pada anak-anak yang, apabila tidak diarahkan dengan baik, dapat menimbulkan dampakSosialisasi ini dilatarbelakangi oleh semakin tingginya penggunaan gadget pada anak-anak yang, apabila tidak diarahkan dengan baik, dapat menimbulkan dampak
UNIMMANUNIMMAN Faktor yang paling kuat adalah dukungan suami. Ibu tanpa dukungan pasangan berisiko 10 kali lebih tinggi memiliki anak stunting. Temuan ini menegaskanFaktor yang paling kuat adalah dukungan suami. Ibu tanpa dukungan pasangan berisiko 10 kali lebih tinggi memiliki anak stunting. Temuan ini menegaskan
PSPINDONESIAPSPINDONESIA Oleh sebab itu, seorang pemimpin gereja perlu memiliki visi yang jelas dan menyampaikan visi tersebut kepada jemaat. Ini penting untuk menginspirasi danOleh sebab itu, seorang pemimpin gereja perlu memiliki visi yang jelas dan menyampaikan visi tersebut kepada jemaat. Ini penting untuk menginspirasi dan
UAIUAI Hasilnya menunjukkan prioritas dari: 1) layanan kesehatan dan gizi (makanan bergizi, pemeriksaan kesehatan, rujukan fasilitas kesehatan); 2) layanan psikososialHasilnya menunjukkan prioritas dari: 1) layanan kesehatan dan gizi (makanan bergizi, pemeriksaan kesehatan, rujukan fasilitas kesehatan); 2) layanan psikososial
ITEKES BALIITEKES BALI Dari ketiga variable tersebut, factor pendidikan merupakan factor yang paling dominan (OR = 5,199). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuanDari ketiga variable tersebut, factor pendidikan merupakan factor yang paling dominan (OR = 5,199). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan
Useful /
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Singkatnya, penelitian ini memberikan wawasan tentang pengembangan literasi mahasiswa, faktor yang mendukung pertumbuhan literasi mereka, dan harapan merekaSingkatnya, penelitian ini memberikan wawasan tentang pengembangan literasi mahasiswa, faktor yang mendukung pertumbuhan literasi mereka, dan harapan mereka
ISQIISQI Perspektif Islam menegaskan bahwa penegakan hukum harus adil dan setara bagi semua kalangan; pemerintah yang menjalankan mandatnya harus bersikap adil.Perspektif Islam menegaskan bahwa penegakan hukum harus adil dan setara bagi semua kalangan; pemerintah yang menjalankan mandatnya harus bersikap adil.
ITEKES BALIITEKES BALI Pelayanan ini diberikan juga di poli kebidanan Puskesmas Tabanan III namun pelayanan ini belum banyak dimanfaatkan oleh pasien-pasien yang melakukan perawatanPelayanan ini diberikan juga di poli kebidanan Puskesmas Tabanan III namun pelayanan ini belum banyak dimanfaatkan oleh pasien-pasien yang melakukan perawatan
ITEKES BALIITEKES BALI Efektivitas teknologi sangat tergantung pada bagaimana teknologi tersebut diintegrasikan atau dimanfaatkan dalam pembelajaran. Beberapa temuan penelitianEfektivitas teknologi sangat tergantung pada bagaimana teknologi tersebut diintegrasikan atau dimanfaatkan dalam pembelajaran. Beberapa temuan penelitian