IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumDeposisi: Jurnal Publikasi Ilmu HukumPenerapan Justice Collaborator dalam tindak pidana pembunuhan berencana masih dinilai kurang jelas, hal ini didasari oleh ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban juga SEMA Nomor 4 Tahun 2011 yang menjelaskan bahwa seorang saksi pelaku yang bekerjasama dapat dimunculkan dalam persidangan pada jenis kasus tertentu atau khusus. Adapun pro dan kontra ini muncul kembali lantaran seorang Justice Collaborator memiliki hak untuk mendapatkan keringanan hukuman sebagai salah satu bentuk perlindungan hukum terhadap saksi pelaku, padahal pelaku merupakan orang penting dalam kasus tersebut walaupun bukan seorang aktor intelektual. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa peraturan yang mengatur tentang Justice Collaborator namun belum rigid dan akhirnya mengalami perluasan makna dalam penerapannya. Padahal ketentuan mengenai pemberlakuan Justice Collaborator dinilai memiliki eksistensi yang penting dalam sistem peradilan pidana.
Putusan hakim dalam menetapkan terdakwa sebagai pelaku yang bekerjasama telah memberikan keadilan dan kepastian hukum berdasarkan pada UU PSK dan SEMA Nomor 4 Tahun 2011, dimana ketentuan tindak pidana tertentu telah memiliki perluasan makna berdasarkan pada keyakinan dari pihak LPSK dan juga Majelis Hakim.Adapun hal-hal yang meringankan Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu pada Putusan Nomor 798/Pid.Sel dinilai sejalan dengan teori tujuan relative dan gabungan.Dimana Terdakwa untuk sementara waktu diisolasi dari masyarakat dengan tujuan untuk dibina dan didik hingga nanti dapat kembali ke Masyarakat dengan baik, daripada itu dengan kesalahannya ia tetap di hukum sebagaimana mestinya karena telah merugikan orang lain.
Berdasarkan analisis kasus Richard Eliezer, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai penerapan Justice Collaborator di berbagai negara dengan sistem hukum yang berbeda, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan potensi tantangan dalam implementasinya di Indonesia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator objektif untuk menilai kelayakan seseorang menjadi Justice Collaborator, guna menghindari subjektivitas hakim dan memastikan keadilan bagi semua pihak. Ketiga, penting untuk meneliti dampak psikologis dan sosial bagi Justice Collaborator setelah menjalani proses hukum, serta merancang program pendampingan yang efektif untuk membantu mereka berintegrasi kembali ke masyarakat.
| File size | 1.29 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Pelaksanaan Core Tax di Indonesia memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan literasi dan kepatuhan pajak UMKM. Kegiatan pelayanan masyarakat iniPelaksanaan Core Tax di Indonesia memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan literasi dan kepatuhan pajak UMKM. Kegiatan pelayanan masyarakat ini
LAPANLAPAN Dengan meletakkan sebuah sensor suhu dijital secara berdampingan langsung dengan sensor suhu analog dalam modul APRS, proses pengujian di dalam thermalDengan meletakkan sebuah sensor suhu dijital secara berdampingan langsung dengan sensor suhu analog dalam modul APRS, proses pengujian di dalam thermal
UMPRUMPR Memakai pendekatan yuridis-normatif dan analisis data empiris, tulisan ini menjelaskan bagaimana politik hukum PSU terkodifikasi, dijalankan, dan dirasakanMemakai pendekatan yuridis-normatif dan analisis data empiris, tulisan ini menjelaskan bagaimana politik hukum PSU terkodifikasi, dijalankan, dan dirasakan
DHARMAWACANADHARMAWACANA Penerapan metode Customer Relationship Management (CRM) di PT Go Rental menunjukkan kebutuhan akan sistem yang terintegrasi guna meningkatkan efisiensiPenerapan metode Customer Relationship Management (CRM) di PT Go Rental menunjukkan kebutuhan akan sistem yang terintegrasi guna meningkatkan efisiensi
UNSIQUNSIQ Memberikan peluang yang lebih besar untuk menciptakan karya visual yang lebih dinamis, interaktif, dan atraktif. Selain itu, untuk menghasilkan karya desainMemberikan peluang yang lebih besar untuk menciptakan karya visual yang lebih dinamis, interaktif, dan atraktif. Selain itu, untuk menghasilkan karya desain
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Oleh karena itu, berdasarkan fakta tersebut, terdakwa harus dibebaskan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan dari semua tuntutan hukum. Berdasarkan faktaOleh karena itu, berdasarkan fakta tersebut, terdakwa harus dibebaskan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan dari semua tuntutan hukum. Berdasarkan fakta
UNSIQUNSIQ Permasalahan gizi di Indonesia, termasuk di Kota Surakarta, masih menjadi tantangan besar dengan tingginya prevalensi gizi buruk, stunting, berat badanPermasalahan gizi di Indonesia, termasuk di Kota Surakarta, masih menjadi tantangan besar dengan tingginya prevalensi gizi buruk, stunting, berat badan
UNUDUNUD Bahasa penerima yang kurang berhati-hati dalam menerima pengaruh dapat menjerumuskan bahasanya ke situasi yang tidak menguntungkan. Bentuk serapan yangBahasa penerima yang kurang berhati-hati dalam menerima pengaruh dapat menjerumuskan bahasanya ke situasi yang tidak menguntungkan. Bentuk serapan yang
Useful /
STIESULTANAGUNGSTIESULTANAGUNG Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh namun tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan e-wallet(Dana). Disamping itu, efisiensiHasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh namun tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan e-wallet(Dana). Disamping itu, efisiensi
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana smart governance memengaruhi penciptaan smart city terhadap produktivitas kerja pegawai pada KantorPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana smart governance memengaruhi penciptaan smart city terhadap produktivitas kerja pegawai pada Kantor
UNUDUNUD Makalah ini menyimpulkan bahwa cerpen-cerpen dalam Bégal secara konsisten mengangkat tema kekerasan fisik dan psikis, disertai elemen perenungan dan isuMakalah ini menyimpulkan bahwa cerpen-cerpen dalam Bégal secara konsisten mengangkat tema kekerasan fisik dan psikis, disertai elemen perenungan dan isu
UNUDUNUD Secara khusus, penulis memperhatikan kontroversi yang memecah belah intelektual Bali mengenai penamaan yang tepat bagi agama mereka, yang mengungkap konflikSecara khusus, penulis memperhatikan kontroversi yang memecah belah intelektual Bali mengenai penamaan yang tepat bagi agama mereka, yang mengungkap konflik