UNESUNES
Jurnal Sakato Ekasakti Law ReviewJurnal Sakato Ekasakti Law ReviewPasal 8 ayat (2) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman menyebutkan bahwa hakim juga dapat wajib mempertimbangkan sifat baik dan jahat pada diri terdakwa selama persidangan. Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Memutus Putusan Nomor: 424/Pid.B/2022/PN Tjk Dan Putusan Nomor: 592/Pid.B/2023/PN Lbp adalah dengan memperhatikan fakta-fakta hukum mendakwa terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat (2) ke-1e, 2e KUHPidana. Pertimbangan terpenuhinya unsur Barang siapa dan dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama atau bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka berat. Perbuatan yang dilakukan para terdakwa merupakan suatu kesengajaan sebagai maksud. Hakim tidak menemukan hal-hal yang dapat melepaskan para Terdakwa dari pertanggungjawaban pidana baik sebagai alasan pembenar dan atau alasan pemaaf. Tidak adanya pertimbangan non yuridis yang dapat meringankan terdakwa. Disparitas dalam pidana terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama pada Putusan Nomor: 424/Pid.B/2022/PN Tjk dan Putusan Nomor: 592/Pid.B/2023/PN Lbp adalah terlihat dari Putusan yang dijatuhkan yaitu hukuman pidana penjara selama 2 tahun dan 8 (delapan) bulan pada perkara Putusan Nomor: 424/Pid.B/2022/PN Tjk sedangkan pada perkara Putusan Nomor: 592/Pid.B/2023/PN Lbp di pidana penjara masing-masing selama 6 (enam) tahun. Dengan kasus yang sama diatas, adanya disparitas pada putusan hakim pada dua perkara diatas. Hakim dalam memutuskan suatu perkara mempunyai keyakinan serta pertimbangan-pertimbangan yang berbeda-beda, Setiap orang memiliki tingkat rasa keadilan dan pandangan tentang keadilan yang berbeda-beda begitu pun dengan hakim. Selain itu tidak adanya pedoman dalam pemidanaan juga merupakan salah satu faktor yang melatarbelakangi terjadinya disparitas pemidanaan. Faktor lainnya dalam disparitas pidana dalam putusan hakim adalah faktor dari terdakwa, karena dalam memutus suatu perkara, hakim tidak terlepas dari keadaan terdakwa, seperti keadaan sosial dan keadaan ekonomi terdakwa dan sikap terdakwa selama jalannya persidangan, apakah terdakwa bersikap sopan dalam persidangan atau tidak.
Hakim menyimpulkan para terdakwa bersalah berdasarkan pemenuhan unsur-unsur penganiayaan bersama sesuai Pasal 170 ayat (2) KUHPidana dan tidak adanya alasan pembenar atau pemaaf.Terdapat disparitas pidana yang signifikan antara dua kasus serupa, dengan putusan berbeda jauh yaitu 2 tahun 8 bulan dan 6 tahun penjara.Disparitas ini disebabkan oleh perbedaan keyakinan dan pertimbangan subjektif hakim, ketiadaan pedoman pemidanaan yang baku, serta pengaruh kondisi terdakwa seperti sikap dan status sosial ekonomi.
Penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi lebih dalam mengenai faktor subjektivitas hakim yang disebutkan sebagai penyebab utama disparitas. Sebuah studi dapat dilakukan dengan mewawancarai langsung sejumlah hakim dari pengadilan yang berbeda untuk memahami secara mendalam bagaimana mereka menafsirkan fakta, menilai sifat baik terdakwa, dan akhirnya menentukank berat hukuman. Selain itu, agar lebih objektif, penelitian baru perlu melampaui analisis dua kasus dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder puluhan bahkan ratusan putusan penganiayaan bersama secara kuantitatif. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi apakah benar terdapat korelasi statistik yang signifikan antara latar belakang terdakwa, seperti status sosial, ekonomi, atau tingkat pendidikan, dengan perbedaan lamanya masa tahanan yang dijatuhkan. Sebagai arah penelitian yang ketiga, yang sangat krusial, adalah melakukan studi komparatif terhadap negara-negara yang telah memiliki pedoman pemidanaan yang terstruktur. Penelitian ini dapat fokus menganalisis bagaimana pedoman tersebut dirancang untuk mengurangi diskresi yang berlebihan, mempertimbangkan berbagai faktor mitigasi dan agregasi secara sistematis, dan pada akhirnya menghasilkan model rancangan pedoman pemidanaan yang adaptif untuk kasus penganiayaan bersama di Indonesia.
| File size | 294.95 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-1a3 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Pemilihan CNN sebagai metode didasarkan pada kemampuannya dalam mengekstrak fitur-fitur hierarki dari gambar, memungkinkan pengenalan pola yang kompleksPemilihan CNN sebagai metode didasarkan pada kemampuannya dalam mengekstrak fitur-fitur hierarki dari gambar, memungkinkan pengenalan pola yang kompleks
Yogya UMBYogya UMB Di antara ketiganya, pemahaman desain kelas menunjukkan peningkatan terbesar, diikuti oleh pembelajaran optimal dan komunikasi yang efektif. PenelitianDi antara ketiganya, pemahaman desain kelas menunjukkan peningkatan terbesar, diikuti oleh pembelajaran optimal dan komunikasi yang efektif. Penelitian
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Secara nasab, anak tersebut tidak memiliki hubungan hukum perdata dengan ayahnya, melainkan hanya dengan ibu dan keluarga ibu. Anak yang lahir dari pasanganSecara nasab, anak tersebut tidak memiliki hubungan hukum perdata dengan ayahnya, melainkan hanya dengan ibu dan keluarga ibu. Anak yang lahir dari pasangan
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Terdapat pengaruh program pelatihan, budaya organisasi, pemberian kesejahteraan, dan pelaksanaan promosi jabatan terhadap kepuasan kerja pegawai di RSUTerdapat pengaruh program pelatihan, budaya organisasi, pemberian kesejahteraan, dan pelaksanaan promosi jabatan terhadap kepuasan kerja pegawai di RSU
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi pelayanan paliatif di Indonesia, meliputi aksesibilitas, kualitas layanan, regulasi, dan tantanganPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi pelayanan paliatif di Indonesia, meliputi aksesibilitas, kualitas layanan, regulasi, dan tantangan
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa peraturan yang mengatur tentang Justice Collaborator namun belum rigid dan akhirnya mengalami perluasanPenelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa peraturan yang mengatur tentang Justice Collaborator namun belum rigid dan akhirnya mengalami perluasan
UNIKSUNIKS Penelitian ini dilaksanakan di Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi pada tanggal 9 September 2019. Tujuan penelitianPenelitian ini dilaksanakan di Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi pada tanggal 9 September 2019. Tujuan penelitian
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ibu pada kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif,Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ibu pada kejadian BBLR. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif,
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Spearman rank statistical tests revealed a significant, weak-to-moderate positive correlation between knowledge and dry body weight (p=0. 004, r=0. 328),Spearman rank statistical tests revealed a significant, weak-to-moderate positive correlation between knowledge and dry body weight (p=0. 004, r=0. 328),
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Meskipun telah banyak kajian dilakukan, tulisan ini hanya menyajikan sebagian kecil sebagai langkah awal untuk mengumpulkan dan memetakan berbagai penelitianMeskipun telah banyak kajian dilakukan, tulisan ini hanya menyajikan sebagian kecil sebagai langkah awal untuk mengumpulkan dan memetakan berbagai penelitian
UNIKSUNIKS Artinya, setiap Rp 1 yang dikeluarkan oleh petani untuk biaya usahatani padi sawah tadah hujan maka akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2,79 denganArtinya, setiap Rp 1 yang dikeluarkan oleh petani untuk biaya usahatani padi sawah tadah hujan maka akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2,79 dengan
UNIKSUNIKS Variabel penelitian yang di amati adalah tingkat pengetahuan peternak terhadap pengamatan birahi, waktu kawin, sistem perkawinan, tanda-tanda kebuntingan,Variabel penelitian yang di amati adalah tingkat pengetahuan peternak terhadap pengamatan birahi, waktu kawin, sistem perkawinan, tanda-tanda kebuntingan,